SUJUD TERAKHIR EMAK
Tak lama, pintu terbuka, menampilkan sosok Mak Asih dengan senyum ramahnya.
“Sita… ada apa, Nak?” tanya Mak Asih lembut.
Sita tersenyum, meski hatinya terenyuh melihat wajah lelah itu. “Aku cuma mau nganter makanan, Mak. Ini ayam goreng sama tempe orek. Takut Mak Asih bosan makan sayur bening terus.”
Mak Asih terkekeh pelan, tapi Sita bisa melihat bagaimana matanya sedikit berkaca-kaca. “Wah, nggak usah repot-repot, Nak. Emak cukup sama sayur bening aja…”