Malam Panas Dengan Mantan Suami
Jamal mengangguk, lalu mengendong Nena turun bersamanya dari pesawat.
“Tapi kenapa kita ke sini, Papa? Kita mau liburan, ya?” Dahi Nena tampak berkerut dalam, merasa bingung karena sebelumnya Jamal tak menjelaskan alasan dia membawanya naik pesawat.
Jamal terdiam sejenak sebelum menjawab. Dadanya terasa sesak, tetapi dia memaksakan senyum. Tangan besarnya mengusap rambut Nena dengan gerakan yang sangat hati-hati, seolah takut melukai harapan di mata putrinya.