Di Ujung Senja
“Oleh karena itu sebelum semuanya makin dalam, aku mau mundur, Yud. Aku memilih setuju hendak kamu kenalkan sama residenmu itu, siapa namanya?”
“Amanda Ginanjar, janda anak satu, laki-laki masih berumur enam tahun,” jelas Yudha sebelum Adnan bertanya lebih lanjut.
“Cerai kenapa?” Adnan benar-benar penasaran, ia sudah pernah gagal tentu ia tidak ingin gagal lagi bukan?
“Suaminya dulu otoriter dan suka main tangan,” Yudha merogoh saku celananya, mengeluarkan iPhone miliknya dan menyodorkan foto wanita itu kepada Adnan.