Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
100 Days To Launa

100 Days To Launa

Perasaan yang entah kapan ada. Keterikatan darah karena saudara menjadi pembatas akan kekaguman Jenara pada kakaknya itu. Yah, Jenara telah lama menyukai Gama, semenjak menginjakkan kaki saat berumur 8 tahun. Bagaimana Gama selalu memperhatikan hal-hal kecil yang Jenara suka. Berhasil menumbuhkan benih cinta yang tidak seharusnya ada di antara mereka.
10950 viewsOngoingAdded to Library 32 Times as 1095 days
Read
+Library
Days to Remember

Days to Remember

Ani menyentuh pundakku. "Aku pingsan berapa lama? Apel pagi udah selesai?" tanyaku teringat sesuatu. "Aku kurang tahu kami udah pingsan berapa lama, yang pasti di sini kami udah sekitar 20 menitan sebelum sadar. Kamu juga agak lama dibawa ke sini tadi, mungkin sekitar 30 menitan?" jawab Ani menerka.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as 1095 days
Read
+Library
90 Days To Fall In Love

90 Days To Fall In Love

“Dan kalau selama tiga bulan saya tidak jatuh cinta denganmu?” “Aku akan menyerah, kamu bisa membatalkan pertunangan ini dan aku akan pergi dari kehidupan kamu” ucapku bergetar seraya menggigit bibir bawahku menahan air mataku yang sejak tadi aku tahan agar tidak jatuh. “Selamanya” sambungku “Baiklah kalau kamu ingin seperti itu” katanya. “Akan saya kasih kamu waktu tiga bulan dimulai dari sekarang ” desis Max menyeringai simpul.
1012.0K viewsOngoingAdded to Library 468 Times as 1095 days
Show Reviews (52)
Read
+Library
Hi you
Hallo pembaca 90 DTFIL, buku ini akan di Sambung bulan February nanti ya ~ Saya sedang merevisi total jalan cerita ini, agar lebih manis lagi. Jadi tolong di baca dari awal lagi ya nanti Reades nyaman bacanya Terima kasih sudah mau membaca dan menunggu cerita ini. Love, Hi you ...
Zaiza
Mana lanjutan ceritanya thor.. Reminder to all author please update nya jangan lama jika boleh update alasannya.. supaya membaca ceritanya jadi tidak lupa.. kerana if lama tidak diupdate boleh lupa jalan cerita..
Read All Reviews
ISTRI 365 HARI

ISTRI 365 HARI

00 malam. "Baru juga satu hari Nyuk! Tapi so far so good sih!" jawab Kara riang. Selanjutnya mereka hanyut dalam obrolan panjang hingga satu jam lamanya. Kara menyudahi panggilan karena ia harus mandi dan bersiap untuk ke kantor Bagas dan ke WalMart.
1015.4K viewsCompletedAdded to Library 478 Times as 1095 days
Read
+Library
Another day

Another day

Isak Gevan. Alea terdiam setelah mendengar penjelasan Gevan, matanya memerah seolah menahan tangis. Selangkah demi selangkah dia berjalan menghampiri Gevan dengan tatapan yang begitu sayu. "Alea, tidakkah kau merindukanku? Aku bahkan sangat tersiksa karna berada jauh darimu selama 8 tahun terakhir lalu, bagaimana bisa kamu baik-baik saja dan bahkan lupa semua tentangku, tentang pertemuan kita?" tanya Gevan.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as 1095 days
Read
+Library
10 Years Ago

10 Years Ago

NEW YEAR “Semua orang memiliki harapan yang ingin dicapai setiap tahunnya. Dan semoga Semesta mempermudahmu mencapai harapan itu.” ✈✈✈ Ini adalah malam terakhirmu, 2005. Melewati 365 hari dengan rasa duka dan rasa cita. Kami merasakan tumbuh, gagal, lalu bangkit, dan berakhir dengan keberhasilan. Perjalanan panjang itu terasa begitu cepat dan singkat.
1014.9K viewsOngoingAdded to Library 327 Times as 1095 days
Read
+Library
1095 Days!

1095 Days!

Gadis itu meraih ponselnya dan segera membuka pesan. “Aku nggak tahu, Nai, mungkin aku setahun di sini.” “Tunggu aku ya, Nai?” “Aku pasti pulang ke Indonesia kok.” Naira langsung syok setelah membaca pesan dari Gibran hanya terdiam dan tanpa tersadar air matanya meneteskan air mata. Padahal hampir satu tahun Gibran pergi dan sekarang sudah bulan ke sembilan. Tapi kenapa Gibran tidak juga kembali? Naira mematikan ponselnya karena tidak tahu harus menjawab apa. Ponselnya berbunyi berkali-kali namun Naira tidak memperdulikannya karena sedang menangis menahan rindu.
105.9K viewsCompletedAdded to Library 135 Times as 1095 days
Read
+Library
Genap 100 kali

Genap 100 kali

Ketika menjawab telepon, aku salah menekan, dan telepon menjadi mode speaker. Nada penuh emosi dari Dion menggema di seluruh ruangan rawat pasien. “Nana, apa maksudmu begini?” “Kita sudah sepakat jam 9 bercerai, sekarang sudah jam 12 siang. Kali ini alasan apa lagi yang kamu buat agar tidak bercerai?” Di bawah tatapan aneh perawat, aku menahan diri sekuat mungkin untuk tidak gemetar, lalu menjawab pelan, “Aku di rumah sakit.”
2.6K viewsCompletedAdded to Library 81 Times as 1095 days
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status