SEKAR (Gadis yang Dinodai Kakak Ipar)
Dia menyugar rambut ke belakang, punggungnya bersandar penuh pada kursi, menatapku dengan senyum tak lepas.
“Aamiin. Kalau sudah waktunya pasti akan gol, Yan. Aku sudah bayangin kamu jadi artis terkenal,” godaku membuatnya tergelak, lalu mata teduhnya kembali menatap lurus ke sini.
“Ini perjuangan buat masa depan kita berdua. Aku akan usaha apa pun, biar ke depannya kita nggak dipandang orang sebelah mata.”
Impian, dan harapan Yandi terasa mengusik hati. Dulu aku ikut merasakan terbakar semangat, kenapa sekarang terasa biasa, yang ada aku merasa takut.
Hot Chapters