Novels
Short Stories

Genres

All
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

Characters

22
Pelakor×
All
Mandiri
Pelakor
Wanita Kuat
Munafik
Mafia
Cinta Pertama
Kejam
Teman Masa Kecil
Cinta Sejati
Bestie
Pengganti
Dokter
Identitas Tersembunyi
Sekretaris
Bucin
Psikopat
Pengasuh
Influencer
Tetangga
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
Show more

Plot & Setting

26
Penyesalan×
All
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Dunia Kerja
Kriminal
Perundungan
Penebusan
Sistem
Kehamilan
Nikah Kontrak
Cinta Lama Bersemi Kembali
Menggoda
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Kekuatan Super
Pusat Perhatian
One Night Stand
Petualangan
Show more

Themes

15
All
Plot Twist
Drama
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Obsesi
Manis
Healing
Cinta Terpendam
Toxic
Motivasi
Pusing
Kocak
Semangat
Multi POV
Show more

Pelakor Penyesalan Short Stories & Novels

Discover a collection of engaging Pelakor Penyesalan short stories with compelling plots and immersive storytelling. Perfect for readers seeking one-hour short stories and quick, immersive reads online.
Dia Menyesal Setelah Kehilanganku - undefined novels & stories
Yela
Pada perjamuan keluarga, sebuah cincin lamaran tidak sengaja jatuh dari saku mantel Fendy. Bibi Vallore bercanda sambil menepuknya, “Dasar. Cepat nikahi Celine dan bawa dia pulang. Jangan sampai direbut orang lain!” “Lamar malam ini dan urus akta nikahnya besok!” Semua orang di meja tertawa riuh. Dengan wajah memerah, aku menunggu kalimat “menikahlah denganku” keluar dari mulutnya. Namun yang dia lakukan hanyalah mengambil cincin itu dari tanganku, lalu menyerahkan kepada asisten yang berada di samping. “Aku hanya membantu Vivi simpan sebentar.” Fendy mengusap rambutku seperti biasa, suaranya tetap lembut. “Anak baik, lain kali kita pilih cincin nikah yang benar-benar kamu sukai, ya.” Aku melihat kilatan kegembiraan yang tidak sempat disembunyikan di wajah sang asisten. Aku hanya tersenyum tipis. Fendy tidak tahu. Tidak akan ada “lain kali” bagi kami. Karena pernikahanku … akan berlangsung hari Minggu ini.
Kebahagiaan yang Tak Pernah Kuraih - undefined novels & stories
Hanu
"Amelia, apa kau yakin mau menempuh jalan ini?" ujarnya dengan suara serak. "Kakakmu dulu ...." "Aku yakin. Jalan yang dulu nggak sempat diselesaikan kakakku, sekarang bakal aku lanjutkan sampai akhir!"
Kamu Hidup, Tapi Bukan Untukku Lagi - undefined novels & stories
Honey
Geisha Roland dan Shane Juan, sejak masa sekolah hingga ke pelaminan, mereka menjadi pasangan idaman yang paling membuat iri semua orang. Namun, di tahun kelima pernikahan mereka, Shane berselingkuh. Tanpa tangis maupun amarah, Geisha meletakkan tumpukan foto menjijikkan itu di atas meja kerja suaminya. Kalimat yang keluar dari bibirnya terdengar sangat tenang, hampir tanpa riak, "Pilih, perempuan itu yang pergi atau aku yang pergi bawa anak-anak." Itu adalah badai hebat pertama dalam pernikahan mereka. Pada akhirnya, Shane memilih untuk kembali ke keluarga. Setelah itu, kehidupan mereka tampak kembali normal. Shane selalu pulang tepat waktu, perhatian pada anak-anak, dan memperlakukannya dengan begitu lembut serta sopan. Hanya saja, ada sebuah retakan tak kasat mata yang membentang di antara mereka. Mereka tahu, semuanya tidak akan pernah bisa sama lagi. Hari itu, Geisha menyelesaikan sesi wawancaranya lebih awal. Dia berniat memberikan kejutan dengan menjemput anak kembar mereka di taman kanak-kanak. Namun, tepat saat melangkah mendekati gerbang sekolah, dia melihat sepasang anak kembarnya yang baru berusia lima tahun, Cindy Juan dan Dimas Juan, berlari riang bak burung kecil, lalu tertawa sambil menghambur ke pelukan seorang wanita bertubuh ramping yang mengenakan gaun terusan berwarna krem. Wanita itu berjongkok, merentangkan kedua tangannya dengan hangat untuk mendekap kedua anak itu. Wajahnya dipenuhi senyum kasih sayang yang begitu tulus. Langkah Geisha seketika terhenti. Dadanya mendadak terasa sesak. Helen Devano? Perempuan yang menjadi selingkuhan Shane, mengapa dia bisa ada di sini? Lalu, detik berikutnya, sesuatu yang membuat darahnya seakan membeku pun terjadi.
Mulai Hari Ini, Kita Takkan Bertemu Lagi - undefined novels & stories
Montano
Setelah bercerai, dengan hati hancur karena terlalu banyak luka, aku menandatangani perjanjian kerahasiaan dan masuk ke sebuah pangkalan penelitian di Evermont. Selama lima tahun, aku mengganti nomor ponsel, nama, dan menghilang sepenuhnya dari kehidupan lamaku. Semua orang mengira diriku telah mati di hari suamiku membawa putra kami merayakan ulang tahun adik tiriku. Selama lima tahun penuh, mawar putih yang diletakkan untuk mengenangku di depan makam tidak pernah terputus sehari pun. Lima tahun kemudian, proyek penelitian yang kuikuti akhirnya berhasil diselesaikan dengan sempurna. Aku pulang untuk berziarah ke makam ibuku. Di sana, mantan suamiku, Marco, dan putra kami kembali datang membawa mawar putih untuk mengenangku. Saat melihatku, mata Marco langsung memerah dan mawar putih di tangan putraku pun terjatuh. “Farah ... kamu tidak mati?” Aku menatap mereka berdua sekilas, lalu tersenyum. “Lama tidak bertemu.” Namun, mereka salah. Farah sudah lama mati. Lima tahun yang lalu, dia telah dibunuh oleh suami dan putranya sendiri.
Cinta Sejati Tanpa Jalan Pulang - undefined novels & stories
Kesya
Pada hari penandatanganan kontrak bernilai fantastis, aku mendadak terserang flu berat yang memicu muntah dan diare hebat. Aku bahkan tidak sengaja menyemburkan muntahan tepat ke wajah pihak mitra. Mereka pun marah besar, membatalkan kontrak saat itu juga, dan menyebabkan perusahaan merugi hingga ratusan miliar. Kekasihku, yang juga menjabat sebagai CEO, meledak dalam amarah. Dia langsung menurunkan jabatanku, dari wakil direktur menjadi staf pemasaran biasa. Tidak hanya itu, dia memangkas waktu tidurku hingga hanya tiga jam sehari. Sisa waktuku harus dihabiskan untuk bekerja bagai budak demi menghasilkan uang, sampai seluruh kerugian perusahaan lunas. Digerogoti rasa bersalah, aku bekerja keras setiap hari, memburu berbagai proyek demi mendatangkan keuntungan. Namun, saat utang itu hampir lunas dan aku dengan penuh sukacita hendak melaporkan perkembangannya, aku malah tidak sengaja mendengar percakapan antara kekasihku dan asisten wanitanya. "Pak Tomas, dulu Frida cuma memotong bonus kinerja saya 2 ribu, tapi Anda tega diam-diam memasukkan pencahar ke dalam minumnya. Akibatnya, dia mempermalukan diri di depan mitra bisnis. Setelah itu, Anda memfitnahnya sebagai penyebab perusahaan kehilangan kontrak raksasa, lalu memaksanya mati-matian melunasi utang itu. Bukannya Anda terlalu kejam kepadanya?" "Sekarang utangnya sudah hampir lunas, lepaskan saja dia. Gimanapun, Anda tulus mencintainya. Kalau Frida sampai terdesak dan meninggalkan Anda, bagaimana? Jangan sampai hubungan kalian hancur karena saya ...." Kekasihku memotong ucapan Lidia Dandu, "Nggak bisa! Kamu adalah penyelamat nyawaku. Dulu aku kecelakaan sampai pendarahan hebat. Kalau kamu nggak mendonorkan darahmu waktu itu, mana mungkin aku bisa hidup sampai sekarang?" "Walaupun Frida adalah satu-satunya wanita yang kucintai, dia sudah berani memotong bonus kinerjamu. Ini hukuman yang pantas untuknya! Sekali kukatakan 200 miliar, tetap 200 miliar, nggak boleh kurang sepeser pun! Lagi pula, kemampuannya hebat. Paling lama satu bulan lagi, dia pasti bisa melunasinya. Kalau saat itu tiba, aku akan menebus kesalahanku dan menikahinya." Namun, dia tidak tahu bahwa aku tidak punya waktu satu bulan lagi. Selama beberapa tahun ini, demi melunasi apa yang dia sebut sebagai "kerugian", fisikku terkuras habis hingga aku menderita kanker lambung. Sisa hidupku tinggal satu minggu lagi. Terlebih lagi, dia tidak pernah tahu bahwa orang yang mendonorkan darah saat dia kecelakaan bertahun-tahun lalu adalah aku.
Kebaikan yang Tersirat Hanyalah Sandiwara - undefined novels & stories
Eleven
Setelah memergoki suaminya, Danica, menindih seorang wanita asing enam bulan lalu, Vega pun mengidap misofobia parah. Bahkan disentuh sedikit saja olehnya sudah membuat Vega mual! Sejak saat itu, rumah pernikahan yang luas berubah menjadi penjara dingin. Selama enam bulan ini, demi mengakomodasi dirinya, Danica harus mensterilkan apa pun yang dia lakukan. Bahkan saat berhubungan, dia harus memakai tiga lapis kondom dan tidak boleh melebihi batas waktu yang telah ditentukan. Begitu melewati batas itu, rasa mual akan muncul dalam hati Vega. Dia akan langsung menyuruh Danica keluar tanpa peduli apa pun. Namun, Danica tetap tidak pernah mengeluh. "Vega, aku yang telah berbuat salah. Aku akan menebusnya dengan baik ...." Mereka hidup damai selama setengah tahun. Tepat ketika Vega mengira gejala misofobianya sudah mulai berkurang dan ingin berdamai dengan Danica, dia malah mendengar suara keluhan Danica yang sengaja direndahkan dari ruang kerja. "Kamu belum pernah merasakannya. Sekadar mengantarkan buah saja harus pakai sarung tangan. Menyentuh sofa sedikit langsung harus dilap tiga kali pakai disinfektan." "Aku benar-benar muak sama dia!"
Setelah Badai Berlalu, Hidup Ini Belum Terlambat - undefined novels & stories
Wulan
Setelah sahabatku melahirkan, aku menggendong bayinya yang menggemaskan sambil bercanda. "Anak pintar, ini ibu angkat dan yang di sana itu ayah angkat." Tiba-tiba, Diego yang berdiri di sampingku menyahut. "Bukan ayah angkat, tapi Ayah." Aku mengira aku salah dengar. Akan tetapi, pria itu malah menarik sudut bibirnya dengan malas, lalu mengulangi ucapannya dengan santai. "Dia anakku." "Tepat di hari ayahmu meninggal, aku dan Shera tidur bareng semalaman. Kita bahkan menghabiskan satu kotak kondom." Tubuhku langsung membeku di tempat. Tenggorokanku terasa seperti disumbat timah, sampai tak bisa mengeluarkan suara. Butuh waktu lama sampai akhirnya aku bisa memaksakan beberapa patah kata keluar dari bibirku, "Tapi, kemarin kita baru resmi menikah." Diego tersenyum, merangkul bahuku sambil mencoba menenangkan. "Tenang aja, aku sama dia cuma sebatas teman tidur kok. Kalau memang mau nikah, dari dulu juga sudah kami lakukan." Setelah berkata begitu, dia berhenti sejenak. Lalu, dengan nada mengejek, dia menambahkan, "Shera belum cerita, ya? Kami pernah pacaran dan aku pria pertamanya."
Mengembalikan Cinta dan Benci ke Titik Nol - undefined novels & stories
Dby
Saat hamil 9 bulan dan tinggal menunggu persalinan, suamiku tiba-tiba menghilang dan hanya meninggalkan secarik surat. [Sayang, fenomena tujuh bintang sejajar yang hanya terjadi sekali dalam 77 tahun telah membuatku melakukan perjalanan waktu. Jangan khawatir, kita pasti bertemu lagi ….] Selama tiga tahun pernikahan, setiap kali ingin menemani cinta sejatiya berlibur, dia selalu menggunakan alasan-alasan konyol. Malam itu aku marah hingga mengalami kontraksi dini dan ketubanku pecah, lalu dilarikan ke rumah sakit. Saat diriku menahan rasa sakit kontraksi yang tidak tertahankan, dia sedang menemani Messy melihat aurora di Dorado. Ketika aku mengalami pendarahan hebat saat melahirkan dan berada di ambang maut, dia sedang menemani Messy menaiki balon udara. Saat mempertaruhkan nyawa dan akhirnya melahirkan putra kami, dia sedang berciuman mesra dengan Messy di bawah pesta kembang api Menara Arcelia. Beberapa hari sebelum anak kami genap 1 bulan, dia akhirnya pulang sambil membawa hadiah mainan seharga 20 ribu yang dibeli secara online. “Sayang, aku sudah kembali dari perjalanan waktu. Lihat, ini hadiah untuk putra kita. Mulai sekarang, kita akan hidup bahagia sebagai sebuah keluarga.” Saat itu aku benar-benar sadar dan kehilangan harapan. Pada hari pesta 1 bulan anak kami, aku pun menghilang tanpa jejak dan hanya meninggalkan sebuah surat. [Planet Avo memanggilku kembali ke planet asalku. Aku memilih meninggalkan ayahnya dan hanya membawa anakku. Jangan mencariku. Kita tidak akan pernah bertemu lagi ….]
Segala Harapan dan Kerinduan Hanyalah Kehampaan - undefined novels & stories
Ansa
Saat kandungannya memasuki usia empat bulan, Adeline Pramana mendapati suaminya, Morgan Purwa, membawa pulang seorang wanita yang sedang hamil tujuh bulan. "Adeline, Merry adalah istri rekan seperjuanganku. Suaminya baru saja meninggal dan meninggalkan dia serta anaknya. Aku benar-benar nggak tega melihat keadaan mereka. Tenang saja, dia cuma bakal tinggal sementara. Begitu dia menemukan tempat tinggal, aku bakal menyuruhnya pindah." Adeline yang berhati lembut pun menyetujuinya. Namun, tidak disangka, masa tinggal sementara itu berlangsung hingga dua bulan. Awalnya, Adeline tidak terlalu memedulikannya, hingga suatu malam ketika bangun, dia memergoki sebuah pemandangan yang sulit diterima. Dia berdiri di luar pintu selama tiga jam. Sementara itu, dua orang di dalam kamar melakukannya sampai tiga kali! Melihat ekspresi puas Morgan berulang kali, hati Adeline terasa seperti disayat pisau. Sejak hamil, pria itu tidak pernah lagi menyentuhnya dengan alasan takut membahayakan bayi dalam kandungannya. Namun, Merry Margana kini sudah hamil sembilan bulan, dan mereka masih bisa melakukannya sampai tiga kali! Adeline menghapus air mata di sudut matanya, lalu menelepon rumah sakit dan kedua orang tuanya secara terpisah. "Tolong jadwalkan operasi buatku. Secepat mungkin." "Ibu, Morgan selingkuh. Aku sudah memutuskan untuk bercerai dengannya, lalu pergi ke luar negeri menemui ayah dan Ibu. Bukannya ayah selalu ingin menyerahkan perusahaan kepadaku? Aku segera ke sana." Setelah menutup telepon, Adeline merobek cek senilai seratus triliun yang ada di tangannya. Uang itu diberikan ayahnya untuk mendukung proyek baru Morgan. Sekarang, dia tidak akan menghamburkan uang sepeser pun lagi untuk pria itu!
Angin membawa kenangan cinta 12 tahun - undefined novels & stories
Monal
Sejak Lukas ketahuan selingkuh, hal pertama yang aku lakukan setiap kali Lukas pulang ke rumah adalah memojokkannya di area pintu masuk dan memintanya melepas celananya, lalu aku menyemprotkan alkohol berkadar tinggi ke tubuh bagian bawahnya untuk disinfeksi. Lukas yang merasa bersalah, dengan mata merah, selalu menurut denganku, lalu dengan lembut membujukku agar tidak terus-terusan seperti ini. Tapi hari ini, dia pulang terlambat selama dua jam penuh. Begitu aroma parfumnya tertangkap oleh hidungku, aku seketika kehilangan kendali dan menarik sabuknya sekuat tenaga. “Terakhir kali, saat kamu pulang terlambat selama tiga puluh menit saja, kamu sudah tidur dengan satu wanita.” “Hari ini kamu terlambat dua jam. Cepat katakan! Pasti kamu tidur dengan empat wanita di luar sana, kan?” Setelah permintaan maaf Lukas yang ke-29 kalinya dan tetap tidak aku hiraukan, akhirnya Lukas mengangkat punggung tangannya yang masih memar karena infus, lalu berteriak putus asa kepadaku. "Cukup! Aku sampai hampir mati karena demam tinggi, tapi kamu bahkan tidak menanyakan keadaanku. Setiap hari kamu terus mengamuk, kapan semua ini akan berakhir?" "Aku cuma pernah tidur dengan orang lain satu kali dan itu karena mabuk, kan? Kamu pikir kamu sendiri sebersih apa?" "Pantas saja saat kamu umur enam belas tahun, kamu diseret ke gang belakang, pakaianmu dilucuti, dan dipermalukan! Sasa, wanita penuh kecurigaan dan prasangka buruk seperti kamu memang pantas menerima hal itu!” Botol semprot desinfektan jatuh dan pecah di sekitar kakiku. Bau alkohol menyengat, membuat tenggorokanku tercekat sampai tidak bisa mengeluarkan suara. Menatap sorot mata Lukas yang penuh rasa jengkel, aku tiba-tiba merasa sangat lelah. Sudahlah, aku tidak menginginkan hubungan yang sudah penuh retakan ini.
Istriku Mengambil Ginjalku Demi Cinta Pertamanya - undefined novels & stories
Anonima
Demi menyelamatkan cinta pertamanya yang menderita uremia, istriku, yang seorang hakim, dengan seenaknya memberikan salah satu ginjalku kepada cinta sejatinya. Aku menjelaskan kepada istriku bahwa aku menderita gagal ginjal. Aku pasti akan meninggal jika melakukan transplantasi ginjal lagi. Namun, istriku membentakku dengan penuh kebencian, "Penyakit Dennis sudah begitu parah, tapi kamu masih cemburu dan berusaha merebut perhatianku! Apa kamu nggak punya hati nurani?!" Atas desakan istriku, aku dikirim ke rumah sakit untuk menjalani transplantasi ginjal. Terakhir, karena gagal ginjal yang makin memburuk, aku meninggal secara tragis di sudut rumah sakit yang sepi.
Jalinan Cinta Ini Hanya Alat Pemuas Gairahnya - undefined novels & stories
Minnie
Lima tahun menjalin cinta diam-diam dengan adik sahabatku, ternyata baginya aku hanya alat untuk belajar mencintai ....
Mawar Layu di Musim Dingin Kedua - undefined novels & stories
Yusfa
Selama 8 tahun, aku selalu menemani Farrel Grattino menapaki kariernya di dunia penerbangan dari seorang kopilot hingga menjadi kapten. Di tahun tersibuknya, aku bahkan rela mengundurkan diri dari pekerjaan untuk memasak sesuai jadwal penerbangannya. Pernah suatu kali aku bertanya, "Suatu hari nanti apakah kau bisa mengajakku melihat langit di ketinggian sepuluh ribu meter yang selalu kau lihat? Sekali saja." Dia bahkan tidak menghentikan sumpitnya. "Itu tempat kerja, bukan taman hiburan." Aku menjawab, "Baik." Sejak saat itu, aku tidak pernah mengungkitnya lagi. Hingga suatu malam ketika sulit tidur, aku tanpa sengaja menemukan album foto yang dikunci dengan kata sandi di ponselnya. Di dalamnya ada lebih dari empat puluh foto, semuanya diambil dari sudut pandang kokpit. Hamparan lautan awan, matahari terbenam, pelangi ganda setelah hujan, hingga galaksi di langit pada ketinggian sepuluh ribu meter. Setiap foto pernah dia kirim kepada orang yang sama, dengan nama kontak berupa emoji beruang kecil. Foto terbaru diambil tiga hari yang lalu. Senja menyelimuti langit, sementara setengah bulatan matahari menggantung di ujung sayap pesawat. Dia menuliskan sebuah kalimat: [Pemandangan hari ini juga sangat indah. Nanti kalau kau datang, duduklah di kursi observasi sebelah kanan. Itu sudut pandang yang terbaik.] Orang itu membalas dengan emoji pelukan dan empat kata: [Tunggu saat aku cuti.] Aku mengembalikan ponselnya ke tempat semula tanpa mengubah kata sandi ataupun menghapus album fotonya. Fajar menyingsing, aku menyeduh kopi seperti biasa, lalu meminumnya dengan tenang. Setelah itu, aku membuka laptop, menulis surat pengunduran diri, dan memesan tiket pesawat menuju Baili. 8 tahun sudah berlalu. Akhirnya aku memutuskan untuk berhenti mengejar rute penerbangannya dan menunggu waktu makan bersamanya. Aku berhenti menjaga rumah yang kosong sambil menebak-nebak terbang ke mana dia saat ini. Jika langit di ketinggian sepuluh ribu meternya memang tidak memiliki tempat untukku, maka aku akan berpijak di bumi, menumbuhkan kehidupan dan menikmati senjaku sendiri.
Tanpa Lamaran Ke-101 - undefined novels & stories
Ehsan
Aku dan seorang aktris papan atas, pernah membuat sebuah janji. Asalkan aku melamarnya secara heboh sebanyak 99 kali dengan siaran langsung di seluruh internet, dia akan mengumumkan hubungan kami secara resmi pada lamaran yang ke-100. Namun, saat aku melakukan lamaran yang ke-100, dia malah menemani seorang aktor pendatang baru untuk berlatih teknik berciuman di atas kapal pesiar pribadi sambil tersenyum manis. Aku pun menjadi bahan tertawaan sepenuhnya. Dengan penuh rasa bersalah, aktris itu mengirimkan pesan kepadaku. [Pada lamaranmu yang ke-101, aku pasti akan menerimamu.] Kali ini, dia berdandan secantik bidadari yang turun dari kayangan dan masuk ke dalam ruang siaran langsungku. Namun, tepat di hadapannya, aku membakar 100 surat lamaran yang pernah kutulis untuknya, termasuk surat diagnosis kanker lambungku yang kusembunyikan di sela-sela surat itu. "Nggak ada lamaran yang ke-101 lagi, Nona Amanda."
Memilih Cinta yang Tepat - undefined novels & stories
Sekar
Saat Anya Hardian kembali sadar, dua sosok telah berdiri di hadapannya. Yang pertama adalah Juan Pratham, pria yang telah dia cintai selama sepuluh tahun, tetapi baru sehari yang lalu tiba-tiba mengakhiri hubungan mereka. Lalu, yang kedua adalah Raline Govinda, wanita yang telah mencuri hati pria itu, sosok yang kini menjadi cinta sejati Juan.
Gerimis Terakhir di Jianika - undefined novels & stories
C.H
Tepat pada tahun kesepuluh sejak aku terlempar ke dunia modern tanpa sengaja, sistem akhirnya menyadari keberadaanku sebagai sebuah anomali. Sistem bersiap mengirimku kembali ke dinasti asalku dan memberiku waktu tiga hari untuk berpamitan. Pada hari pertama, Viona Limawan memintaku merelakan pernikahan kami demi sahabat masa kecilnya. Aku tidak menangis atau membuat keributan. Aku hanya tersenyum, melepas cincin pertunangan, lalu mengembalikannya kepadanya. Hari kedua, dia membawa sahabat masa kecilnya pulang dan berkata ingin memberinya tempat tinggal. Aku menerimanya dengan tenang dan memilih mengalah. Hari ketiga, dia ingin mengajak sahabat masa kecilnya berbulan madu ke Jianika, tempat yang selama ini paling ingin kukunjungi. Aku tetap membantunya mengatur semua persiapannya dengan sabar. Namun, saat kendaraan yang membawa mereka melaju menuju Jianika, aku justru berbalik dan melangkah menuju arah pulangku sendiri. Mimpi yang bertahan selama sepuluh tahun akhirnya benar-benar usai.
Dia Bagai Pasir di Pelupuk Mataku - undefined novels & stories
Mohini
Saat istriku dinyatakan hamil, di perjalanan pulang tiba-tiba dia berkata kepadaku, "Ada sesuatu yang mau kukatakan." "Sebenarnya anak yang ada di dalam kandunganku adalah anak kakak ipar. Surat izin kelahirannya juga sudah selesai diurus." Senyum di wajahku langsung membeku. Dia mengeluarkan selembar hasil Tes DNA dari dalam tasnya. Pada kolom ayah benar-benar tertulis nama Felix Gondo. Dia berkata dengan nada yang begitu tenang hingga terasa mengerikan, "Hari itu kau demam tinggi dan tertidur di kursi belakang mobil. Kami melakukannya di kursi depan." "Di tempat aku duduk sekarang ini." Dalam sekejap, seluruh tubuhku seakan terjun ke dalam jurang es. Aku membuka mulut, tetapi tenggorokanku terasa seperti tersumbat sesuatu. Setelah mengatakan itu, Salma Kurniawan menatap perutnya yang mulai membesar. Setiap kata yang keluar dari mulutnya menusuk hatiku. "Kalau kau benar-benar nggak bisa menerimanya, aku bisa gugurkan. Tapi kuota surat izin kelahiran cuma ada satu. Kalau kesempatan ini hilang, kita berdua nggak mungkin punya anak lagi." "Sekarang, aku sudah mengatakan yang sebenarnya padamu. Membiarkan anak ini lahir atau nggak, kau yang putuskan."
Janji Bunga Magnolia di Atas Perahu - undefined novels & stories
Ges
Di Kota Muara Apung tempat tinggal kami, jika ada seorang pria ingin menikahi kekasihnya, maka dia perlu membuat sendiri sebuah perahu dayung sebagai mahar pernikahan. Pada saat perayaan tujuh tahun hubungan kami, pacarku yang bernama Agam Laguna sedang mengadakan upacara peluncuran untuk perahu barunya. Semua orang menyaksikan upacara itu dan bersorak gembira, jantungku berdebar kencang tanpa henti. Saat hendak naik ke perahu, aku tak sengaja mendengar dia dan sahabat-sahabatnya yang sedang mengobrol pelan. “Kalau kau beneran memberikan perahu ini pada Mina, apa kau tidak takut kalau Andin akan mengamuk?” "Benar, Andin itu sangat pemarah, jadi berhati-hati saja, jangan sampai keterlaluan." Pada detik berikutnya, suara santainya terdengar penuh tekad. "Tenang saja. Andin itu mudah dibujuk, dia sangat mencintaiku." "Apalagi di Kota Muara Apung, kalau ada wanita belum menikah sampai usia dua puluh delapan tahun, akan dianggap perawan tua. Dia tidak akan berani macam-macam." “Selain itu, akta nikahnya tetap untuk Andin dan perahu pernikahan ini untuk Mina. Jadi, ini sangat adil dan … anggap saja sebagai penyesalanku.” Apakah sebuah penyesalan jika harus mendaftarkan pernikahan denganku? Mudah dibujuk. Perawan tua. Kata-kata itu terasa menusuk telingaku. Tenggorokanku terasa gatal, tetapi aku tidak akan menangis. Aku mengeluarkan ponsel dan mengirim sebuah pesan. [Bu, aku akan menurut padamu. Sekarang umurku sudah dua puluh delapan tahun, aku tidak akan menunggu lebih lama lagi.]
Sedekat Cinta, Sejauh Ufuk - undefined novels & stories
Jisu
Pada hari kami mendaftarkan pernikahan, Celine Raharja berkata bahwa suami dan istri pisah kamar selama lebih dari seminggu, secara otomatis akan dianggap bercerai. Oleh karena itu, setiap kali kami bertengkar, begitu dia mengambil bantal dan pindah ke kamar tamu, aku selalu langsung merendahkan diri dan meminta maaf. Kalimat itu dia gunakan untuk mengendalikanku selama tiga tahun penuh. Di hari ulang tahunku yang ke-28, dia kembali melewatkan janji makan malam denganku karena seorang anak magang. Setelah pulang ke rumah, aku tidak menyambut kotak berisi kancing manset berlian yang dia sodorkan kepadaku. Dia mengernyit sambil menatapku cukup lama sebelum akhirnya berkata dengan dingin, "Apa di matamu ulang tahun yang bisa dirayakan setiap tahun lebih penting daripada nyawa manusia?" "Setelah mengantar Elio ke rumah sakit, aku sudah berusaha pulang secepat mungkin. Tapi kau masih saja membuat masalah!" "Julian, rasa cemburumu benar-benar membuatku takut!" Setelah mengatakan itu, dia berbalik dan berjalan menuju kamar tamu. Hanya saja ... kali ini aku tidak lagi mengejarnya.
Ketika Cinta Tinggal Kenangan - undefined novels & stories
Feli
Sehari sebelum ujian masuk perguruan tinggi, aku sengaja merekam sebuah video. Isinya adalah percakapan antara diriku sepuluh tahun lalu dengan diriku sepuluh tahun kemudian. Siapa sangka… Video itu benar-benar terhubung dengan diriku di masa depan. “Apa aku berhasil masuk program sarjana-magister terpadu di Universitas Kahyangan?” “Adam Lewis masih jadi sahabat terbaikku, ‘kan? Meski sifatnya menyebalkan, selain aku, memangnya ada orang lain yang mau memperlakukannya setulus ini?” “Kalau semuanya berjalan lancar, sekarang aku pasti sudah lulus S2.” “Aku juga pasti sudah menjalani kisah cinta dari bangku kuliah sampai ke pelaminan bersama Mika Damyong, ‘kan?” “Mungkin saja… kami bahkan sudah punya anak yang lucu.” “Aku sudah menyiapkan namanya sejak lama.” Aku membayangkan masa depan dengan penuh semangat. Namun, saat diriku sepuluh tahun kemudian mendengar nama Mika, emosiku langsung meledak. “Mika sengaja menyiapkan pena bertinta menghilang untukmu supaya Adam jadi juara umum tingkat kota!” “Kamu gagal masuk Universitas Kahyangan dan terpaksa mengulang ujian setahun kemudian!” “Di depanmu, Mika berpura-pura sedih.” “Dia bahkan setuju menjalani hubungan jarak jauh denganmu.” “Tapi begitu di kampus, dia justru terang-terangan berpacaran dengan Adam” “Mereka menjadi pasangan serasi yang membuat semua orang iri.” “Rafael Mananta…” “Kamu benar-benar bodoh!” “Kamu sudah diselingkuhi…” “Masih saja berterima kasih sama Adam karena sudah menjaga pacarmu!”
PREV
12345
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status