Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri yang Terpaksa Kau Nikahi

Istri yang Terpaksa Kau Nikahi

protesnya kemudian. "Lihatlah," katanya menunjuk jam dinding dengan dagunya. Jam itu menunjukkan pukul setengah dua belas malam. "Sudah larut, Ra. Ayo tidur," ajaknya kemudian Gamma naik ke kasur.
9.8965.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29.9K kali sebagai 12:22
Tampilkan Ulasan (71)
Baca
+Pustaka
Sinar Rembulan
Terima kasih kepada kakak-kakak yang telah membaca cerita Istri yang Terpaksa Kau Nikahi ini. Jangan lupa vote dan komen ya! See you di cerita yang baru 🤍 untuk visual character tokoh dalam buku ini bisa kunjungi IG author di @sinarrembulann. Thank you.
Aurora Aurora
nyesek baca di bab 99 RUNTUH... Hiks...hiks .. ikut nangis... terharu nyesek banget , Uda ga jujur di awal berjuang sendiri untuk mencintai, tapi belum dapat kepastian dari Gama ... yang masih belum bisa lepas dari masa lalunya.. Memang ga enak kalau hadir bukan sebagai orang yang pertama...
Baca Semua Ulasan
Dekapan Panas Kakakku

Dekapan Panas Kakakku

“Kereta Malam — Kota Bunga — Berangkat 22.00.” Jam di papan itu menunjukkan pukul 22.15. Lima belas menit yang lalu kereta sudah berangkat. Hanson menutup matanya sekejap lalu membukanya lagi. Papan itu masih menunjukkan hal yang sama. Ia sudah terlambat lima belas menit. Hanson meraih ponselnya. “Andhika!” Andhika mengangkat di nada pertama seperti biasanya. “Boss?”
1014.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 333 kali sebagai 12:22
Baca
+Pustaka
Adik Angkatku Istri Kedua Suamiku

Adik Angkatku Istri Kedua Suamiku

Sudah sekitar 20 menit ia menatap layar ponselnya yang gelap, seperti sedang menunggu pesan dari seseorang. Jam dinding di ruang tamu menunjukkan pukul 11:15, jarum panjang berhenti di angka 11 dan jarum pendek berhenti di angkat tiga. Lampu ruang tamu yang mnyala, diluar rumah hanya diterangi oleh lampu dari tetangga dan lampu teras rumahnya. Hal tersebut menandakan bahwa saat ini sudah pukul 11:15 malam, atau 23:15. Seharusnya, wanita itu sudah tertidur di kamar bersama Arlantio yang sudah terlelap dua jam yang lalu.
107.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 216 kali sebagai 12:22
Baca
+Pustaka
Dari Istri Terhina Menjadi Kesayangan Penguasa

Dari Istri Terhina Menjadi Kesayangan Penguasa

Dua orang itu pasti sedang panik sekarang. Senja mengangkat matanya ke arah jam dinding. Hampir pukul dua belas siang. Senyum lebar perlahan muncul di wajahnya. Ia bisa membayangkan wajah Ardan saat ini. Acara sudah hampir selesai, namun Senja belum juga muncul. "Sepertinya ini sudah waktunya, aku datang. Tunggulah sebentar lagi,"
1013.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 494 kali sebagai 12:22
Baca
+Pustaka
CINTA DIBALIK CADAR

CINTA DIBALIK CADAR

lanjut Anggia memberi penjelasan. Mata Reyhan yang masih kabur langsung menengok arah jam dinding. Pukul 22.20 WIB. Ternyata dia tertidur cukup lama tadi. Pikirnya. "Kakak maukan anterin aku? Nggak lama kok, pleaseeee..."
9.723.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 568 kali sebagai 12:22
Baca
+Pustaka
Suami Tukar Tambah

Suami Tukar Tambah

Terlihat lampu ruang tamu masih menyala dan masih terdengar suara orang berbicara meski samar. Langkah kaki Reka terhenti ketika berada di depan gerbang. Dahinya mengerut seketika. Netranya melirik jam tangan yang tersembunyi di balik ujung kemejanya. Waktu menunjukan pukul dua belas malam. "Ka- kamu? Sedang apa di sini?" ucapnya.
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai 12:22
Baca
+Pustaka
Sikap Suami Yang Berbeda Padaku

Sikap Suami Yang Berbeda Padaku

Ku baringkan Mawar di tengah tempat tidur. Jarum jam sudah menunjukkan pukul dua belas lewat lima belas menit malam. Ponselku tidak sengaja terjatuh di bawah tempat tidur. Tubuhku menunduk untuk meraih ponsel. Rupanya ponselku berada tepat di tengah.
1039.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai 12:22
Baca
+Pustaka
Kontrak Hasrat Tuan Presdir

Kontrak Hasrat Tuan Presdir

“Memangnya sekarang jam berapa?” Setengah menguap, Gin menengok ke arah jam dinding, hanya sebentar setelah mendapatkan angka pria segera kembali pada pelukannya. “Dua belas.” Sejak pukul tujuh Yura menunggu, tetapi tidak ada tanda-tanda Gin akan menampakkan batang hidungnya. Hingga pukul sebelas malam Yura menahan kantuk lalu menyerah dan memilih melelapkan diri di pembaringan.
1087.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai 12:22
Baca
+Pustaka
Petaka Malam Tahun Baru

Petaka Malam Tahun Baru

#Petaka_Malam_Tahun_Baru Bab 24 (Kebohongan Seno) “Terminal, terminal, terminal!” Terdengar teriakan dari kernet bus, aku segera membuka mata dan melirik jam di pergelangan tangan yang sudah menunjuk ke arah 13.00. Segera kuambil tas ransel lalu bangkit dari tempat duduk. Seno terlihat masih tertidur, aku tersenyum miring lalu melangkah pelan melewati tubuhnya kemudian turun dari kendaraan roda banyak itu.
1014.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 513 kali sebagai 12:22
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status