Ludus
Kening Niken mulai berkeringat dengan mata yang menyipit karena panas dan silau matahari, Yasa refleks mengusap pelipis Niken dengan lembut, sontak Niken menoleh ke arah Yasa yang wajahnya kini berada tepat didepan matanya yang berjarak hanya sepuluh centi meter.
Jantung Niken rasanya akan terlepas mengingat debaran kuat didadanya membuncah keras, nafasnya tertahan dengan tangan yang mulai berkeringat. Matanya mengerjap lucu membuat Yasa tersenyum manis, Niken tak tahan dengan senyum Yasa yang mampu membuat perutnya melilit seketika.
"ga usah gugup, ga bakal gue apa apain ko," ujar Yasa pelan dengan kalimat ambigu membuat Niken mengerjap kembali.
Bab Populer