Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
YOU

YOU

“Lo mau pesen apa? Biar gue pesenin sekalian” “Nanti aja gue pesennya. Lo mau pesen sekarang emang, Lun?” “Tadinya, tapi karna lo pesennya nanti, yaudah gue juga nanti aja deh pesennya.” “Yeh anak labil dasar.” “Hahahaha biarin, yang penting Bahagia”
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai what wrong with you
Baca
+Pustaka
Tujuh Tahun yang Salah

Tujuh Tahun yang Salah

Riki tidak membalas pesanku, itu wajar. Dia mungkin masih 'lembur' di ranjang bersama wanita lain. Dia mana punya waktu untuk memedulikanku. Cuaca hari ini sedang buruk, turun hujan gerimis. Udara terasa lembab dan dinginnya begitu menusuk. Lututku sampai ngilu kesakitan.
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai what wrong with you
Baca
+Pustaka
Without You

Without You

"Aa harus gimana?" "Bicarain sama Teteh, A. Jangan dipendam sendiri, apalagi sampai kabur-kaburan gini." Sebenarnya tak hanya masalah Renata yang kini mengganggu pikiran Erland, tapi juga masalah kesehatannya. Bercak darah dalam muntahannya tadi menjadi momok menakutkan. Ia takut kalau itu pertanda sesuatu yang buruk. Erland pun mengakui dalam kurun waktu satu tahun ini, ia kembali merasakan ada sesuatu yang tidak beres pada tubuhnya. Ia sering merasa lelah padahal tak banyak melakuan kegiatan. Tumbang ketika terlalu keras bekerja atau stres. Berat badannya sudah turun beberapa kilogram dari beratnya semula. Untung keluarganya beranggapan kalau Erland terlalu banyak pikiran hingga berat bada
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai what wrong with you
Baca
+Pustaka
WRONG TURN

WRONG TURN

Kakakku selalu benar, tapi kali ini dia salah tentangku. “Kau tahu aku melakukan banyak kesalahan dalam hidupku. Aku tidak bisa mengendalikan diriku sendiri jika itu menyangkut dirimu. You bring out the worst in me.” Aku bergumam di telinganya. “Aku tidak ingin kau khawatir.”
1014.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 438 kali sebagai what wrong with you
Baca
+Pustaka
Kesalahan yang Tak Terhindarkan

Kesalahan yang Tak Terhindarkan

Hal itu pun memancing amarah Rico. “Kamu tahu kan aku lakuin itu karena kamu gak ada waktu buat aku Na.” Rico mulai menaikan suaranya. Dia pun melanjutkan ucapannya kembali. “Aku pasti akhirnya sama kamu kan Na. Kamu jangan khawatir akan hal itu.” “Sambung nanti ya Ric. Aku harus kerja lagi, bye.” Jawab Ana sambil menutup telponnya. Lelah, itu adalah yang Ana rasakan saat ini. Rico selalu menyalahkan Ana setiap kali dia melakukan kesalahan. Ini kali pertama Ana merasa muak dan ingin mengakhiri semua yang terjadi.
107.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 282 kali sebagai what wrong with you
Baca
+Pustaka
Why Not?

Why Not?

Memang sulit menyembunyikan sesuatu dari mereka. “Cuma sedikit salah paham aja, kok.” Akhirnya hanya itu yang bisa Nadira keluarkan. “Baguslah. Bisa cepat berbaikan kalau gitu.” Dewi bersuara. “Iya, dong. Jadi nggak berpengaruh ke liburan singkat kita ini,” timpal Shinta. “Iya ‘kan, Sayang?” Nadira tersenyum singkat. “I-iya, Ma.” ‘Semoga,’ harap Nadira dalam hati.
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 277 kali sebagai what wrong with you
Baca
+Pustaka
Forgotten You

Forgotten You

Ia menunduk dan mengusap wajahnya tak bisa berpikir jernih lagi selain mengungkapkan kebenaran dan apa yang ia rasakan selama ini. “W*, Rel. Sorry, gue udah tinggalin kalian selama ini. Sorry gue bohongin kalian tentang banyak hal. Bahkan gue dengan begonya teror kalian pake kotak misterius itu. Tapi sumpah demi apa pun gue gak ada niat jahat. Gue cuma kangen sama kalian.”
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 240 kali sebagai what wrong with you
Baca
+Pustaka
Contradiction

Contradiction

Rasa bimbang dan ini amat salah, semakin menyerangnya. Ya, gagal dan berakhir ingin egois lagi. "Kenapa rumit sekali sih?" Aruna tersenyum getir.
106.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai what wrong with you
Baca
+Pustaka
Broken

Broken

“Aku tahu, aku juga salah. Harusnya aku gak mulai duluan, tapi aku terlalu bodoh. Harusnya aku gak bohongin Yandi.” “Kalau aja aku gak bohongin Yandi, mungkin gak bakalan ada kesalahpahaman kayak gini. Rein gak mungkin nuduh aku nikung dia.” “Maafin aku, ya. Aku ini emang anak yang gak bisa mikir! Aku anak yang jahat! Aku udah buat bunda sedih, aku juga udah buat kecewa.” “Aku salah, yah. Aku salah...”
1013.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 469 kali sebagai what wrong with you
Baca
+Pustaka
Hurt You

Hurt You

menutup mata saat mengatakan demikian membuat jantung Billy seakan lepas “aku bahkan nggak bisa menjaga anakku.” “Aku yang salah bukan kamu” menarik kepala Zee untuk diciumnya “maaf aku sudah membawamu masuk dalam masalah ini” Zee menggelengkan kepala “seharusnya aku bisa menolak semua perkataan ibu tapi...” Zee menggelengkan kepalanya dalam pelukan Billy “kamu harus bahagia setelah ini dan tolong lepaskan aku.” “Apa nggak ada kesempatan kedua untukku?” menatap Zee dalam sambil menghapus air matanya “apa kamu nggak mau kasih kesempatan?”
1010.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 413 kali sebagai what wrong with you
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status