Baby Sitter Tuan Bos
Tangan Satya tiba-tiba saja sudah melingkar di pinggang Binar, tubuh mereka terasa makin menempel lagi.
“Tu-Tuan ….”
“Please, rawat aku lagi malam ini, Bi!” pinta Satya.
Binar kesulitan menelan liurnya. Rasanya apa yang Satya ucapkan itu bukan permohonan, tapi sebuah kewajiban karena Binar diutus juga menjadi ‘baby sitter’, kebetulan kalau Satya ini adalah bayi gede yang harus dirawat.
Binar tidak mengiyakan, tidak juga menolak, tapi tubuhnya dituntun untuk menuju ke kamar Satya. Kipas angin yang tadi Binar bawa diletakkan saja sembarangan di dekat tangga.
Bab Populer