Roman
Histoire Courte

Genres

Tous
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

Personnages

26
Pelakor×
Tous
Mandiri
Pelakor
Munafik
Psikopat
Wanita Kuat
Mafia
Cinta Pertama
Kejam
Istri Muda
Teman Masa Kecil
Cinta Sejati
Dokter
Bestie
Pengasuh
Pengganti
Bucin
Menantu
Guru
Identitas Tersembunyi
Sekretaris
Tetangga
Influencer
Vampir
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
Voir plus

Intrigue & univers

27
Tous
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Dewasa 18+
Menggoda
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Kriminal
Dunia Kerja
Perundungan
Penebusan
Sistem
Kehamilan
Nikah Kontrak
Cinta Lama Bersemi Kembali
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Kekuatan Super
Pusat Perhatian
One Night Stand
Petualangan
Voir plus

Thème

15
Tous
Plot Twist
Drama
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Manis
Obsesi
Toxic
Healing
Cinta Terpendam
Motivasi
Pusing
Kocak
Semangat
Multi POV
Voir plus

Nouvelles Pelakor & Romans

Découvrez une collection de nouvelles Pelakor envoûtantes qui explorent les profondeurs de la passion. Idéales pour les lecteurs en quête d’une lecture d’une heure pour s’inspirer et laisser libre cours à leur imagination sur le thème Pelakor.
Pesan Rahasia Yang Menyelamatkanku - undefined roman & histoires
Jul
Belakangan ini, ada satu program yang lagi tren di internet, yaitu mengobrol dengan diri sendiri di masa depan. Sebelum ujian masuk perguruan tinggi dimulai, aku hanya sekedar ikut-ikutan mengirim satu pesan, [Diriku di masa depan, aku dan Eric akhirnya menikah?] Layar ponselku berkedip sebentar, lalu sebuah balasan dari ‘nomor tak dikenal’ tiba-tiba masuk hanya dalam hitungan detik. [Menikah, pesta pernikahannya sangat megah.] Sambil menggenggam erat ponselku, jariku mengetik dengan cepat. [Lalu? Pendamping pengantinnya Kirana, ‘kan? Dia itu sahabat terbaikku!] Balasannya tetap sangat cepat, [Iya, dia pendampingnya. Dia bukan hanya sekadar pendamping pengantin, tapi juga istri suamimu di malam pertama.] Seketika, senyuman di bibirku membeku. Kemudian, pesan ketiga kembali muncul. [Sebenarnya, kamu nggak perlu sengaja menurunkan standarmu demi menemaninya. Dia sengaja membuat nilai matematikanya jelek, biar bisa tetap di kota yang sama bersama Kirana yang nilainya paling jelek.] [Dia mau kamu melepaskan kesempatan masuk universitas terbaik demi dirinya, hanya karena nggak mau Kirana merasa minder gara-gara nilaimu bagus.] Tiba-tiba, bel tanda masuk ruang ujian berbunyi. Namun, seluruh tubuhku merinding, tak sanggup bergerak sedikitpun. Pesan terakhir itu pun memberikan hantaman yang mematikan. [Kalau nggak percaya, begitu selesai ujian, langsung pergi saja ke hotel di jalan belakang sekolah. Kamu bakal lihat sendiri kenyataannya.]
Setelah Putus, Sahabatku Lebih Memilih Mantan Pacarku - undefined roman & histoires
Minjae
Setelah sahabatku yang menikah, tinggal jauh jauh dari kampung halaman dan menjadi korban kekerasan rumah tangga, aku dan pacarku langsung menempuh perjalanan sejauh 1.700 kilometer untuk menjemputnya. Kerja sama kami begitu kompak. Aku yang menghajar pelakunya, sementara pacarku berjaga di depan pintu. Sahabatku sempat terpaku sejenak, lalu akhirnya ikut menyerang. Saat perjalanan pulang, kami bertiga saling memandangi luka di wajah masing-masing sebelum akhirnya tertawa bersama. Namun, di tengah tawanya, air matanya tiba-tiba mengalir. “Kalian berdua jangan sampai berantem ya. Soalnya kalau nanti kalian putus, aku harus ikut siapa?” Adriel yang sedang menyetir mendelik dan berkata, “Kami baik-baik saja, nggak akan putus, oke? Mending urus dirimu sendiri dulu.” Sejak hari itu, sahabatku resmi tinggal bersamaku. Aku mengurus semua kebutuhannya dan terus menyemangatinya agar bisa memulai hidup yang baru. Setiap kali, Adriel menjentik dahiku dengan keras. “Naura, jangan-jangan kamu sudah lupa kalau aku ini pacarmu?” Hingga tiga bulan kemudian, sepulang dari perjalanan dinas, aku mendapati sebuah gantungan manik-manik merah muda di mobil Adriel. Saat kutanya siapa yang memberikannya, dia bersikeras tidak mau mengaku. Raut wajahku langsung berubah dingin dan berkata, “Kita putus,” lalu, aku menyuruh sahabatku untuk ikut denganku. Namun, aku melihat wajahnya yang pucat pasi justru melangkah ke arah Adriel.
Aku Menyaksikan Hatinya yang Perlahan Menjadi Tandus - undefined roman & histoires
Mickey
Aku memiliki sebuah rahasia. Setiap kali bersentuhan dengan siapa pun, aku bisa melihat wajah orang yang paling mereka cintai. Sejak Nadhil pindah ke sebelah rumahku saat kami berusia tujuh tahun, di dalam hatinya hanya ada aku. Pada usia delapan belas tahun, saat dia menggenggam tanganku, orang yang ada di hatinya adalah aku. Saat berusia dua puluh dua tahun dan melamarku, yang di hatinya tetap aku. Pada malam pertama pernikahan kami, saat dia menciumku, yang ada di hatinya tetap aku. Pagi hari saat hari peringatan tiga tahun pernikahan kami, aku merapikan kerah bajunya. Saat ujung jariku menyentuh jakunnya, seperti biasa aku memejamkan mata sejenak. Namun, saat itu aku melihat dua wajah. Satu adalah wajahku, satunya lagi wajah seorang perempuan yang asing. Malam itu, layar ponsel Nadhil menyala. [Kak Nadhil, makasih ya, sudah menemaniku hari ini.] Dua puluh satu tahun, seratus ribu kali sentuhan. Untuk pertama kalinya, kemampuanku meleset.
Demi Hartanya, Aku Rela Melihatnya Selingkuh - undefined roman & histoires
Puri
Setelah aku balikan dengan Jonatan Mundra, sahabat perempuannya itu kembali duduk di pangkuannya. "Kak, jangan cemburu dan marah lagi, ya. Sahabat sepertiku cuma duduk di pangkuan Kakak sendiri, nggak aneh-aneh." "Benar, 'kan, Kak? Lagi pula, aku juga nggak sudi pacaran sama orang jelek kayak kamu." Aku menjawab santai, "Nggak apa-apa." Sejak balikan, aku menjadi sosok pacar sempurna yang paling diimpikan Jonatan. Tak ada lagi cemburu saat dia bercanda dengan sahabat perempuannya, apalagi melacak keberadaannya dengan GPS. Bahkan saat mereka berciuman atas nama taruhan, tidur di ranjang yang sama, atau kebablasan berhubungan fisik saat mabuk, aku juga bisa menyodorkan obat pencegah kehamilan tanpa mengubah raut wajahku. "Aku ngerti, kamu nggak sengaja. Kamu cuma mabuk, aku nggak akan marah." Bukan karena aku sangat mencintai Jonatan. Melainkan karena Sistem berjanji, apa pun yang kuinginkan dari Jonatan bisa kubawa pulang ke duniaku. Tiga tahun ini, aku jelas tidak boleh sia-sia bermain-main dengannya.
Kenangan Kita Berakhir di Usia 18 - undefined roman & histoires
Jusa
Di tahun kesepuluh pernikahan mereka, Alana Kalandra dan Revan Abimana menjadi pasangan suami istri yang saling membenci dan terkenal di seluruh Kota Jasfir. Tepat di hari ulang tahun pernikahan mereka, Revan menyatakan cintanya pada wanita lain di langit seluruh kota. Sebagai balasan, Alana langsung mengutus orang untuk membakar kediaman pribadi tempat Revan menyembunyikan wanita simpanannya. Hanya dalam dua tahun, perseteruan mereka sudah membuat satu sama lain harus dirawat di rumah sakit sebanyak 99 kali. Semua orang mengira mereka akan terus saling terjerat seperti ini selamanya. Sampai akhirnya, Revan yang berusia 18 tahun melintasi waktu. Pemuda itu sama sekali tidak terlihat elegan dan dingin seperti dirinya yang sekarang. Revan hanya mengenakan kaus tua yang sudah pudar warnanya. Akan tetapi, sorot matanya memancarkan cinta yang begitu mendalam. Seakan-akan, dia rela mengorbankan segalanya demi Alana. Begitu polos, sekaligus begitu penuh gairah. Saat melihat Alana yang kini penuh luka, kuyu dan kurus kering, hal pertama yang dilakukan Revan adalah menerobos masuk Gedung Grup Abimana, menindih dirinya yang sekarang ke lantai, lalu menghajarnya habis-habisan. Tiap kata yang diucapkannya terdengar begitu kejam, tetapi air matanya yang hangat justru menetes ke lantai. "Revan, dia itu orang yang paling kucintai sepenuh hati. Berani-beraninya kamu yang sekarang memperlakukan dia seperti ini?" Sejak saat itu, di sisi Alana, hadir seseorang yang selalu melindunginya.
Ratu yang Tak Pernah Menunduk - undefined roman & histoires
Muriaz
Aku adalah putri yang diangkat langsung oleh mendiang Raja. Bersedia menikah ke kediaman Jenderal Penakluk Utara saja sudah merupakan anugerah kerajaan yang begitu besar bagi mereka. Di hari pernikahan, tepat saat kereta kencana pengantin menyentuh tanah, seorang wanita berbaju putih polos malah berlutut di depan gerbang kediaman jenderal, menggendong seorang bayi yang masih dibedong. Rangga Baskoro, sang pengantin pria, masih mengenakan jubah merah pernikahannya, menghalangiku dengan raut wajah serba salah. "Yang Mulia, Laras ... adalah wanita yang kutemui saat aku bertugas di perbatasan. Kini, dia tidak punya tempat tujuan." "Mengingat hari ini hari baik, biarkan dia ikut masuk bersama kita." "Yang Mulia tetap menjadi istri utama, sedangkan dia sebagai istri pendamping. Dengan begini, garis keturunan Keluarga Baskoro tetap terjaga." Para tamu di depan gerbang sontak gempar. Nyonya Besar Keluarga Baskoro bahkan tak berlutut sama sekali, melainkan langsung angkat bicara. "Tuan Putri begitu luhur dan terhormat. Tentu tidak akan keberatan berbagi status." "Tapi, Keluarga Baskoro hanya memiliki satu penerus dalam tiga generasi. Anak ini adalah harapan Keluarga Baskoro. Masa kami harus membiarkannya hidup sebagai anak haram tanpa status yang sah?" Para prajurit perbatasan serempak berlutut memenuhi halaman. "Mohon Yang Mulia berbelas kasih!" Kutundukkan kepala, menatap bayi dalam gendongan itu, lalu beralih menatap Rangga yang memandangku dengan tatapan memohon. Lalu, aku tersenyum. Kulepas mahkota phoenix dari kepalaku, kuletakkan di atas meja persembahan pengantin, lalu berbalik dan melangkah masuk ke dalam kereta kencanaku. "Jenderal Rangga, kalau kamu menginginkan penerus, aku takkan menghalangimu." "Tapi, titah mendiang Raja tertulis dengan jelas. Aku dinikahkan ke sini, bukan dianugerahkan kepada keluargamu." "Kalau Keluarga Baskoro tak mampu menerima titah ini, maka akan kutarik kembali."
Paket Terkirim dengan Selamat, Istri Ditinggalkan - undefined roman & histoires
Myosotis
Pukul 04.00 pagi. Bandara Internasional Kelala. Aku matikan mode pesawat. Sesaat kemudian, layar HP-ku nyala. Notifikasi pertama yang muncul adalah sebuah unggahan Instagram dari suamiku. Daniel Suhardi. Ketua Mafia Pemimpin Keluarga Suhardi. Unggahan itu dibuat pukul 03.30 pagi. Sebuah foto punggung Sara Guwina. Dengan tulisan: [Penjemputan ke-50 selesai. Paket sudah diantar dengan aman.] Satu jam sebelumnya, pesawat yang aku tumpangi alami turbulensi udara yang sangat parah. Dalam hitungan detik, pesawat itu jatuh dua ribu kaki. Aku cengkeram sabuk pengaman sekuat tenaga hingga buku-buku jariku memutih. Surat ancaman dari keluarga saingan yang sudah kusut tertekan di antara tulang rusukku, terasa tajam seperti bilah pisau. Di detik-detik ketika pesawat itu jatuh tanpa kendali. Di tengah kepanikan yang hampir telan aku, hanya ada satu pikiran yang terus membara dalam kepalaku: Kalau aku selamat, kalau Daniel tunggu aku di pintu kedatangan, aku akan robek surat mutasi ke Dulako itu. Aku akan tetap tinggal. Namun, nggak ada panggilan tak terjawab, nggak ada pesan, nggak ada apa pun. Dia terlalu sibuk urusin Sara. Dia tahu jadwal penerbanganku. Dia hanya nggak peduli. Empat tahun pernikahan. Lima puluh kali pengawalan bersenjata lengkap untuk Sara. Sedangkan untuk seratus dua belas kali penerbangan jarak jauh yang aku lakukan selama empat tahun yang sama, perlakuan paling spesial yang pernah aku dapat cuma seorang sopir dengan mobil sedan tanpa tanda pengenal. Bahkan pada malam ketika anak buah Keluarga Gibran buntuti aku dari Mepore, dan aku harus kunci diri selama enam jam di kamar mandi sebuah restoran. Daniel baru angkat teleponku saat fajar tiba, setelah aku coba ke dua belas kali. Mutasiku ke Dulako sudah dikonfirmasi. Surat perjanjian perceraian yang sudah aku tandatangani tersimpan di dalam tasku. Dan kali ini adalah terakhir kalinya aku kembali demi dirinya.
Bunga Paulownia Berguguran, Musim Semi Enggan Berlalu - undefined roman & histoires
Ceri
Lima tahun menikah, Ratna Giandra selalu mengira suaminya, Arman Kusuma, hanyalah seorang operator telepon biasa. Karena suaminya selalu sibuk bekerja, dia pun mengurus seluruh urusan rumah tangga seorang diri. Saat gaji Arman pas-pasan, dia berhemat seolah setiap koin begitu berharga. Hingga suatu hari, saat mengalami persalinan sulit dan dirawat di rumah sakit, dia memergoki Arman sedang menemani Linda Wibowo, istri mendiang rekan seperjuangannya. Saat itulah kebenaran terungkap. Ternyata, Arman sama sekali bukan operator telepon, melainkan seorang kapten berkedudukan tinggi dan berkuasa! Demi memberikan seluruh fasilitas dan hak istimewa sebagai istri seorang kapten kepada Linda, teman masa kecilnya, Arman tega menyembunyikan identitas aslinya dari Ratna selama lima tahun! Lebih gila lagi, ketika bayi Linda meninggal, demi mencegah wanita itu terlalu bersedih, dia bahkan menyuruh Ratna menyerahkan bayinya sendiri kepada Linda! Hati Ratna telah mati sepenuhnya. Setelah kondisinya pulih, dia pergi seorang diri ke balai kebudayaan untuk mengikuti audisi rombongan kesenian dari luar kota. Berbekal surat tugas dan surat pengantar dari rombongan kesenian tersebut, dia mengajukan permohonan cerai paksa ke Kantor Catatan Sipil. Dia ingin mengakhiri pernikahan yang sarat akan kebohongan ini. Pergi meninggalkan Arman. Untuk selamanya.
Countdown Cinta - undefined roman & histoires
Muriaz
Aku bisa melihat hitungan mundur sebelum perasaan seseorang berakhir. Saat hitung mundur di atas kepala Ayah mencapai nol, dia meninggalkan surat cerai lalu mencampakkan Ibu dan aku. Saat hitung mundur di atas kepala sahabatku mencapai nol, akhirnya dia memberanikan diri meninggalkan mantan berengseknya itu. Karena itulah, aku sangat takut jika harus melihat hitung mundur di atas kepala Leonard Chandrata, suamiku. Syukurlah, selama tujuh tahun pernikahan kami, tak pernah ada hitung mundur di atas kepalanya. Berkali-kali aku merasa jadi perempuan paling beruntung karena menikah dengan pria sebaik dia. Sampai sebulan yang lalu, ketika dia menjemputku pulang kerja. Begitu aku mendongak, tulisan merah menyala itu langsung menusuk pandanganku. [702 hari 14 jam 22 menit.] Kurang dari dua tahun lagi. Dadaku serasa diremas. Aku mati-matian mencari jawabannya. Apa aku telah melakukan kesalahan? Atau dia ... sudah berubah hati? Jawabannya baru kutemukan pada suatu hari saat hujan deras mengguyur kota. Di depan gedung kantor, kami bertemu mahasiswi magang di perusahaannya. Gadis itu basah kuyup, tetapi senyumnya tetap cerah. Leonard mengulurkan selembar tisu dengan ekspresi setenang biasanya. Namun pada detik itulah, hitung mundur di atas kepalanya berubah drastis. [327 hari 4 jam 47 menit.] Berkurang lebih dari tiga ratus hari. Suara hujan begitu deras hingga memekakkan telinga. Dan saat itulah aku sadar, akhirnya aku menemukan penyebabnya.
Menatap Jalan Pulang, Tak Pernah Kembali - undefined roman & histoires
Anna
Aku punya pacar yang posesifnya luar biasa. Tujuh tahun kami bersama, dan kalimat yang paling sering keluar dari mulut Wilda Malik selalu sama. "Pacarku ganteng banget, lho. Tahu, nggak? Kalau sampai ada yang tahu, habis kamu." "Sayangku seganteng ini, siapa pun pasti langsung klepek-klepek. Orang lain ngelirik kamu dikit aja, aku udah nggak terima." Makanya, dia tidak pernah sekali pun mengizinkan aku masuk ke lingkaran pertemanannya. Sampai suatu hari, lewat akun keduaku, aku tidak sengaja menemukan unggahannya. Tiga tahun. Lebih dari 600 postingan. Isinya cuma satu, momen-momen kebersamaannya dengan pria lain. Mereka berdua menyusuri Istana Awan Putih, memanjatkan doa di puncak gunung bersalju, berciuman di tengah jalanan Kota Samudra. Dan postingan terbarunya. Fotonya di tepi pantai. Dia dan pria itu berciuman, dikelilingi sorak-sorai dan teriakan teman-teman mereka yang heboh. Keterangannya berbunyi: [Mencintai seseorang, berarti nggak mampu menahan diri untuk memamerkannya kepada seluruh dunia.] Jemariku gemetar. Tanpa sepatah kata, aku keluar dari halaman itu dan langsung memesan tiket pesawat ke Kota Selatan. Ternyata, cinta tujuh tahun ... bisa benar-benar dilepaskan hanya dalam sekejap mata.
Saat Aku Tak Lagi Bergantung Padanya - undefined roman & histoires
Moon
Setelah ujian masuk perguruan tinggi selesai, aku mengunggah sebuah status di media sosial. [Apakah nggak lagi bergantung padamu bisa dianggap sudah dewasa?] Komentar sahabat masa kecilku langsung muncul. [Berarti seluruh dunia patut merayakannya.] Aku tidak mengerti. Tanpa sadar, aku mengirimkannya tanda tanya. Setelah menunggu cukup lama, akhirnya aku mendapat balasannya. [Sakila Wiranata, kamu tahu nggak, semua orang bilang kamu seperti plester yang terus menempel padaku?] [Ujian masuk perguruan tinggi sudah selesai. Kamu nggak perlu terus menempel padaku setiap hari.] [Belajarlah buat berjalan sendiri. Begitu masuk kuliah, nggak bakal ada yang memaklumi orang dewasa yang masih seperti bayi.] Kemudian, tanpa banyak bicara, dia mengirimiku sebuah paket instalasi. [Kalau ada masalah, tanyakan saja kepada AI. Itu lebih berguna daripada bergantung padaku.] Begitulah, sahabat masa kecil yang telah menjagaku selama dua belas tahun justru menyerahkanku kepada sebuah aplikasi AI. Aku tertegun cukup lama, tetapi pada akhirnya mengunduh paket instalasi itu dengan tenang.
Cintamu Sudah Nggak Laku - undefined roman & histoires
Pir
Sepulang ke tanah air, Sandra Kirana, si mawar liar yang pemberani dan sulit dikekang, mendapati dirinya ternyata sudah menikah! Pria yang dijodohkan dengannya adalah Julian Pratama, pemimpin Keluarga Pratama, yang bahkan usianya delapan tahun lebih tua darinya! Tentu saja Sandra tidak sudi menerima pernikahan itu. Jadi, saat pertama kali bertemu dan mendengar bahwa pria itu sangat menjaga sikap, bahkan punya kebiasaan berlebihan soal kebersihan, Sandra sengaja muncul dengan gaun hitam ketat bertali tipis, ditemani delapan model pria papan atas yang mengelilinginya, sibuk menyajikan teh dan melayaninya. Orang tuanya sampai merasa malu dan hendak meminta maaf. Namun, Julian malah membungkuk tenang. Dengan kelima jarinya yang panjang dan kuat, dia menahan mereka, lalu berkata dengan suara rendah dan jernih, sebening aliran air yang menghantam bebatuan, "Sejak awal, pernikahan ini memang sudah bikin Nona Sandra dirugikan. Seharusnya aku yang minta maaf padanya." Sandra tertegun sesaat, lalu perlahan mendongak. Di hadapannya, mata Julian yang dalam memancarkan warna cokelat keemasan yang begitu memikat.
Kenapa Panik Setelah Aku Meninggalkan Dunia - undefined roman & histoires
Ijo
Selama tiga tahun ini, Leon Sinclair berselingkuh dariku. Dia menyembunyikan perempuan itu dengan begitu rapi, tanpa menyisakan celah sedikit pun. Aku pernah menemukan kalung renda yang masih hangat di jok belakang mobilnya. Bahkan di belakang telinganya, lebih dari sekali aku menemukan bekas gigitan yang masih baru, menyisakan jejak kemesraan dengan perempuan lain. Setiap kali, aku mengamuk seperti orang gila, mengobrak-abrik rumah sampai berantakan, dan menuntut jawaban tentang siapa wanita itu, Leon hanya mengernyit lelah, menatapku seakan akulah yang bermasalah. "Giselle, sampai kapan kamu mau curigaan begini? Kamu bilang aku selingkuh, ya tunjukkan buktinya." Jadi, aku mengikutinya 24 jam penuh. Aku beri tahu semua keluarga, semua teman, untuk berjaga di depan hotel di bawah apartemen, siap menangkap basah. Namun, setiap kali pintu kamar itu didobrak, yang kulihat hanya Leon, duduk rapi di sofa dengan kemeja terkancing sempurna, menatapku dingin. "Mau geledah?" Setiap kali aku keluar dengan tangan kosong, ibuku menggenggam tanganku sambil menghela napas. "Giselle, dalam pernikahan itu yang paling penting kepercayaan. Kamu ribut terus kayak gini, muka Leon mau ditaruh di mana?" Bahkan sahabat terdekatku pun berusaha menasihatiku dengan hati-hati. "Mungkin ... kamu emang lagi terlalu stres, Giselle. Bisa jadi itu cuma pikiranmu sendiri."
Cintaku Berakhir Di Surat Ke-100 - undefined roman & histoires
Hes
Di hari reuni sekolah, sahabatku mengeluarkan sebuah kotak misteri. Di atasnya tertempel tulisan… [Ambil kutipan-kutipan bucin Anisa.] Seketika, seluruh ruangan langsung tertawa. Ada yang mendapatkan surat cinta yang kutulis untuk Karlos saat kelas 3 SMA. [Karlos tersenyum padaku hari ini. Aku ingin memberikan hari esokku juga padanya.] Yang lain mendapat surat yang kutulis saat kuliah. [Nggak apa-apa kalau dia nggak membalas pesanku. Setelah selesai sibuk, dia pasti akan mengingatku.] Namun, tak satu pun surat cinta yang kutulis untuk Karlos pernah mendapatkan balasan darinya. Selama ini, aku mengira semua surat itu sudah dibuang olehnya. Sampai akhirnya, sahabatku mengambil surat ke-99. Dia bersandar di pelukan Karlos sambil tertawa dan membacakannya, [Kalau suatu hari nanti kamu nggak menginginkanku lagi, aku tetap akan mendoakanmu bahagia.] Karlos langsung merebut kertas itu dari tangannya, lalu memarahinya sambil tertawa, “Jangan keterlaluan, dia itu pemalu.” Namun, saat dia tersenyum dan mengatakan jangan keterlaluan, jelas sekali bahwa dirinya juga sedang menunggu aku dipermalukan. Saat sahabatku membaca surat itu, kotak undian itu tak sengaja tersenggol dan jatuh. Aku membungkuk untuk mengambilnya, tapi malah melihat dua barisan tulisan kecil yang tertempel di bagian dasar kotak. [Diperbarui setiap bulan.] [Hanya untuk hiburan internal.] Barulah aku sadar. Ternyata, ketulusan yang selama ini kuberikan hanyalah bahan lelucon mereka.
Musim Dingin Tak Mengenal Waktu - undefined roman & histoires
Seanna
Tujuh hari setelah diselamatkan dari percobaan bunuh diri, Reina menjadi istri yang "pendiam" seperti yang diharapkan Bayu. Dia tidak akan terus-menerus berbagi hal-hal menarik yang baru ditemukannya. Tidak marah-marah dan mempertanyakan Bayu karena melihat bekas lipstik di kemejanya. Dia tidak akan terus-menerus mengawasi dan mencurigai Bayu yang mengaku telah berhenti selingkuh, dengan siapa saja dia berkomunikasi setiap hari. Seperti yang diharapkan Bayu, dia diam, tidak mengganggu, dan memberinya kebebasan mutlak. Jadi, ketika dia terluka setelah terseret dalam insiden penyanderaan besar saat berbelanja di mal, Reina hanya membuat laporan di kantor polisi sendirian, lalu diam saja pergi ke rumah sakit untuk mengobati lukanya. Bayu memandang lengan Reina yang dibalut perban dan ingin memeluknya. Dia menyingkir dengan hati-hati dan masuk ke dalam mobil, sambil berkata dengan datar, "Aku baik-baik saja, nggak perlu merepotkanmu." Tangan Bayu terdiam di udara. Suara Reina yang tenang membuatnya mengerutkan kening. Dia seharusnya tidak seperti ini. Reina telah menjadi istri sempurna yang dia harapkan, bahkan mengabulkan cintanya. Namun, setelah dia pergi, Bayu mencarinya kembali mati-matian.
Biarkan Aku Menikmati Momen Ini - undefined roman & histoires
Taeyon
Saat menelepon Edy untuk mengecek keberadaannya, ternyata gadis muda di sampingnya sedang tidak mau diam. “Rancangan pernikahannya sudah dikirim ke emailmu. Asistenmu bilang sampai sekarang belum diterima.” “Kamu ... sedang apa?” Tiba-tiba, terdengar suara gesekan kain dari seberang telepon. Gadis itu sengaja menggodanya dari bawah, Edy mendengus pelan dan nyaris tidak mampu menahan diri. “Sedang berolahraga.” “Anak baik, nanti saja bahas soal pernikahannya.” Setelah menutup telepon, aku terdiam cukup lama sebelum akhirnya membalas email yang sudah menunggu selama seminggu. Yang Edy tidak tahu adalah…. Tidak akan ada kata “nanti” lagi. Tanggal pernikahanku dimajukan.
Perpisahan dari Cinta Terdalam - undefined roman & histoires
Muriaz
Aku membatalkan pembelian rumah yang semula kami siapkan untuk pernikahan. Agen properti pun terkejut. “Uang mukanya sudah dibayar. Kenapa tidak menunggu tunanganmu pulang untuk menandatanganinya bersama?” Aku tersenyum dan meletakkan kunci rumah itu di atas meja. “Tidak perlu menunggu. Dia masih harus menemani cinta pertamanya bermain ski.” Selama lima tahun berpacaran, dia selalu pergi ke Jepang setiap musim dingin. Katanya pergi untuk dinas, tapi foto yang diunggahnya di media sosial justru selalu memperlihatkan puncak Gunung Fuji yang diselimuti salju. Ketika kutanya kapan dia akan membawaku pergi berbulan madu, jawabannya selalu, “Lain kali.” Hingga kemarin, aku menemukan ratusan foto di kamera lama miliknya yang tertinggal di rumah. Wanita yang sama, sudut pengambilan gambar yang sama, latar belakang yang sama. Bunga sakura, salju putih, dan Gunung Fuji. Sementara satu-satunya perjalanan jauh yang pernah kulakukan bersamanya adalah pergi ke kota sebelah untuk melihat rumah yang akan kami tempati setelah menikah. Saat itu dia menggandeng tanganku dan berkata, “Kita berdua tidak perlu melakukan hal-hal yang berlebihan. Jalani saja kehidupan ini dengan tenang.” Ketika memandang rumah pernikahan yang kurenovasi sendiri, aku tiba-tiba menangis tersedu-sedu tanpa bisa kukendalikan. Agen properti itu dengan hati-hati menyodorkan pena kepadaku. “Rumah ini masih mau dibatalkan?” “Ya.” Aku tersenyum seraya menghapus air mata. Surat pengunduran diriku sudah disetujui. Ini adalah malam terakhirku di kota ini. Gunung Fuji yang jauh itu tidak akan pernah datang, tetapi aku bisa pergi menjauh.
Pernikahan yang Tidak Perlu Bercerai - undefined roman & histoires
Rain
Suamiku, Jerico Adrian sudah ribuan kali main gila di luar sana, tapi dia tetap tidak mau bercerai. Keluarganya bilang, aku ini perempuan kampungan yang tidak tahu diri. Lima tahun lalu, saat aku pertama kali minta cerai, Jerico tidak mengatakan apa-apa, dia hanya mengurungku di vila selama satu bulan penuh. Satu bulan kemudian, aku mendapati diriku hamil. Tiga tahun lalu, saat aku minta cerai untuk kedua kalinya, Jerico langsung pulang ke rumah orang tuanya malam itu juga. Tidak lama setelah itu, aku hanya mendapatkan hak untuk menemui anakku seminggu sekali. Hari ini adalah yang ketiga kalinya, aku akhirnya bisa pergi. Karena aku menyadari bahwa anakku tidak mencintaiku, pernikahan kami juga palsu. Aku tidak ada bedanya dengan wanita-wanita di luar sana.
Dulu Kau Ingin Bercerai, Kini Kau Menangis - undefined roman & histoires
Suya
Aku dan Kemal Harlan sudah menjalani proses persidangan perceraian selama setengah tahun penuh. Dahulu, kami adalah pasangan suami istri muda yang membuat seluruh Kota Juna iri. Kini, kami justru menjadi pasangan suami istri yang dikenal luas karena saling membenci. Setengah jam sebelum sidang ketiga dimulai, Kemal mengajakku bertemu. Dia memijat pelipisnya, raut wajahnya tampak begitu lelah. “Sudah waktunya kita akhiri sandiwara ini. Larissa sudah nggak bisa menunggu lagi.” “Berapa pun uang yang kamu mau, akan kuberikan.” Aku bahkan belum sempat membuka mulut. Ponselnya sudah berdering nyaring tanpa henti. Kemal mengangkat telepon itu. Tanpa disadarinya, senyum lembut muncul di wajahnya. “Tenang saja, nggak merepotkan. Paling cuma kasih dia sedikit uang tambahan.” “Aku sebentar lagi selesai. Tunggu aku di rumah, ya.” Aku menatap wajah yang begitu kukenal sekaligus terasa asing itu. Saat itu, entah kenapa, seluruh tenagaku seolah terkuras. “Sudahlah.” “Kemal, kita nggak perlu melanjutkan persidangan ini. Aku setuju bercerai.”
Tersembunyi di Bawah Mimpi yang Transparan - undefined roman & histoires
Meong
Sejak mendengar Felix Admaja menyebut nama cinta pertamanya saat berada di atas ranjang, Ziva Laksono berubah sepenuhnya. Ketika Felix lembur hingga larut malam, tidak ada lagi lampu di rumah yang menunggunya. Ketika dia mabuk berat di klub, Ziva tidak lagi pergi menjemputnya dengan perasaan cemas. Bahkan ketika Felix kalah dalam permainan di acara reuni dan hukumannya adalah memilih lawan jenis untuk memakan sebatang biskuit bersama, dia memilih Vira Danendra. Saat mereka tanpa sengaja bersentuhan bibir ketika memakan biskuit itu, Ziva pun hanya tersenyum sambil ikut bersorak dan bertepuk tangan bersama yang lain. Setelah permainan berakhir, Felix melihat Ziva yang tersenyum dan bertepuk tangan di tengah kerumunan. Ekspresinya seketika berubah. Felix menerobos kerumunan dan berjalan ke hadapan Ziva, lalu menggenggam pergelangan tangannya. "Ziva! Aku tahu kamu memang nggak suka permainan seperti ini, makanya aku nggak memilihmu. Tadi kami bersentuhan juga karena nggak sengaja. Aku ...."
Dernier
12345
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status