Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
REYGA

REYGA

Msk mode cuek ReygaLak Bsok jdi? Me Jdi dong XD ReygaLak Nyengir lo Me Reyga terdebeslah ReygaLak Always Me Jumpa bsk Ga ReygaLak Yoii Tringggg 08********** P Ras Msh ingat gue gk? Bersambung..... ----------------------------------------------------
1013.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 363 kali sebagai yaya boboiboy
Baca
+Pustaka
YOU

YOU

"Iya, gue suka banget warna biru soalnya. Ini tuh namanya Biru Luna dan memang kebanyakan barang gue itu yaa warnanya biru Luna." "Mana ada warna biru Luna, ngarang aja lo ah. Itu mah warna biru laut kali bukan biru Luna, ganti-ganti nama warna aja lo Lun." Keyara menyahut sebelum menyuapkan sesendok nasi beserta ayam goreng ke dalam mulutnya.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai yaya boboiboy
Baca
+Pustaka
Criana

Criana

jawabku sambil menyeka air mata. “Oia, aku Faisal Pranata. Panggil saja aku Fai. Nama kamu siapa?” “Namaku Criana,” jawabku. “Nama yang unique,” puji lelaki yang ternyata bernama Faisal itu. Aku tersenyum simpul mendengar pujiannya. Sekilas, aku perhatikan wajahnya. Dia sepertinya sangat cocok menjadi seorang Model atau bahkan seorang aktor. Tubuhnya tinggi tegap, kulitnya putih bersih. Hidung mancungnya berpadu serasi dengan bibirnya yang merah.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai yaya boboiboy
Baca
+Pustaka
Feng Ru Ai

Feng Ru Ai

Awalnya Fan Hua melarang Ai berkeliaran karena khawatir putrinya akan kembali dengan kondisi penuh luka, sayang Fan Hua dikalahkan oleh argumen keras kepala putrinya yang membuat Fan Hua harus menghela nafas pasrah membiarkan Ai keluar kediaman dengan syarat, ia keluar harus membawa JieBobo kemanapun ia pergi. Ai tentu saja tidak masalah membawa JieBobo atau biasa mereka sebut Bobo, tapi Ai tak menyangka, jika Bobo yang harus ia bawa serta mencari udara segara adalah seekor serigala jantan berbulu putih lebat dan tubuh yang besar. Awalnya Ai berpikir Bobo adalah wujud dari seorang manusia yang akan menjadi pengawal pribadinya hari ini, sayang pikiran dan peraduga Ai melenceng jauh dari kenya
912.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 315 kali sebagai yaya boboiboy
Baca
+Pustaka
Tak Ada Istri, Mertua dan Ipar pun Jadi

Tak Ada Istri, Mertua dan Ipar pun Jadi

desis Vanya seraya menggigit bibir bawahnya. Bimo terus menyedotnya deras pelan dan sesekali lidahnya membelai dan menjilati ujung mengeras boba itu agar Vanya merasa nyaman dan tidak kesakitan. Slrppp… slrrrppp… slrppp… Bukit kembar Vanya yang tadinya keras seperti balon ingin meletus sekarang mulai agak melunak. “Bimo cukup, jangan dihabiskan. Nanti Baby Fara minum apa. Sekarang pindah ke boba satunya,” perintah Mayang.
10824.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17.3K kali sebagai yaya boboiboy
Tampilkan Ulasan (49)
Baca
+Pustaka
malapalas
Izin promosi ya kak, buat yang suka genre Romance + Action + Werewolf & Secret Baby, mampir ke judul 'Anak Rahasia Sang Alpha' di GoodNovel ya. Lagi seru-serunya bab 170 lebih nih kak. Mksh yang sdh mau mampir.
Mrs.B
Maaf ya thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Baca Semua Ulasan
Sad Boy

Sad Boy

TTD Bryan Delino Agaskara "I-ini dari kak Bay!" serunya dalam hati tak percaya seraya menggenggam kartu ucapan berwarna biru langit dengan karakter kesukaan Mayra rabbit. Dia menutup mata sembari menyimpan di dada, lalu air matanya pun turun membasahi pipi. "May, kau baik-baik saja?" tanya Seon khawatir.
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai yaya boboiboy
Baca
+Pustaka
Di Ujung Senja

Di Ujung Senja

tanya Redita pada sosok itu. “Tentu tidak, kapan sih aku menolak kedatangan kamu?” Yanven terkekeh, ia meraih gulingnya lalu mendekap benda itu erat-erat. “Terima kasih banyak, Ven. Kamu memang terbaik!” Redita tersenyum sambil mengacungkan dua jempolnya, mengikuti tagline kartun asal Malaysia itu. Sontak Yanven tertawa terbahak, “Aku bukan Boboboy, Sayang!”
9.9266.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.0K kali sebagai yaya boboiboy
Baca
+Pustaka
Little Brother

Little Brother

Irena tercengang. Dalam sekali hentakan langkah, Yohan menerjang Zen: mencengkram kerah pakaiannya dan satu bogeman mentah mendarat di wajah mulus pria itu. Bugh! Irena terpekik. "Yohan!" teriaknya kaget. Yohan tidak mendengarkan. Pemuda itu terus memberi tinjuan keras pada Zen. Zen yang setengah mabuk tidak sempat menghindari serangannya.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai yaya boboiboy
Baca
+Pustaka
Pembalasan Menantu Sampah

Pembalasan Menantu Sampah

“Permisi Tuan …” Ryan mengangkat kepalanya, melihat ke arah pria tersebut dengan penuh pertanyaan. “Anda siapa? Ada perlu apa dengan saya?” “Ah, maaf atas ketidaksopanan saya. Perkenalkan, nama saya Boby. Anak saya kebetulan akan bersekolah di TK yang sama dengan Putri Anda,” ucap Bobby dengan penuh kesopanan. Ryan menatap pria berjas abu-abu itu dengan tatapan tidak tertarik, “Lalu?”
1076.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai yaya boboiboy
Baca
+Pustaka
VAMPIRE HANDSOME, MYBOY

VAMPIRE HANDSOME, MYBOY

kata Mbah Taryo yang langsung bangkit. Pria tua ini berjalan ke salah satu pilar kayu lalu membuka tutup botol dengan paku yang tertancap di sana. Masih dengan posisi berdiri Mbak Taryo segera meminum madu dari mulut botol. Raditya tersenyum puas. “Kok rasanya agak lain, Wong Bagus,” ucap Mbah Taryo setelah mencicipi sedikit madu. “Minum agak banyak, Mbah. Biasanya pada tegukan pertama masih adaptasi rasa. Yang kedua sudah bisa merasakan yang sebenarnya.”
3.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai yaya boboiboy
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status