Aku Menyerah, Mas!
😂😂😂] Aku mengulas senyum membaca pesan dari laki-laki yang selalu memberikan wejangan serta masukan, juga tempatku berkonsultasi tentang agama itu.
[Waalaikumussalam, iya, Mas. Itu dibaca sebelum apa ya?] Send, Mas Bram.
[Kamu tanya saja sama istri kamu. Pasti dia paham]
[Oke, terima kasih, Mas]
Aku berjalan menghampiri istri yang sedang duduk bersandar di sandaran dipan, menunjukkan pesan dari Mas Abraham, namun, Kanaya langsung menunduk dengan wajah bersemu merah.