Romances
Histórias curtas

Gêneros

Todos
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Gairah
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

Personagens

27
Mafia×
Todos
Mandiri
Pelakor
Psikopat
Munafik
Wanita Kuat
Mafia
Istri Muda
Cinta Pertama
Kejam
Teman Masa Kecil
Dokter
Cinta Sejati
Pengasuh
Bestie
Pengganti
Guru
Bucin
Menantu
Sekretaris
Identitas Tersembunyi
Tetangga
Influencer
Vampir
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
Teman Sekamar
Mostrar Mais

Enredo e Ambientação

27
Kesadaran Diri×
Todos
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Dewasa 18+
Menggoda
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Kriminal
Dunia Kerja
Perundungan
Penebusan
Sistem
Kehamilan
Nikah Kontrak
Cinta Lama Bersemi Kembali
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Kekuatan Super
Pusat Perhatian
One Night Stand
Petualangan
Mostrar Mais

Tema

15
Todos
Plot Twist
Drama
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Manis
Obsesi
Toxic
Healing
Cinta Terpendam
Motivasi
Pusing
Kocak
Semangat
Multi POV
Mostrar Mais

Contos e Romances com Mafia e Kesadaran Diri

Descubra uma coleção de contos envolventes com Mafia e Kesadaran Diri, tramas cativantes e narrativas imersivas. Perfeita para leitores que procuram histórias de uma hora e leituras rápidas e envolventes online.
Terlahir Kembali, Menceraikan Suami Konglomerat - undefined romance & romance
Cherryblossom
Apa hal pertama yang akan kamu lakukan jika terlahir kembali? Aku? Aku akan mulai dengan menceraikan suamiku, Finn Gunawan. Ya, Finn Gunawan. Lelaki yang menguasai setengah dunia mafia dari balik tirai. Sang Bos Mafia. Pria terkaya di dunia. Pria yang diimpikan semua wanita. Wajahnya terpampang di sampul majalah, dinobatkan sebagai "Pria Terseksi di Dunia" lima tahun berturut-turut. Di kehidupanku yang lalu, aku sudah mencoba segalanya agar dia melihatku sebagai seseorang yang berarti. Aku menikah dengannya. Aku melahirkan anaknya. Aku mengesampingkan semua harga diriku, berusaha menjadi istri yang sempurna. Namun, semua itu sia-sia. Baginya, aku tak berbeda dari seorang pelayan yang mungkin sering dia beri tip. Mudah dilupakan, bisa digantikan, dan nyaris tak terlihat. Jadi kali ini, aku tidak akan memohon dan aku tidak akan berpura-pura lagi. Aku menyerahkan posisiku di hidupnya kepada Madeline Bahar ... dan pergi. Madeline adalah cinta pertama Finn, juga bayangan yang menghantui setiap hari di kehidupanku yang lalu. Kini Madeline duduk di seberangku, menatapku dengan mata berkedip bingung, seolah tak percaya dengan apa yang baru saja dia dengar. "Kamu berusaha keras menyingkirkanku," katanya perlahan, matanya menyipit. "Sekarang kamu mau aku bersama Finn?" "Ya. Itu saja yang kuminta. Temui Finn, bicaralah dengannya. Katakan padanya untuk menandatangani surat cerai." Aku menatap wajahnya yang masih kebingungan dan melanjutkan, "Semua orang tahu aku adalah orang terakhir yang akan melepaskan Finn. Jadi kalau aku bilang mau bercerai, dia nggak akan percaya sedikit pun. Tapi kamu? Kamu orang yang bisa membuat itu terjadi. Benar nggak?" Madeline tertawa, karena akhirnya dia mendapat kesempatan yang selama ini diinginkannya. Aku pun tertawa, karena akhirnya aku bebas.
Hubungan Tanpa Komitmen Bagai Penjara Hati - undefined romance & romance
Bagel
Ini tahun kesembilan aku dan Dandi menjalani apa yang kami sebut sebagai "Bulan Tanpa Status". Pewaris Keluarga Chandra itu percaya cara ini bisa membuat hubungan kami bertahan lebih lama. Selama satu bulan setelah hari jadi kami setiap tahun, dia bebas, dan kami tidak saling ikut campur dalam hidup masing-masing. Kalau salah satu dari kami menemukan seseorang yang lebih cocok, kami harus saling mendoakan yang terbaik. Kalau tidak, setelah sebulan, semuanya kembali seperti semula. Di sekelilingku, para pria dari keluarga itu menyemburkan sampanye dengan riuh. "Untuk satu tahun kebebasan lagi! Selamat untuk bos kita yang kembali jadi bujangan!" "Taruhan keluarga dibuka! Pilih kiri kalau kalian pikir mereka tetap akan bersama, pilih kanan kalau kalian yakin ini sudah berakhir!" Di balik kabut asap cerutu yang tipis, aku duduk di sudut sofa kulit, tidak terlibat, seolah-olah semua ini tidak ada hubungannya denganku. Tangan Dandi melingkar di pinggang Scarlett saat dia melewatiku, lalu berbisik pelan, "Jangan macam-macam. Kamu akan selalu jadi satu-satunya calon istriku." "Aku ini seperti layang-layang. Sejauh apa pun aku terbang, talinya tetap ada di tanganmu." Aku menekan telapak tangan yang dingin ke perutku yang mulai membulat, wajahku tanpa ekspresi. Dandi, untuk taruhan keluarga kali ini, aku memilih "berakhir". Aku akan menghilang sepenuhnya dari hidupmu. Tali layang-layang yang selama ini kamu genggam itu? Malam ini, akan aku putuskan sendiri.
Runtuhnya Kerajaan Sang Bos Mafia - undefined romance & romance
Aria Salvatore
Udara di rumah mode kelas atas Paris itu berbau uang dan ketakutan. Aku telah menunggu enam bulan untuk gaun pengantinku. Sekarang, gaun itu justru tersampir di pundak Selena Rosion, seorang influencer yang sedang viral dan juga adik angkat tunanganku yang seorang mafia, Vicky Delano. Manajer rumah mode itu berkeringat dingin, matanya melirik gelisah antara aku dan pria yang sedang bersantai di sofa beludru. Vicky berdiri. Dia menyesuaikan lipatan ekor gaun bertabur berlian pada Selena dengan gerakan tangan yang santai. “Acara perdananya minggu depan, dia membutuhkan gaun yang menonjol dan menarik perhatian. Dia akan meminjamnya. Kau pilih saja sesuatu dari etalase dan jangan buat onar.” Nada suaranya datar dan tegas. Di bawah lampu gantung kristal, Selena mengagumi dirinya sendiri di depan cermin panjang, senyum kemenangan tersungging di bibirnya. Aku melihat bayanganku sendiri di cermin yang sama, mengenakan celana denim dan mantel yang basah kuyup. Aku tampak seperti turis yang tersesat. Tiba-tiba, seluruh rencana yang kususun selama setahun terakhir terasa seperti lelucon yang menyakitkan. Aku tidak berteriak, hanya merasa kedinginan. Mati rasa. Aku pun melepaskan cincin pertunangan dengan berlian lima karat dari jariku. Cincin itu membentur meja kopi kaca dengan bunyi klik yang tajam. “Kau benar, Vicky. Aku memang tidak butuh gaun pengantin ini. Pernikahan ini … aku juga tidak membutuhkannya.”
Kepergian bayiku, Kematian Pernikahanku - undefined romance & romance
Eternity
Saat menyadari aku tidak mengajukan satu pun permintaan kebutuhan rumah tangga selama tiga hari ini, ini pertama kalinya dalam beberapa bulan ini Adrian sendiri yang meneleponku. Adrian berkata dengan nada halus dan sabar, "Sarah, kliniknya sudah dibereskan dan berkasmu kembali diprioritaskan. Lihatlah. Ketika kamu nggak mempersulit keadaan dan belajar bagaimana caranya keluarga ini bekerja, aku akan pastikan kamu terurus." Nada bicara Adrian selalu terdengar paling lembut saat mengingatkanku siapa yang sebenarnya memegang kendali. Namun, yang tidak diketahuinya adalah surat perceraian sudah disiapkan saat namanya muncul di layarku. Dari luar, aku memang terlihat seperti memiliki segala yang diinginkan seorang wanita. Dari vila yang dilengkapi penjagaan, sopir yang siap dipanggil, pakaian desainer, dan marga dari salah satu pria yang paling ditakuti di kota. Namun, hampir semuanya bukan benar-benar milikku. Kartu-kartuku diawasi dan pemakaian uang tunai pun harus disetujui. Staf juga harus menerima perintah dari Vivian terlebih dulu, baru mau mendengarkan permintaanku. Bahkan anggaran pakaian, jadwalku, dan akses ke kantor keluarga pun semuanya berada di bawah kendali Vivian. Adrian bilang ini demi kemudahan. Tiga hari yang lalu, aku dilarikan ke klinik pribadi dengan kondisi darah merembes melalui gaunku. Sementara itu, seorang dokter bilang masih ada kesempatan untuk menyelamatkan bayi di kandunganku jika segera membayar dana darurat pada klinik. Aku menelepon Adrian sampai tanganku gemetar. Namun, Vivian menunda transfer uangnya. Awalnya, alasannya adalah tidak ada otorisasi langsung dan jumlah nominalnya pun terlalu besar. Selain itu, Adrian sedang rapat dan tidak bisa diganggu untuk sesuatu yang mungkin tidak serius. Saat transfer uangnya akhirnya masuk, semuanya sudah terlambat. Bayiku sudah tiada. Aku bisa bertahan hidup bersama Adrian karena dua alasan, yaitu aku mencintainya dan aku percaya dia akan memilihku saat menghadapi masalah yang benar-benar penting. Namun, aku salah dalam kedua hal itu. Anakku dengan Adrian mati terlebih dulu, lalu pernikahanku ikut mati bersamanya.
Ketika Ingatan Pulih, Aku Melepaskan Cintaku - undefined romance & romance
Bagel
Ada sebuah aturan tidak tertulis di dunia mafia Corvano. Saat seorang ketua mafia mempertahankan wanita baru di sisinya selama tiga bulan berturut-turut, sang nyonya harus secara pribadi melepas cincin meterai yang melambangkan kekuasaannya dan memakaikannya ke jari wanita baru itu di depan seluruh keluarga. Ketika suamiku, Lukas, ketua dari Keluarga Nugraha, mengumumkan bahwa dia akan membawa Mia pergi berdua untuk perjalanan bisnis selama tiga bulan, seluruh dunia mafia Corvano menunggu reaksiku. Aku sudah bersama Lukas Nugraha selama tujuh tahun. Aku mengikutinya ke mana pun dan menolak berpisah darinya. Bahkan di tengah malam, aku sering terbangun hanya untuk menyentuhnya, memastikan dia masih ada di sana agar aku merasa tenang. Mereka semua tahu betapa posesifnya aku dan mereka bertaruh aku tidak akan pernah bisa melepaskannya. Namun, saat Mia mengulurkan tangannya kepadaku dengan suara manis yang dibuat-buat, aku bahkan tidak meneteskan air mata sedikit pun. Dengan tenang, aku melepas cincin meterai berukir lambang keluarga itu dan menyelipkannya ke jari manisnya. Lukas, yang bersandar santai di kursi kulit di ujung meja, memutar gelas wiski di tangannya. Dalam mata birunya melintas kepuasan. "Elara, akhirnya kamu tahu posisi dirimu." Aku menunduk menatap jariku yang kini kosong, tanpa mengatakan sepatah kata pun. Yang tidak Luca ketahui adalah, sebulan lalu aku telah mendapatkan kembali seluruh ingatanku yang hilang selama tujuh tahun. Aku sama sekali bukan anak jalanan yatim piatu, melainkan putri Keluarga Ruswita yang telah lama hilang. Keluargaku adalah keluarga paling berkuasa di antara keluarga-keluarga Dunia Lama. Tiga hari lagi, konvoi bersenjata milik kakakku akan memasuki Corvano untuk membawaku pulang.
Rasa Lelah yang Mencapai Puncah, Aku Tak Ingin Lagi Menikah - undefined romance & romance
Bagel
Pacar mafiaku, Fendy, selalu bertengkar dengan sahabat masa kecilnya, Amanda. Di hari ulang tahunku, Amanda memberiku sebuah bullet vibrator. "Nih. Buat ronde kedua, kalau-kalau perlu. Aku lebih tahu stamina dia daripada siapa pun." Fendy melemparkan sebotol foundation berwarna pucat ke arahnya. "Pakai yang lebih banyak lagi. Siapa tahu akhirnya ada yang mau sentuh kamu." Mereka saling mendorong saat keluar, lalu membanting pintu di belakang mereka. Lilin di atas kue ulang tahunku habis meleleh hingga padam, sementara aku duduk sendirian di meja makan. Saat kedua keluarga kami pertama kali mengadakan makan malam resmi bersama, Amanda tersenyum dan menyelipkan sebotol kecil pelumas ke tangan Fendy. "Ambil. Biar kamu nggak bikin gadis malang itu menderita." Ekspresi Fendy langsung menjadi muram. "Masih lebih baik daripada kamu yang menangis malam-malam sambil memeluk guling." Kali ini, Fendy mengatur liburan ke sebuah pulau pribadi. Seorang teman kami diam-diam memberitahuku bahwa dia berencana melamarku di atas tebing saat matahari terbenam. Setelah tujuh tahun menjalin hubungan, aku berkata pada diri sendiri bahwa inilah akhirnya. Garis akhir yang selama ini kutunggu akhirnya sudah di depan mata. Aku berdandan dengan sangat teliti, mengenakan gaun termahal yang kumiliki, lalu berjalan menuju helipad. Aku membuka pintu helikopter. Amanda sudah duduk di kursi kopilot. Dia mengangkat alis saat melihatku. "Chloe, kamu datang? Aku agak klaustrofobia, jadi kamu nggak keberatan kalau aku duduk di depan, 'kan?" Fendy yang sedang memegang kendali helikopter menoleh dan mengamatiku. "Chloe, kamu duduk di belakang saja. Aku khawatir dia tiba-tiba mengamuk, lalu mulai mencakar dan menggigit. Nanti suasananya jadi rusak." Sebelum aku sempat mengatakan apa pun, Amanda sudah lebih dulu membalas, "Apa maksudmu? Aku ini beban buatmu?" "Bukan baru hari ini aku mikir begitu. Kenapa kamu drama sekali hari ini?" Perdebatan mereka berlangsung begitu alami, seolah-olah mereka telah mengulang naskah yang sama ribuan kali. Pada saat itu, kelelahan yang telah menumpuk selama tujuh tahun terakhir tiba-tiba menghantamku. Untuk pertama kalinya, aku menyadari bahwa aku tidak lagi ingin menerima lamarannya.
Harga Cinta di Balik Ujian Sang Pewaris Mafia - undefined romance & romance
Summer
Pacarku adalah pewaris keluarga mafia paling berkuasa di Selesar. Untuk tes kesetiaanku, selama lima tahun kita pacaran, dia nggak pernah keluarkan uang sepeser pun untuk aku. Bahkan saat beli kondom, dia tetap bersikeras agar kita bayar masing-masing setengah. Minggu lalu aku alami kecelakaan mobil. Demi selamatkan bayi yang sedang aku kandung, aku sangat butuh uang 16 juta rupiah untuk jalani operasi darurat. Dari ranjang rumah sakit, aku telepon dia sambil mohon bantuan. Namun yang aku dapat hanyalah tuduhan kalau aku lagi bohong untuk peras uangnya, sebelum akhirnya sambungan telepon diputus begitu saja. Dalam keputusasaan, aku hubungi semua teman dan kenalan yang aku miliki, mohon bantuan ke sana sini. Saat akhirnya uang itu berhasil aku kumpulkan, rasa sakit yang luar biasa robek perutku. Detak jantung bayiku telah berhenti. Setelah makamkan bayiku, aku kembali ke apartemen untuk kemasi barang-barangku. Di sana aku nggak sengaja temukan daftar hadiah ulang tahun yang telah dia siapkan untuk Nadia, tetangga sekaligus sahabat masa kecilnya. Sebuah kapal pesiar mewah. Sebuah bintang yang dinamai atas namanya. Dan sederet barang bermerek. Saat itu juga, suara Daniel Marwan terdengar dari ruangan sebelah. Dia sedang bicara melalui telepon dengan para anak buah kepercayaannya. "Bos, apa benar Elena sampai mohon 16 juta rupiah ke kamu?" Daniel Marwan mendengus sinis penuh kesombongan. "Iya. Dan aku tetap tolak itu. Nadia memang benar. Elena itu cuma anak yatim piatu yang nggak mungkin sanggup tinggalkan aku. Tapi kalau dia ingin jadi bagian dari keluargaku, dia harus lulus ujian yang ketat. Sebentar lagi semuanya selesai. Nanti dia akan ngerti kalau semua ini aku lakukan demi kebaikannya sendiri." Jadi lima tahun pengabdianku, dan nyawa anakku, semuanya hanya sekadar ujian menjijikkan demi dapatkan pengakuan sebagai nyonya keluarga mafia. Apa pun alasannya, sekarang semuanya sudah nggak berarti lagi. Sejak dokter nyatakan bayiku sudah meninggal, saat itulah aku putuskan untuk tinggalkan Daniel selamanya.
Jujur atau Tantangan: Aku Pilih Pergi - undefined romance & romance
Bagel
Setiap kali bermain game "Jujur atau Tantangan", Clara, teman masa kecil pacarku, selalu menantang Ronan untuk mengerjaiku, sedangkan Ronan tidak pernah menolak, dia berpura-pura melamarku. Terakhir kali, aku sempat percaya dengan tipuan mereka. Aku mengulurkan tangan dengan senang hati, tetapi komponen di dalam cincin itu tiba-tiba menjepit jariku, seketika itu juga aku menjerit kesakitan. Ronan dan Clara tertawa terbahak-bahak, mengabaikan jariku yang sudah membiru karena terjepit. Setelah itu, Ronan menahanku di dinding dan bersumpah bahwa dia akan serius melamarku tahun ini. Sehingga ketika pengawalnya mengantarku ke klub elite tempat kami pertama kali bertemu, aku mengenakan gaun sutra putih yang mahal, menata rambut, bahkan berdandan secantik mungkin. Aku juga membayangkan momen lamaran yang mengharukan, membayangkan aku menganggukkan kepala dan menjawab, "Ya, aku bersedia." Namun begitu aku membuka pintu ruang VIP, betapa terkejutnya diriku, ada seseorang yang mengguyur segelas anggur merah ke wajahku. Minuman itu menetes dari dagu dan membasahi gaunku. Tawa seorang wanita langsung pecah di tengah kerumunan. "Sudah kubilang, Aurora pasti datang, 'kan? Ronan, kamu kalah!" Ronan menghampiriku dengan wajah pasrah. Pria itu mengusap wajahku menggunakan tisu dengan lembut, nada suaranya masih selembut biasanya. "Kamu dandan demi aku, ya? Sayang sekali, gaunmu jadi kotor." "Clara menantangku bertaruh apakah kamu berani datang ke klub kita malam ini, aku yakin kamu pasti datang. Taruhannya seperti ini: Kalau kamu nggak datang, aku akan melamarmu besok. Sebaliknya, kalau kamu datang, maka lamaran ini diundur tahun depan." "Maaf, Sayang. Karena kamu datang, jadi kita batal menikah tahun ini." Aku menatapnya. Setelah terdiam lama, aku bertanya, "Apa kamu ingat besok itu hari apa?" Pria itu mengangkat bahu sambil tersenyum. "Tentu, besok adalah hari jadian kita yang keenam tahun, aku nggak mungkin lupa." Anggur merah itu mengalir melewati tulang selangkaku, rasa dingin dan lengketnya membuat tubuhku menggigil. Tiba-tiba, semua terasa sia-sia. Hari jadian kami tidak berarti apa-apa dibandingkan dengan salah satu lelucon mereka ini. Orang sepertiku tidak pernah bisa menang melawan teman masa kecilnya, Clara. Aku melepaskan gelang perak yang terus kupakai selama enam tahun dari pergelangan tanganku. "Semua sudah berakhir, kita putus!"
Menjadi Bayangan Kembaranku, Aku Selalu Mendapatkan Sisa - undefined romance & romance
Eternity
Saat memilih perhiasan untuk pernikahan kami, Landon tetap membeli dua buah dan membiarkan saudari kembarku, Selly, memilih lebih dulu. Yang satu adalah gelang bertatahkan batu rubi dari sebuah lelang di Silia. Yang satunya lagi adalah gelang batu oniks hitam keluaran biasa, model yang dijual di hampir setiap toko perhiasan di pusat perbelanjaan. Untuk pertama kalinya, aku bergerak lebih cepat daripada Selly. Aku menunjuk gelang rubi itu. "Kali ini, boleh aku yang pilih lebih dulu?" Landon mengusap puncak kepalaku dengan sikap penuh kasih yang biasa dia lakukan setiap kali ingin membuatku menurut. "Selly selalu keras kepala soal kualitas. Kalau bukan yang terbaik, dia nggak bakal mau. Kamu 'kan nggak terlalu peduli soal beginian, Lena. Lagian, yang satunya juga nggak jelek." Aku tidak langsung menjawab. Ada sesuatu di dalam hatiku yang tiba-tiba terdiam. Di keluargaku sendiri, Selly selalu mendapat bagian pertama, tempat duduk terbaik, dan kamar dengan pemandangan paling indah. Ibuku selalu berkata Selly pantas mendapatkan yang terbaik karena dia lebih mampu menjaga nama baik Keluarga Bernadi. Ayahku menyebutnya sebagai keputusan yang masuk akal. Begitu pula dengan pernikahan. Keluarga Bernadi dan Keluarga Mardana sudah lama berjanji akan menikahkan salah satu putri mereka dengan pewaris Keluarga Mardana, bahkan jauh sebelum kami berdua mengerti apa itu cinta. Semua orang mengira putri itu pasti Selly. Namun, Selly sudah menunjukkan sikapnya dengan sangat jelas. Dia lebih memilih mempertahankan kebebasan dan citra sempurnanya di mata publik daripada menjadi Nyonya Keluarga Mardana. Karena itulah Landon beralih kepada putri Keluarga Bernadi yang lain. Aku sudah mengenal Landon selama 20 tahun. Di dunianya, posisiku selalu berada di belakang Selly. Aku menatap gelang oniks hitam yang tergeletak di atas meja, lalu mendorongnya kembali. "Selly saja yang ambil dua-duanya. Aku nggak jadi pilih." Aku tidak mau lagi menjadi pilihan sisa. Tidak akan lagi.
Tunangan Mafiaku Salah Memilih - undefined romance & romance
Asteria
Tunanganku, seorang bos mafia, dan aku sudah lama berencana menonton Piala Dunia bersama di Amaraya. Namun, di hari keberangkatan, aku menunggu di bandara selama tiga jam, tetapi Stefano tak kunjung datang. Setelah malam tiba, telepon darinya akhirnya masuk. “Maaf, Vanessa,” katanya dengan nada santai seperti biasa. “Aku lupa kasih tahu. Kiara semalaman terlalu bersemangat mau nonton Piala Dunia sampai dia nggak bisa tidur. Jadi aku berangkat duluan. Kami berdua baru saja mendarat.” Stefano terdiam sejenak, lalu melanjutkan, “Kamu menyusul sendiri saja nanti. Besok kita ketemu di stadion.” Aku terpaku. Aku sudah menantikan Piala Dunia ini sejak lama. Setelah pertandingan usai, kami bahkan berencana terbang ke Malakai untuk pemotretan pranikah. Namun, hanya karena satu ucapan sederhana dari sahabat masa kecilnya, aku ditinggalkan. Dia sama sekali tidak tahu kalau demi menemaninya, aku bahkan rela menolak dua proyek besar bernilai triliunan rupiah. Setelah terdiam cukup lama, aku akhirnya tertawa pelan. “Aku jadi nggak mau pergi. Kalian berdua saja yang bersenang-senang.” ... Keesokan harinya, aku melihat unggahan terbaru Kiara di media sosial. Dia berdiri bergandengan lengan bersama Stefano di samping pemain sepak bola terkenal Meska di foto itu. Keduanya tersenyum cerah. Tulisan pada keterangan foto itu berbunyi, (Terima kasih, Stefano, karena sudah mewujudkan mimpiku berfoto bersama Meska! Kamu selalu ada di setiap momen penting dalam hidupku.) Aku dengan tenang menekan tombol suka, lalu menelepon seseorang. “Tolong batalkan pernikahanku yang dijadwalkan dua minggu lagi.” Aku sudah tidak ingin melanjutkan hubungan ini. Sudah waktunya kembali menjadi seorang putri mafia.
Pengantin yang pergi Sebelum Cinta Terucap - undefined romance & romance
Michelle
Saat aku memutuskan untuk meninggalkan Vincent, aku melakukan tiga hal. Pertama, aku membatalkan laporan kehamilan yang semula hendak aku kirim kepadanya, lalu menggantinya dengan pesan putus yang sudah dijadwalkan untuk terkirim. Kedua, aku menelepon butik pengantin dan membatalkan pesanan gaun pengantin yang dibuat khusus untukku. Aku sudah tiga kali datang untuk mengukur lingkar tubuh. Aku sudah menunggunya selama lima bulan. Tapi aku tidak pernah mengenakannya dan aku tidak akan pernah mengenakannya. Ketiga, aku menelepon Profesor Helena dan menerima tawaran yang seminggu lalu aku tolak. Program penelitian medis selama delapan tahun. Semuanya benar-benar dirahasiakan. Tanpa kontak apa pun dengan dunia luar. Sebelum dia sempat melamarku seperti yang telah direncanakannya, aku sudah menghilang sepenuhnya dari hidup dia. Dia tidak pernah menyadari bahwa ketika dia membiarkan Caroline menggantikanku dalam gladi bersih pernikahan dan menghabiskan sepanjang malam di luar, aku diam-diam sedang menghapus setiap jejak keberadaanku, selangkah demi selangkah. Aku menjadi istri yang selama ini selalu dia inginkan: masuk akal, murah hati, dan tidak pernah ambil pusing. Namun setelah aku benar-benar pergi, dia kehilangan kendali dan bertanya kepadaku, “Kenapa kamu nggak marah? Apa kamu sudah nggak mencintaiku lagi?” Aku tidak menjawab. Aku hanya teringat pesan-pesan suara bernada genit yang pernah dikirim Caroline kepadanya, pesan-pesan yang aku dengar dari ponselnya. Lalu dengan tenang, aku menekan nomor yang akan membawaku pergi.
Dia Nggak Pernah Tahu Aku Mengandung Anaknya - undefined romance & romance
Eternity
Damian Rahadi sudah mulai sadar kalau aku sudah berhenti ceritakan hari-hariku ke dia. Saat beli perhiasan baru, aku nggak minta pendapatnya lagi. Ketika gala tahunan Keluarga Rahadi tiba, aku datang seorang diri. Saat butuh lakukan operasi di rumah sakit pribadi milik Keluarga Rahadi, aku urus semuanya sendiri. Nggak ada telepon, nggak ada pesan. Aku bahkan nggak tinggalkan secarik catatan pun untuk dia. Ketika akhirnya Damian tahu semuanya, dia mengernyit. “Kenapa kamu nggak kasih tahu aku? Mana berkasmu, sini kasih ke aku. Aku akan suruh orang untuk urus semuanya.” Jawabanku datang bahkan sebelum aku sempat berpikir. “Nggak usah. Aku bisa urus sendiri. Aku nggak mau ngerepotin kamu. Makasih.” Kata-kata itu menggantung di antara kita. Untuk sesaat, nggak satu pun dari kita bicara. Karena baru dua minggu sebelumnya, aku bahkan nggak mampu pilih kalung mana yang akan aku kenakan ke acara keluarga tanpa minta pendapat Damian. Aku akan kirimi dia pesan saat makan siang. Aku akan telepon dia hanya untuk tanya kapan dia akan pulang. Setiap keputusan kecil dalam hidupku selalu berpusat pada Damian. Namun sekarang, aku bahkan nggak ingin kasih tahu dia tentang perasaanku ketika dia terlalu sibuk dengarkan Clara, sama sekali abaikan kenyataan kalau aku lagi sakit dan butuh kehadirannya di sisiku. Aku nggak akan kasih tahu dia kalau aku lagi hamil. Dan sebentar lagi, aku juga nggak akan kasih tahu dia kalau aku akan pergi.
Rumah Di Seberang Negeri, Tiga Ribu Mil Jauhnya - undefined romance & romance
Eternity
Ketika orang tuaku bercerai, pengacara mereka menyusun perjanjian hak asuh. Aku dan adikku akan tinggal bersama orang tua yang berbeda, lalu berpindah rumah setiap awal tahun ajaran baru. Pergantian itu dilakukan setiap bulan Agustus di La Serata, restoran milik Keluarga Madani. Setiap tahun, orang tuaku bertengkar soal siapa yang mendapat lebih banyak waktu bersama Sofia. "Ikut aku ke Bartis saat Hari Pengucapan Syukur," bujuk ibuku. Wajah ayahku menegang. "Tahun ini Sofia bersamaku. Dia bakal menghabiskan liburan bersamaku." Ibuku membuka kalendernya. "Tahun lalu kamu menitipkan dia kepadaku selama 19 hari lebih lama. Aku berhak mendapatkan hari-hari itu kembali. Semuanya." "Dua hari di antaranya adalah menginap saat hari sekolah. Itu nggak dihitung." Sofia menopang dagunya dengan satu tangan dan memberi mereka senyum tak berdaya seperti seorang putri yang terbebani oleh terlalu banyak perhatian. "Andai saja aku ada dua." Setengah jam kemudian, orang tuaku berkompromi dengan memesan perjalanan bersama. Barulah Sofia melirik ke arahku. "Gimana dengan Emilia?" Ayahku mengambil gelas airnya, pandangannya melewatiku. "Tahun ini dia bukan tanggung jawabku." Ibuku akhirnya menatap mataku. "Bulan depan, grup hotel akan menyelesaikan akuisisi. Aku nggak punya waktu untuk mengurus ini. Sekolah Gabriel masih memiliki kamar di asrama senior. Kamu bakal tinggal di sana." Mereka baru saja menghitung setiap jam yang dihabiskan selama Sofia jauh dari mereka. Namun, ketika menyangkut diriku, mereka bisa menyerahkan satu tahun penuh begitu saja tanpa ragu sedikit pun. Di bawah meja, aku merapikan serbet yang tadi kuremas erat dalam genggaman. Ponselku menyala. Ada pesan masuk dari Bu Helen. [ Nilai dan rekam jejakmu membuatmu berpeluang masuk ke beberapa universitas terbaik di East Coast. Beasiswa penelitian di Institut Bandar juga sangat cocok untukmu. Mana yang menjadi pilihan pertamamu? ] Aku melihat California di sisi lain peta, lalu mengetik jawabanku. [ Bandar. ] Jarak tiga ribu mil seharusnya cukup jauh untuk meninggalkan keluargaku untuk selamanya.
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status