Pembalasan Wanita Terhina
"Ya Allah … Pak Saptooo, dia ini bukan calon suamiku, cuma akal-akalan dia aja itu, tolong aku, Pak!"
"Begitulah Pak Sapto, wanita memang seenaknya mematahkan hati lelaki, sudah habis jiwa dan ragaku kupersembahkan hanya untuknya, dia malah bersikap amnesia dan mengatakan kalau aku bukan calonnya, bayangkan Pak Sapto, bagaimanalah sakitnya hati ini."
"I–iya Pak Riki, wanita memang selalu benar hehehe,"ucap Pak Sapto cengengesan sambil garuk-garuk kepala.
Bab Populer