Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi
Lampu-lampu bandara berpendar, menciptakan bayangan lembut di wajah-wajah lelah para penumpang.
Nadira melangkah pelan di antara barisan koper dan troli. Langkahnya malas, seolah setiap tapak menuntut perjuangan.
Rambutnya berantakan manis, dan ia menguap tanpa malu setiap lima detik. Matanya masih separuh tertutup, seperti kucing liar yang baru saja dipaksa bangun dari tidur siang yang nyenyak.
Di pintu kedatangan, Nayaka sudah menunggu. Tangannya menggenggam ponsel, dan begitu melihat adik perempuannya yang setengah jalan ke alam mimpi itu, ia langsung merekam.
인기 회차