Unperfect Story
Semua kenangan lama yang telah dikubur jauh di lubuk hati ini menyeruak keluar, membuat hatinya terasa sangat sakit seperti dihujani pisau secara bertubi-tubi.
Gadis yang tengah bersedih hati itu mendadak merasakan sesuatu yang tidak beres dengan sepeda motornya, lalu menepi dan turun dari sepeda motor. Ia memeriksa ban depan sepeda motornya, dan melihat bahwa baik-baik saja, akan tetapi, saat melihat ban belakang yang kempes membuat dirinya mendesah lemah. "Huftt ...." Amara kemudian berdiri, menengok kanan dan kiri seraya berharap ada bengkel sepeda motor atau tempat tambal ban yang masih buka, tapi ia kembali mendesah kecewa ketika harapannya hanya angan-angan.
"Malam yang sial! Udah kete
Bab Populer