Kasur Lapuk Untuk Ibu
"Oalah Cah Ayu, cantik sekali kamu Nduk. Nama kamu Dina to, cantik sesuai dengan orangnya. Perkenalkan, nama ibu Nina ibunya Yaseer."
Tanpa kuduga ibunya Mas Yaseer yang bernama Nina itu malah bersikap 180 berbeda padaku saat ini, tidak seperti tadi yang marah-marah sambil menepis tanganku, kali ini dia menyambut uluran tanganku dengan hangat dan lembut bertutur kata, entah apa yang terjadi pada ibu itu, apakah karena aku ini adik sahabat Mas Yaseer atau memang karena perangai ibu itu yang mudah berubah-ubah? entahlah aku tidak tahu, aku berpikir baik saja mungkin karena tadi belum kenal sehingga beliau ini bersikap judes dan angkuh padaku.
Sikat na Kabanata