Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DIARY SKIZO

DIARY SKIZO

Tanpa kubaca isinya, aku penasaran mengenai titi mangsanya. Kuscrool sampai bawah, tak ada titi mangsa. Di sana hanya tertulis, Gadisku Beraroma Dupa - Ida Ayu Ambarukmi. Siapa itu? Apa Mas Ichsan juga memiliki kehidupan lain di dunia maya? Cepat-cepat kukembalikan kursor ke atas, berniat membaca postingan itu. Sebuah puisi berbentuk paragraf dengan kalimat lugas dan minim majas. Kaff pernah bilang, yang seperti itu namanya senandika.
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai 5 judul puisi dan pengarangnya
Baca
+Pustaka
Di Ujung Senja

Di Ujung Senja

“Oleh karena itu sebelum semuanya makin dalam, aku mau mundur, Yud. Aku memilih setuju hendak kamu kenalkan sama residenmu itu, siapa namanya?” “Amanda Ginanjar, janda anak satu, laki-laki masih berumur enam tahun,” jelas Yudha sebelum Adnan bertanya lebih lanjut. “Cerai kenapa?” Adnan benar-benar penasaran, ia sudah pernah gagal tentu ia tidak ingin gagal lagi bukan? “Suaminya dulu otoriter dan suka main tangan,” Yudha merogoh saku celananya, mengeluarkan iPhone miliknya dan menyodorkan foto wanita itu kepada Adnan.
9.9266.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.3K kali sebagai 5 judul puisi dan pengarangnya
Baca
+Pustaka
Secangkir Kopi Untuk CEO

Secangkir Kopi Untuk CEO

Membuat Anita hampir tak percaya. Perasaan Anita bercampur, antara bingung dan senang. Perubahan sikap Sagara masih saja membuatnya terkejut. “Em... Di sini saya mau membacakan sebuah puisi, karangan Pena Langit dengan judul Orang Asing. Maaf sebelumnya kalau bukan karya saya sendiri. Karena saya tidak pandai membuat puisi," terang Sagara sambil tersenyum canggung.
107.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 279 kali sebagai 5 judul puisi dan pengarangnya
Baca
+Pustaka
Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

karya Jarot, semua karya itu tetap terasa kalah satu tingkat. Ketika 20 lebih karya selesai dinilai, semua orang sepakat bahwa karya terbaik pameran ini harus dipilih dari dua karya, yaitu "Kuda Putih Membawa Kitab" dan "Tujuh Puisi Pendek". Hanya kedua karya ini yang berdiri di puncak, saling menandingi, menekan seluruh peserta.
10273.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.7K kali sebagai 5 judul puisi dan pengarangnya
Baca
+Pustaka
MENGEJAR IMPIAN DAN BERTEMU CINTA SEJATI

MENGEJAR IMPIAN DAN BERTEMU CINTA SEJATI

"Hmmm, mengapa aku selalu merindukannya? Namanya selalu bertahta di dalam hati dan pikiranku. Di tengah kegalauannya, Raidi menulis puisi untuk teman lamanya itu. SAJAK SANG KEKASIH Engkau sang pengusik rindu Kepadamu ku tuliskan sebuah puisi Puisi tentang kisahku dan kisahmu Yang selalu bertahta dalam ilusi Wahai sang pemilik hati Untukmu, kutuliskan subuah kisah Kisah tentang imajinasi Untukmu sang kekasih Wahai sang pemilik rasa Bayangmu selalu memenuhi imajinasiku
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai 5 judul puisi dan pengarangnya
Baca
+Pustaka
Alstroemeria

Alstroemeria

" Ah mengapa panjang sekali? Mengapa puisi ini sangat aneh? berakhir dengan musim-musim dan musim, tapi tunggu... Apakah judulnya musim? Namun karya siapa ini? Aku harus mengingatnya! "Berjudul 'Musim' karya dari Shao Xun Mei pujangga terkenal dari tiongkok dunia fana." "Kau benar, baiklah selanjutnya aku sendiri yang akan memberikan pertanyaan untukmu." Ah mengapa harus Pangeran pertama? Ia pasti akan mempersulit aku dengan puisi yang lebih aneh...
1015.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 614 kali sebagai 5 judul puisi dan pengarangnya
Baca
+Pustaka
Istri Galaknya Om CEO

Istri Galaknya Om CEO

Haidar chat kasih puisi: Wanitaku, Sayang! Rahim yang Kugali Kini Telah Tertali Aduan Nafsu Menganga Doa dan Cinta pun Berbunga Tubuh yang Kuraba Kini Hangatnya Mengaba Tersingkir dari Angin Membunuh Gemuruh Dingin Qobiltu yang Menjadi Janji Kini Telah Kuhempas dari Ruji Menjemput Pagi
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai 5 judul puisi dan pengarangnya
Tampilkan Ulasan (45)
Baca
+Pustaka
Laras_7779
Nurilhuda, Syamsiddhuha, Badridduja, kembar tiganya Abi Ibu yang pengen aku bawa pulang. Kakak Uda pinter bikin salting, Abang Uha vibesnya bawa ketenangan, Adik Uja si paling nggemesin sedunia. Lengkap deh kalian ini
Arsyi An
Cinta banget baca novelnya Kak Azizah. Dewasanya Haidar menggemaskan, ia menasihati, tapi juga intropeksi. Part favoritku: Wanita itu rumah untuk lelakinya. Rumah akan rapi jika yang punya peduli, rumah akan nyaman jika yang punya beriman, rumah akan terang jika yang punya tak lupa kasih sayang
Baca Semua Ulasan
Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Ini lebih cocok diiringi genderang perang," keluh Isvara. Karena belum ada yang cocok, Isvara membaca buku berikutnya. Ada "Keluh Kesah Selir yang Terlupakan" (terlalu picisan), Tarian Dewa Kala" (terlalu mistis dan berat), hingga "Surat Cinta Sang Pemuja Bayangan" yang merupakan juara lomba puisi lima tahun lalu. Isvara membaca semuanya, dari yang klasik sampai yang tersembunyi. Namun, bukannya mendapat inspirasi, kepalanya justru terasa berputar.
1014.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 488 kali sebagai 5 judul puisi dan pengarangnya
Baca
+Pustaka
Pendekar Dua Jiwa

Pendekar Dua Jiwa

Nama besae Huasan semakin mansyur. Terlepas dari itu, kehidupan di Huasan berjalan normal dan tentram. Di tanah lapang pusat danau, murid-murid Huasan duduk berbaris meratam bait puisi, membuat calon murid baru tahun ini terpesona. Terutama karena Zhou. Dia berdiri merapal puisi karangannya. "Engkau bagai bunga sakura, dinanti cepat merekah, disambut tawa dan musik ketika gugur."
9.761.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai 5 judul puisi dan pengarangnya
Tampilkan Ulasan (59)
Baca
+Pustaka
WarmIceBoy
Novel 'Pendekar Dua Jiwa' telah tamat, tapi kisah Zhou dan Bian terus berlanjut. Kelanjutannya bisa dicari pada novel 'Legenda Han dan Jin', pada awal bulan November hanya di GN. Terima kasih atas dukungannya. Kedepannya akan saya perbaiki fokus karakter. Okay, semoga harimu menyenangkan. :)
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y thor Ksatria Pengembara adalah CERSIL NUSANTARA Hadir sebagai Cersil Nusantara yang mengangkat cerita pendekar-pendekar dari seluruh nusantara, bukan hanya pendekarnya, tapi juga semua ilmu-ilmu yang melegendapun ada disini. UPDATE TIAP HARI Jgan lupa mampir y
Baca Semua Ulasan
Ujung Senja

Ujung Senja

“Kemana perginya hati. Kemana hilangnya rasa. Engkau kan menghilang diri, Sayang, untuk insan yang kau puja. Kutakkan berkecil hati. Kutakkan rasa kecewa. Walaupun perih pilu di hati. Kau kuiring senyum mesra. Ingatlah, kau, duhai Jelita, hati ini untukmu saja. Dhai kasih, sanjungan kalbu, engkau pergi tanpa relaku. Hatiku kau curi kini, kau bawa pergi bersama. Kering kini taman sanubari, tiada lagi senyum indah.”
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 336 kali sebagai 5 judul puisi dan pengarangnya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status