Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Nadira

Nadira

dengusnya memasukan ponsel ke dalam saku celana abu-abunya. Seperti yang kalian dengar, namanya Arjuna Narayan Bagaskara. Entah dari mana nama itu di ambil dan apa alasannya, Arya tidak tahu. Setahunya dua nama di depan nama kebesaran ayahnya adalah nama pemain film india. Mungkin ayah atau ibunya adalah penikmat film tersebut, atau entahlah, pikirnya. Berbicara tentang ibu. Arya jelas menolak ide tersebut. Hal terakhir yang ingin dia bahas adalah perihal wanita yang melahirkannya. Entah bagaimana rasanya belaian tangan seorang ibu.
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai william risa saraswati
Baca
+Pustaka
All about Raissa

All about Raissa

jelas Raissa membuat Andhin mengangguk angguk. "Eh, itu lukisan siapa?" Andhin berjalan menuju lukisan Razzan yang dipajang oleh Raissa dan Zara beberapa saat lalu. "Itu, Kak Razzan." "Wah, Kak Razzan ganteng banget, manis!" Andhin bersemangat. "Lo mah, semua cowo aja lo bilang ganteng," kesal Raissa. "Ih, serius!" Andhin meyakinkan Raissa.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai william risa saraswati
Baca
+Pustaka
NAJENDRA

NAJENDRA

Wira berhadapan dengan Rahma yang memiliki tubuh aneh. Tubuhnya tidak merasakan sakit, tidak terdengar pula suara detak jantung bahkan setelah kepalanya tertusuk belati, dia dengan mudahnya mencabut belati itu tanpa mengeluarkan darah setetes pun. Wira yang melihat fenomena aneh ini lantas terdiam di tempat sembari memikirkan terbuat dari apa tubuh wanita itu.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai william risa saraswati
Baca
+Pustaka
Romansa Yang Dihantui Masa Lalu

Romansa Yang Dihantui Masa Lalu

Saras terkejut sekaligus binggung, kenapa mamanya Adrian tidak marah ketika melihat dirinya memegang tangan Adrian, bahkan seolah-olah membiarkan hal itu terjadi, tapi sebaliknya Adrian sangat gugup ketika Reka tiba-tiba datang dan melihatnya mengenggam tangan Adrian bagai sepasang kekasih. “Kenalkan saya Reka, ibu dari Adrian,” sapa Reka, sambil menjabat tangan Saras. “Saya Saraswati, saya bekerja di Hotel Exotic, jadi ibu Reka, salah satu seniman yang akan mengadakan pameran lukisan di ballroom hotel besok malam?” “Iya, betul,” “Oh, selamat datang di Exotic Hotel, silahkan menikmati fasilitas dari kami,” ucap Saras dengan ramah dan mengulas senyum.
9.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243 kali sebagai william risa saraswati
Baca
+Pustaka
Pembantu Kesayangan Mas Mantan

Pembantu Kesayangan Mas Mantan

"Pesanannya atas nama siapa ya?" "Oryza," jawab Saras tanpa pikir panjang. "Baik, silahkan tunggu." Saras memilih duduk di salah satu meja, di dekat kasir. Posisinya memunggungi Alpha dan Rafi. Meski begitu, keberadaan Saras tidak mungkin tidak terdeteksi oleh Alpha. Sebab sejak awal kedatangan perempuan itu, Rafi telah memberi kode agar Alpha melirik. Dia jelas tau bahwa perempuan yang duduk membelakanginya itu adalah Saraswati Oryza.
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai william risa saraswati
Baca
+Pustaka
Safira Aswanta

Safira Aswanta

"Bukan, saat kami bertemu kemarin dia memperkenalkan namanya Safira Aswanta." "Apa…? Marga wanita itu Aswanta katamu? Bagaimana mungkin? Teman kakak yang dibagian firma hukum itu bilang nama marga keluarganya Wiguna" kata Arlen yang bingung dengan marga Safira kenapa beda dengan nama marga keluarga besar Wiguna. "Apakah gadis itu bukan anak kandung dari keluarga itu? Kakak hanya dapat fotonya saja tidak menanyakan sampai sejauh itu" sambung Arlen lagi.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai william risa saraswati
Baca
+Pustaka
Mahar Untuk Risa

Mahar Untuk Risa

~~~~ Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi esok, lusa, atau beberapa hari kemudian tetapi yang perlu di ketahui ialah apa yang kamu kerjakan hari ini adalah apa yang akan kamu kerjakan esok. Risa, mahasiswi jurusan Sastra Indonesia di salah satu kampus ternama di ibu kota, sedari kecil ia bermimpi menjadi seorang penulis hebat, dengan para pembacanya yang selalu terinsipirasi dengan apa yang ia tulis, tetapi sayangnya itu hanya sebuah khayalan dan mimpi yang enggak tahu kapan akan terwujud. Dorrrr! Risa tersentak kaget tatkala sebuah tangan memukul pundaknya sambil berteriak tepat di telinganya.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai william risa saraswati
Baca
+Pustaka
IPRIT

IPRIT

Wisaka maklum dengan pandangan perempuan itu, mungkin ia merasa terganggu dengan suara Onet. "Maafkan dia, Nisanak, Onet namanya, namamu siapa?" tanya Wisaka lagi. "Namaku Sari," jawab perempuan itu dengan suara bindeng. Wisaka heran dengan suara perempuan itu. Mungkin karena baru nangis, suaranya menjadi sengau begitu. Perempuan itu cantik dengan usia kira-kira dua puluh tahun. Dengan mata bening yang berkilat, tapi bibir atasnya tanpa lekukan.
1052.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai william risa saraswati
Baca
+Pustaka
Aku ,Target balas dendam CEO

Aku ,Target balas dendam CEO

kata Oxavio akhirnya ,suaranya datar tidak hangat, tidak pula kasar. Saraswati duduk di kursi di depan meja kerja itu matanya berkeliling, memperhatikan setiap sudut ruangan dengan kilatan kagum yang tidak ia sembunyikan. “Ruanganmu bagus sekali.” Oxavio tidak tertarik dengan pujian itu. “Kamu ingin bertemu saya karena apa?” Langsung tanpa basa-basi ,saraswati tertawa kecil, suara yang terdengar dibuat-buat.
10645 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai william risa saraswati
Baca
+Pustaka
Sisa Rasa

Sisa Rasa

Dengan penuh konsentrasi, sang MUA itu melukis lekukan hitam pekat di dahi Selin menggunakan pidih. Selin mulai merasakan bahwa momen penting dan sakral itu benar-benar tiba saat melihat wajahnya mulai terbingkai sempurna oleh riasan tersebut. Rambutnya kemudian disanggul, dihiasi dengan untaian ronce melati yang wanginya seketika menenangkan saraf-sarafnya yang tegang. Tujuh buah Cunduk Mentul emas ditancapkan satu per satu di atas sanggulnya, menciptakan mahkota yang megah sekaligus klasik.
10797 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai william risa saraswati
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status