Novels
Short Stories

Genres

All
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Gairah
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

Characters

27
Pelakor×
All
Mandiri
Pelakor
Psikopat
Munafik
Wanita Kuat
Mafia
Istri Muda
Cinta Pertama
Kejam
Teman Masa Kecil
Dokter
Cinta Sejati
Pengasuh
Bestie
Pengganti
Guru
Bucin
Menantu
Sekretaris
Identitas Tersembunyi
Tetangga
Influencer
Vampir
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
Teman Sekamar
Show more

Plot & Setting

27
All
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Dewasa 18+
Menggoda
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Kriminal
Dunia Kerja
Perundungan
Penebusan
Sistem
Kehamilan
Nikah Kontrak
Cinta Lama Bersemi Kembali
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Kekuatan Super
Pusat Perhatian
One Night Stand
Petualangan
Show more

Themes

15
Plot Twist×
All
Plot Twist
Drama
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Manis
Obsesi
Toxic
Healing
Cinta Terpendam
Motivasi
Pusing
Kocak
Semangat
Multi POV
Show more

Pelakor Plot Twist Short Stories & Novels

Discover a collection of engaging Pelakor Plot Twist short stories with compelling plots and immersive storytelling. Perfect for readers seeking one-hour short stories and quick, immersive reads online.
Dihina Miskin, Aku Istri Konglomerat - undefined 소설 & 이야기
Lilia
Pada hari peringatan lima tahun kebersamaan kami, pacarku Luis Loren memberiku sebuah gelang yang harganya tidak sampai dua ratus ribu. Malam itu juga, dia membelikan sebuah kapal pesiar seharga 20 miliar untuk cinta pertamanya, Paula Santoso. Aku menolak gelang itu. Dia malah mengataiku tidak pengertian. "Aku memberikan hadiah pada Paula demi saham perusahaan, bukan karena aku masih memiliki perasaan padanya." "Kamu hanyalah orang miskin, aku sudah berjanji akan menikahimu, memangnya masih nggak cukup? Padahal ini adalah ujian terakhir untukmu, Ziva, kamu gagal." Aku mengakhiri hubungan kami. Dia langsung melamar Paula. Lima tahun kemudian, kami bertemu di sebuah hotel mewah, tepatnya tempat diadakan Konferensi Bisnis. Perusahaannya akan segera menjadi pemimpin industri, dia masuk dengan menggandeng Paula. Ketika dia melihatku, aku sedang berdiri di kolam air mancur dengan pakaian yang berantakan. "Ziva." Dia berkata dengan nada sinis, "Dulu, kamu menolakku. Kamu nggak menyangka setelah berpisah denganku, hidupmu akan lebih buruk dari pengemis, 'kan?" "Jangan kira karena kamu merekayasa pertemuan ini dan menunjukkan betapa menderitanya hidupmu, aku akan mengasihanimu dan membawamu pergi." Aku mengabaikannya. Berlian biru kesayangan putraku yang ayahnya berikan sebagai hadiah ulang tahun pertama tidak sengaja jatuh ke dalam air mancur. Putraku menangis tersedu-sedu, aku harus segera menemukan berlian biru itu.
Hari Aku Keguguran, Suami Pamer Anak Haram - undefined 소설 & 이야기
Nori Manis
Hari ketika aku keguguran dan mengalami pendarahan hebat, suamiku justru memamerkan foto telapak kaki bayi yang baru lahir di media sosialnya. Teks yang dia tulis berbunyi, "Selamat datang malaikat kecil, Ayah akan selalu menjagamu." Dengan tangan bergetar, aku menelponnya. "Anak kita sudah nggak ada, kamu bisa datang ke rumah sakit nggak?" Dari seberang terdengar tangisan bayi. Suaranya terdengar malas. "Kalau sudah begitu, kamu jaga kesehatanmu baik-baik. Yessy baru saja melahirkan, dia butuh aku. Aku nggak bisa pergi." "Dan yang sudah mati jangan rebut kasih sayang dengan yang masih hidup, ngerti nggak?" Dia langsung menutup telepon. Aku hancur di ranjang rumah sakit, akhirnya menghapus air mata, lalu menekan nomor musuh bebuyutannya, Lukas. "Nikahi aku, seluruh Grup Largi aku bawa jadi mas kawin. Aku cuma mau kamu jatuhin Fandi, kamu mau nggak?"
Cahaya yang Tertunda - undefined 소설 & 이야기
Penulis No. 7
Baru saja masa nifasnya usai, Winda Baskoro menggendong bayinya ke Dinas Kependudukan untuk mengurus kartu keluarga. "Pak, nama anakku Alex Harto." Petugas itu mengetik beberapa kali pada keyboard, tetapi dahinya makin berkerut. "Di kartu keluarga Tama Harto, sudah tercatat seorang anak bernama Alex Harto." Winda tertegun, mengira dirinya salah dengar. "Nggak mungkin, anak kami baru genap sebulan!" Belum selesai bicara, ponsel di sakunya bergetar. Saat dia membuka layar, terlihat foto dari asisten Tama, Sania Marsudi. Dalam foto itu, Tama merangkul pinggang Sania dengan tangan kiri, sementara tangan kanannya menggendong bocah laki-laki sekitar lima atau enam tahun. Ketiganya berdiri di depan gerbang TK, tersenyum begitu cerah hingga menyilaukan mata. Di papan nama yang tergantung di dada bocah itu, tertera jelas namanya, Alex Harto.
Perpisahan yang Kutandatangani - undefined 소설 & 이야기
Jahe Imut
Yasmin dan Petro telah melewati sebelas tahun bersama. Saat Yasmin mengira mereka akan menua bersama, Petro justru berselingkuh. Perselingkuhan itu berlangsung selama tiga tahun. Dengan seorang gadis yang wajahnya mirip 60% dengannya, lebih muda dan lebih segar. Saat Yasmin mengira tidak ada yang bisa lebih buruk dari itu. Anaknya, Haris, mengeluarkan surat pemutusan hubungan dan berkata bahwa Yasmin telah mengganggu kebahagiaan keluarga mereka. Jantungnya seperti dihancurkan tanpa ampun, Yasmin menandatangani kesepakatan cerai. Dia memutuskan untuk tidak lagi memiliki hubungan apa pun dengan ayah dan anak itu.
Nyawaku di Ujung Kematian Saat Dia Bersenang-senang - undefined 소설 & 이야기
Scarlett Flame
Di tahun ketika pacarku paling miskin, aku memutuskan hubungan dengannya. Beberapa tahun kemudian, dia menjadi bos mafia dan menggunakan segala cara untuk menikahiku. Semua orang berkata, aku adalah cinta pertama yang tak bisa dia lupakan, istri yang paling dia hargai. Namun belakangan, dia membawa pulang wanita yang berbeda setiap malam hingga aku benar-benar menjadi bahan tertawaan semua orang. Aku tidak menangis ataupun marah, hanya diam di kamarku sendiri. Aku tidak pernah mengganggu kesenangannya. Elton marah besar. Dia menciumku dengan kasar, lalu bertanya dengan suara rendah, "Kamu nggak cemburu?" Namun, Elton tidak tahu bahwa aku sedang sakit. Dia bisa membeli setengah kota dengan kekerasan, ancaman, dan uang. Dia bisa membeli kebebasanku, pernikahanku, dan terbenam dalam pelukan wanita lain setiap malam .... Namun, dia tidak tahu bahwa hidupku hanya tersisa tujuh hari lagi.
Bukan Bonekamu Lagi - undefined 소설 & 이야기
Bagel
Malam ketika Adriel diangkat menjadi bos Keluarga Mahendra, aku memberinya keperawananku. Dia adalah pewaris yang sudah dijodohkan denganku bahkan sebelum aku bisa bicara. Kami berciuman di depan jendela besar yang menjulang dari lantai sampai langit-langit, tubuh kami saling terjerat dalam panas lembap senja itu. Sentuhannya yang kasar dan tergesa-gesa membuatku sakit, tapi aku tidak menjauh. Bahkan rasa sakit itu terasa suci, seperti pengorbanan yang rela aku lakukan demi cinta. Tenggelam dalam panasnya momen itu, dia berjanji akan memberiku sepasang sepatu kristal paling indah, supaya aku bisa berdansa waltz pembuka bersamanya di upacara penobatannya keesokan hari. Tarian pertama selalu dipersembahkan untuk bos baru dan calon pengantinnya. Aku menangis bahagia, yakin bahwa tahun-tahun penantian diam-diamku akhirnya akan berakhir seperti dongeng. Tapi aku salah. Teramat salah. Keesokan paginya, aku memaksa tubuhku yang masih nyeri untuk keluar membeli ekspresso kesukaannya. Saat aku kembali, aku mendengar para lelaki bercanda. "Jadi kamu akhirnya tidur dengannya? Bagaimana rasanya bersama Vivian di malam pertamamu sebagai bos?" Suara Adriel terdengar malas penuh ejekan. "Wajahnya seperti malaikat, tubuhnya seperti iblis. Di ranjang, dia benar-benar seperti ular kecil yang menggoda." Ruangan itu langsung riuh oleh siulan-siulan genit. "Jadi, kamu benar-benar akan menikahinya, Bos Muda?" "Serius kamu pikir begitu?" Adriel mencibir. "Vivian cuma pemanasan. Setelah aku cukup berlatih, aku akan menaklukkan si putri es Keluarga Santoso. Kalau nanti aku bosan, aku selalu bisa kembali padanya dan menikahinya." Aku berdiri terpaku di ambang pintu, pandanganku mulai kabur, cangkir kopi di tanganku bergetar. Sebelum dunia gelap di mataku, aku sempat mengirim pesan sandi untuk Bos Indra Wijaya. [Om Indra, untuk promosi yang akan berlangsung tiga hari lagi, tolong pindahkan aku. Sejauh mungkin dari Adriel.]
Penungguan Berakhir Pahit - undefined 소설 & 이야기
Venus
Cecil Wijaya dan Bryan Jayadi akan menikah setengah bulan lagi. Namun, di saat seperti ini, Bryan kembali berniat menunda pernikahan mereka. Hanya karena penyakit adik tiri Bryan, Yovita Baskara, kambuh lagi. Wanita itu menangis meminta Bryan meninggalkan segalanya untuk menemaninya pergi ke Malde melihat laut. Pernikahan ini sudah dipersiapkan selama dua tahun, jadi Cecil tidak berniat menunggu lebih lama lagi. Karena Bryan tidak ingin menikah, Cecil akan mengganti mempelai prianya.
Ahli Waris yang Terlupakan - undefined 소설 & 이야기
KarenW
Obat-obatan itu menghilang pada saat salah satu transaksi keluarga kami, dan semua orang tahu itu kesalahan adik tiriku, Emily. Sekarang, pihak saingan kami menuntut seseorang dikirim kepada mereka, ditahan sebagai sandera sampai utang itu dilunasi. Tunangan dan keluargaku semuanya sepakat bahwa orang itu harus aku. "Emily sudah terluka dalam misi itu, kamu lebih kuat. Kamu pasti bisa mengatasinya sementara kami mencari solusinya." Aku tahu saat ini akan tiba, makanya aku menandatangani namaku. Dalam lima hari, aku akan dikirim pergi. Aku telah memutuskan bahwa tidak peduli apa yang terjadi, entah aku hidup atau mati, aku sudah muak dengan keluarga dan tunanganku. Pada hari-hari terakhir itu, aku memberikan semua yang aku miliki. Mengenai kasino? Kuberikan pada adik angkatku yang selalu mengincarnya dengan iri. Uang di rekeningku? Untuk ayahku yang tidak pernah melewatkan kesempatan untuk mengingatkanku betapa tidak bergunanya aku. Cincin pertunangan? Kukembalikan pada pria yang selama ini hanya pura-pura. Mereka tidak menyadari ada yang janggal. Mereka hanya tersenyum, senang karena tiba-tiba aku menjadi penuh perhatian. Ketika mereka menyadari aku telah pergi untuk selamanya, dan Emily yang rapuh adalah kehancuran bagi mereka, apakah mereka masih akan tersenyum seperti itu? Apakah mereka masih akan terlihat begitu puas?
Ditinggal di Pelaminan - undefined 소설 & 이야기
Tina
Pada hari pernikahan, pacarku terang-terangan kabur dari pernikahan demi menemani sahabat masa kecilnya yang hamil di luar nikah, melahirkan. Seiring dengan tatapan mengejek para tamu undangan, aku melepas tudung pengantin dan pergi ke rumah sakit, menuntut penjelasan darinya. Namun aku justru melihatnya menggendong bayi yang baru dilahirkan sahabatnya itu, dengan penuh kasih di matanya. Sahabatnya sengaja bertanya, “Kak Candra, hari ini kan hari pernikahanmu. Kamu datang menemani aku melahirkan, bagaimana kalau Feli marah?” Kemudian Candra menjawab, “Pernikahan bisa diadakan kapan saja. Tapi soal kamu melahirkan, aku tidak bisa tenang kalau kamu sendirian di rumah sakit.” “Mulai sekarang aku adalah ayah dari anak ini, aku tidak akan biarkan siapa pun mengganggu kalian berdua.” Beberapa waktu kemudian, ketika aku memilih menikah dengan orang lain, Candra justru menerobos masuk ke pernikahanku seperti orang gila, memohon agar aku memberinya satu kesempatan lagi...
Cinta Aliansi, Cinta Transaksional - undefined 소설 & 이야기
H.S.X
Di lingkungan para konglomerat, ada sebuah aturan tak tertulis, yaitu pasangan yang menikah karena aliansi keluarga boleh saja punya kehidupan masing-masing di luar. Namun, apa pun yang dibelikan untuk selingkuhan, wajib dibelikan juga untuk pasangan sah di rumah. Dean Ramosh adalah orang yang sangat berprinsip. Jadi bahkan setelah Keluarga Syahrina bangkrut, dia tetap teguh mematuhi aturan itu, bahkan memberikannya seratus kali lipat demi menghargai Calista Syahrina. Jika kartu selingkuhannya menerima uang saku 200 juta per bulan, kartu Calista harus stabil menerima 20 miliar. Baru saja Dean menghadiahi selingkuhannya perhiasan senilai dua miliar, dia langsung mengirimkan Calista sebuah cincin zamrud antik bernilai 200 miliar. Para nyonya kalangan elite yang sudah terbiasa melihat laki-laki hidup hedon bersama wanita simpanan, memang menghela napas prihatin melihat drama asmara antara Calista dan Dean yang sempat membuat heboh seantero kota. Namun, mereka tetap saja tak tahan untuk memberi saran bahwa Calista seharusnya belajar untuk merasa bersyukur. Bersyukur? Tentu saja Calista merasa bersyukur. Oleh karena itu, di hari ketika Dean terang-terangan memberikan sebuah rumah di pinggiran kota yang nilainya tak seberapa kepada selingkuhannya, Calista juga menerima sertifikat Vila Northcoast No. 1 dari tangan Dean sambil berkata, "Sepertinya aku tiba-tiba merasa agak bosan. Gimana kalau kita bercerai?"
Selingkuh Berkedok Berbakti - undefined 소설 & 이야기
Anonim
Pacarku bilang dia tidak gila hubungan pria dan wanita, juga tidak suka disentuh. Kami sudah berpacaran selama lima tahun, tetapi hubungan kami hanya sebatas berpegangan tangan dan berpelukan. Bahkan, meski kami tidur di ranjang yang sama, dia menolak untuk menyentuhku. Aku pikir, dia memang orangnya dingin. Namun, kemudian, dia malah ingin punya anak dengan putri mentor yang pernah berjasa untuknya. Pacarku bilang, "Aku cuma pinjamkan spermaku padanya. Ini permintaan terakhir guru. Aku nggak bisa nolak." "Lagian, cuma aku satu-satunya teman Anna." Aku tersenyum tipis. "Nggak perlu dijelaskan. Aku mendukungmu." Tidak ada gunanya berdebat tentang benar dan salah dengan orang yang sudah tidak dicintai lagi.
Aku yang Tuli Dikhianati Suami dan Putri - undefined 소설 & 이야기
Dolly
Di pesta, putriku sengaja berkata dengan lantang kepada suamiku, "Papa, Bibi Davina lagi hamil anakmu. Apa itu berarti kita akan tinggal bersamanya mulai sekarang?" Suamiku meletakkan seporsi steik di depanku sambil menjawab pelan, "Aku dan mamamu pernah buat perjanjian, siapa pun yang berkhianat duluan harus lenyap dari dunia orang yang satunya lagi untuk selamanya." "Aku nggak sanggup tanggung konsekuensi itu, makanya aku merahasiakannya dengan baik. Setelah bayi itu lahir, aku juga nggak akan biarkan mereka muncul di depan mamamu." Seusai berbicara, suamiku menggunakan isyarat tangan untuk memberitahuku bahwa dia akan selalu mencintaiku. Namun, dia tidak memperhatikan mataku yang memerah. Suamiku tidak tahu bahwa telingaku telah sembuh dari seminggu yang lalu. Dia juga tidak tahu aku sudah menemukan perselingkuhan mereka. Dia lebih tidak tahu lagi bahwa aku telah diam-diam membeli tiket pesawat untuk mengajar di Thaken. Setelah semua dokumennya selesai diurus dalam tujuh hari, aku akan menghilang sepenuhnya.
Sepucuk Surat Cerai Memisahkan Kita Selamanya - undefined 소설 & 이야기
Makjos
Demi membuatku keguguran, putraku yang baru berusia enam tahun, Jack, sengaja menipuku agar memakan kue yang memicu alergiku. Di depan ranjang rumah sakit, dia bersembunyi di balik punggung suamiku, Steven Keraf. Dengan raut wajah kaku, Jack menolak untuk mengaku salah dan berkata, "Nenek bilang kalau Mama melahirkan adik perempuan, Mama nggak akan jadi cerai dengan Papa. Aku nggak mau Mama jadi mamaku lagi, aku lebih suka Tante Bianca!" Steven menimpali dengan nada dingin, "Kita bisa punya anak lagi. Soal Bianca ... dia memang lebih cocok mendidik Jack dibandingkan dirimu." Hatiku mati total. Keesokan harinya, begitu keluar dari rumah sakit, aku pulang dan mengosongkan seluruh barang milikku. Hanya tersisa sepucuk surat perjanjian cerai dan surat pemutusan hubungan ibu dan anak dengan Jack.
Saat Kau Pergi Tanpa Mengucap Kata Perpisahan - undefined 소설 & 이야기
Rain
Suamiku, seorang komandan resimen, akhirnya setuju aku ikut ke kesatuan, dengan satu syarat… Anak kami tak boleh memanggilnya ayah. Delapan tahun kami menjalani pernikahan rahasia. Delapan tahun pula aku tinggal di desa, merawat kedua orang tuanya. Setelah kedua mertuaku meninggal dunia, aku dan anakku memohon padanya agar kami bisa ikut bersamanya ke kesatuan. Dia setuju… Tapi dengan satu syarat! “Setibanya di kesatuan nanti, status kalian hanyalah kerabatku dari kampung,” ucapnya dingin. Saat itulah aku mengerti… Ternyata, di kesatuan sana, dia sudah memiliki keluarga lain. Akhirnya, aku membawa anakku pergi tanpa menoleh sedikit pun. Dan pria yang dikenal dingin itu… Justru tampak panik.
Cahaya Hidupku - undefined 소설 & 이야기
Macha
Perempuan simpanan Ervando sedang merajuk lagi. Ervando menyerahkan Surat Perjanjian Cerai padaku. "Tandatangani saja, cuma formalitas untuk menenangkan cewek itu." Aku mencengkeram ujung rokku erat-erat, mengangguk. Dengan tenang aku menandatangani namaku. Saat pergi, aku mendengar teman-temannya bercanda, "Dia ini sungguh penurut, ya? Jangan-jangan kalau kamu suruh dia ambil akta cerai pun, dia bakal diam saja tanpa protes?" Ervando dengan senang hati menyalakan sebatang rokok. "Mau bertaruh?" Mereka bertaruh bahwa sebulan kemudian di kantor catatan sipil, aku akan menangis tersedu-sedu, tetapi tetap patuh, tanpa keluhan menukar akta nikah dengan akta cerai. Aku menggenggam ponselku, tidak bersuara. Hanya membalas pesan yang baru saja masuk: [Kalau begitu, kamu menikah saja denganku, apa nggak bisa?] [Bisa.]
Cinta yang Tak Mungkin Kembali - undefined 소설 & 이야기
Rain
Setelah ayah meninggal, aku memutuskan untuk bercerai dari suamiku yang seorang komandan batalion, dan menetap selamanya di desa pegunungan kecil ini. Hari pertama, aku menipu suamiku agar menandatangani surat permohonan cerai. Hari kelima, aku mengajukan surat pengunduran diri ke unit tempatku bekerja sebelumnya. Hari ketujuh, aku memasak semeja penuh hidangan lezat untuk berpamitan dengan semua teman. Declan mengerutkan kening dan menyalahkanku karena memasak hidangan yang tidak disukai oleh cinta pertamanya sejak kecil. Aku berdiri, mengangkat gelas, dan bersulang dengan cinta pertamanya itu. Mulai sekarang, Declan dan aku tidak lagi memiliki hubungan apa pun. Setengah bulan kemudian, aku bertemu kembali dengan Declan yang baru pulang dari tugas di desa pegunungan kecil ini. Hanya saja kali ini, angin malam pedesaan membuat kedua matanya memerah.
Gunung dan Sungai Takkan Bertemu Lagi - undefined 소설 & 이야기
Wangsa
Pada tahun kesepuluh pernikahan kami dengan sang pianis genius, aku terserang sebuah penyakit aneh. Sebulan yang lalu, demi menjaga adik iparnya yang sedang sakit, suamiku absen dari pesta ulang tahunku. Aku yang setiap hari menunggunya pulang, kali ini aku lupa menunggu dan tidur lebih awal. Setengah bulan yang lalu, suamiku membawa adik iparnya menghadiri sebuah pertunjukan penting. Aku yang biasanya pencemburu, kali ini tidak marah sedikit pun dan hanya pulang ke rumah dengan tenang. Tiga hari yang lalu, aku jatuh sakit dan demam tinggi. Suamiku bergegas pulang dari luar kota, tetapi ternyata hanya untuk merawat tangan adik ipar yang melepuh karena tersiram air panas. Setelah bertemu di rumah sakit, aku yang biasanya mudah cemburu, justru merasa tenang secara luar biasa. Aku melupakan janji kami untuk menua bersama, juga melupakan kata-katanya dulu yang bilang bahwa dia akan merasa sangat sedih meski kulitku hanya lecet sedikit. Hingga saat suamiku mengatakan ingin menjemput adik iparnya untuk tinggal di rumah dan merawatnya seumur hidup, ingatanku mulai memudar dan aku memanggil Sistem. "Aku mau pulang."
Kuharap Kamu Tak Selamat Hari Itu - undefined 소설 & 이야기
Jisan
Saat berusia sembilan tahun, aku terkena gelombang kejut dari ledakan saat menyelamatkan Andre Yunandi, dan sejak itu aku memakai alat bantu dengar. Dia merasa sangat bersalah. Dia berinisiatif melamarku, bersumpah dengan mata merah, “Dik Tasya, aku akan melindungimu seumur hidupku.” Tetapi di tahun saat kami berusia delapan belas tahun. Demi lulus tes di depan gadis idaman sekolah, Andre sendiri melepas alat bantu dengarku. Di depan gadis idaman sekolah itu dan teman-teman sekelasku, dia berkata dengan nada jijik, “Si Beban, aku sudah muak denganmu sejak lama.” “Tahun itu, saat kamu berusia sembilan tahun, aku benar-benar berharap kamu tidak diselamatkan dan justru meninggal.” Aku menggenggam laporan pemulihan telingaku, tak mengucapkan sepatah kata pun. Sesampainya di rumah, aku diam-diam mengubah pilihan seleksi nasional berdasarkan tes-ku. Setelah itu, aku pergi bersama orang tuaku ke rumah Andre untuk membatalkan pertunangan. Andre, mulai sekarang, pertemuan kita berakhir di sini. Aku dan kamu, tak perlu lagi bertemu.
Baru Tiga Hari Dinas, Anakku Sudah Punya Ibu Baru - undefined 소설 & 이야기
Sansan
Pada hari ketiga dinas di luar provinsi, grup WhatsApp wali murid putraku yang sudah lama sepi tiba-tiba kedatangan seorang anggota baru. Saat aku mengeklik pesan suara yang dikirimnya, terdengar suara wanita yang asing dan manis. "Halo semuanya, saya guru bahasa Indonesia baru di sekolah ini, sekaligus ibunya Daniel. Mohon bimbingannya, semuanya!" Seluruh tubuhku kaku. Aku mengeklik daftar anggota grup dan membandingkannya berulang kali. Putraku bernama Daniel. Dia adalah ibu Daniel, lalu aku ini siapa? Aku segera menelepon suamiku, "Apa ada orang yang salah masuk ke grup wali murid anak kita?" Di ujung telepon, suaranya sempat terhenti sejenak, lalu dia tertawa seolah tidak terjadi apa-apa. "Oh, mungkin salah masuk. Ada banyak anak di sekolah, nama yang sama itu wajar. Ada apa memangnya?" Aku menjawab tidak ada apa-apa sambil tersenyum. Namun, setelah menutup telepon, malam itu juga aku langsung memesan tiket pesawat dan terbang menuju sekolah putraku.
Harga Mahal dari Sebuah Mangga - undefined 소설 & 이야기
Sansan
Saat aku berusia tujuh tahun, wanita cantik yang dibawa pulang oleh ayahku memberiku sekotak mangga. Hari itu, sambil melihatku menyantap mangga dengan lahapnya, ibuku membubuhkan tanda tangannya di atas surat cerai, lalu melompat dari gedung untuk mengakhiri hidupnya. Sejak saat itu, mangga menjadi mimpi burukku seumur hidup. Oleh karena itu, di hari pernikahan kami, aku berkata kepada suamiku, Edwin Faresta, "Kalau suatu saat kamu mau cerai, kasih saja aku buah mangga." Suamiku memelukku tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Namun, sejak saat itu, mangga juga menjadi hal yang tabu bagi dirinya. Pada malam Natal di tahun kelima pernikahan kami, teman masa kecil suamiku meletakkan sebuah mangga di atas meja kerjanya. Hari itu juga, suamiku mengumumkan pemutusan hubungan dengan teman masa kecilnya, Rani Delana dan memecat Rani dari perusahaan. Pada hari itu, aku merasa bahwa dialah pria yang memang sudah ditakdirkan untukku. Hingga setengah tahun kemudian, aku kembali dari luar negeri setelah berhasil menegosiasikan kontrak kerja sama senilai dua triliun. Di pesta perayaan itu, suamiku menyodorkan segelas minuman kepadaku. Setelah aku meminum setengahnya, teman masa kecil suamiku, yaitu wanita yang dulu diusirnya dari perusahaan itu, berdiri di belakangku dan bertanya sambil menyeringai, "Apa jus mangganya enak?" Dengan wajah penuh rasa tidak percaya, aku menoleh ke arah Edwin, suamiku. Namun, Edwin justru menahan tawa dan berkata, "Jangan marah ya. Rani bersikeras memintaku untuk mengerjaimu sedikit." "Aku kan nggak kasih kamu buah mangga. Aku cuma kasih kamu sebotol jus mangga saja." "Lagi pula, menurutku Rani benar. Kamu nggak mau makan mangga itu cuma karena kamu banyak tingkah aja." "Lihat sendiri, 'kan? Tadi kamu meminumnya dengan sangat senang." Wajahku langsung menjadi dingin. Aku mengangkat tangan dan menyiramkan sisa jus mangga itu ke wajah pria itu, lalu berbalik pergi. Ada beberapa hal yang selamanya tidak akan pernah menjadi bahan candaan. Mangga bukan sekadar lelucon dan niatku untuk bercerai juga bukan candaan.
PREV
12345
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status