Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dokter, Maukah Jadi Bayi Susuku

Dokter, Maukah Jadi Bayi Susuku

Ruang keluarga rumah Luna dipenuhi aroma kopi hangat yang baru diseduh. Lampu-lampu berwarna keemasan menciptakan suasana tenang yang bertolak belakang dengan kejadian beberapa jam lalu. Luna meletakkan dua cangkir di atas meja sebelum duduk di sofa berhadapan dengan Nathan. Salah satu cangkir berisi kopi hitam pekat tanpa gula, minuman yang sudah sangat dikenal Luna sebagai kesukaan pria itu.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as a cup of coffee
Read
+Library
Touch You

Touch You

Hening tak ada suara yang menyela. Saling menatap satu sama lain dengan dua cangkir kopi berpasangan di depannya. Asap mengepul di udara. Aroma 'Cup of Excellence' nikmat menari-nari di dalam lubang hidung. Dua pasang cangkir kristal kini menjadi pusat pandangan semua orang yang ada di dalam ruangan. Pria dengan kumis tebal berwarna pekat yang merata di bawah hidungnya dengan janggut tipis yang menutupi dagu lancipnya itu benar-benar menyambut kedatangan tamunya dengan super duper mewah. Memang hanya dua cangkir kopi hasil lelang oleh coffee roaster dari Different Coffee Co, namun siapa sangka jika hanya ada 15 gelas saja di London. Dua ada di tangan Profesor Lim untuk menyambut kedatangan A
9.935.9K viewsCompletedAdded to Library 717 Times as a cup of coffee
Show Reviews (82)
Read
+Library
XIELNA
Melalui Touch you ini aku jadi banyak belajar. Kak Kila memang mantap nggak pernah mengecewakan, ceritanya juga seru, rapih, bagus dan pastinya mendetail. Semangat terus kak Kila😘. Rekomended ceritanya.
Utsukushii-San
Wah gila, aku langsung hanyut sama sifat ambis Alexa, jadi pen gitu juga😂 Ah canda ah😂 Yang lebih penting, penggambaran lewat narasinya keren, Thor! Berasa lagi ada di tempat mewah beneran aku😂 Semangat lanjutinnya!
Read All Reviews
Jerat Obsesi Sang Pewaris Kejam

Jerat Obsesi Sang Pewaris Kejam

Waktu sudah menunjuk angka delapan pagi. Cassandra sedang berdiri di depan mesin kopi otomatis, aroma biji arabika yang baru digiling memenuhi ruangan, memberikan sensasi ketenangan yang jarang mereka dapatkan belakangan ini. Dengan gerakan telaten, ia menuangkan susu hangat yang sudah berbuih halus ke dalam cangkir porselen hitam favorit suaminya.
104.4K viewsCompletedAdded to Library 132 Times as a cup of coffee
Read
+Library
Hush! No Drama Allowed

Hush! No Drama Allowed

Tidak biasanya dia minum alkohol pada Minggu malam. Aku menyalakan electric kettle untuk merebus air dan mengambil satu sachet Nescafe dari kabinet. Masih dengan posisi yang sama, Jason mengamatiku yang sibuk menyiapkan kopi. Tidak lama kemudian dia mengambil mug dari rak dan meletakkannya di sebelah mugku. "Coffee and milk as usual?" (Kopi dan susu seperti biasanya?) tanyaku. "Yes, please." (Iya)
103.5K viewsOngoingAdded to Library 125 Times as a cup of coffee
Read
+Library
Hot Mother

Hot Mother

Setelah memastikan wajahnya sudah kembali normal. “Baiklah kita turun!” . . . . . Nicholas membawa Sofia duduk di salah satu sudut Coffee Shop itu. Coffee Shop yang memiliki desain minimalis serta interior kayu menambah kesan tersendiri bagi pengunjung di sana. Konsep semi bar yang ada di Coffee Shop itu membuat kenyamanan tersendiri bagi para pengunjung. Mesin espresso La Marzocco Strada tampak menghiasi bar mereka. Nicholas langsung memesan 2 gelas hot cappucino untuk mereka nikmati.
1051.3K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as a cup of coffee
Show Reviews (65)
Read
+Library
Savitri
novel ini keren banget sih kalo kata gue ya... Melihat sisi lain dari kehidupan seorang wanita yang memang seringkali tuh kompleks banget. Apalagi seorang single parent yang memang ga mudah. Nice book to read nih, guys!!
Amy_Asya
Halo, semua. Terima kasih kepada para pembaca setia dari buku-buku aku. Kali ini aku datang dengan cerita baru lagi. Jangan lupa mampir ke profil aku, atau bisa langsung cari judul "Dekapan Panas CEO Arrogant" di kolom pencarian. Terima kasih, dan selamat membaca
Read All Reviews
Rintihan Menggoda di Kamar Adikku

Rintihan Menggoda di Kamar Adikku

“Lho, kamu suka kopi emangnya? Ya, udah. Kamu mau juga? Pesan apa? Nih, ada kopi susu, kapucino, kopi matcha, kopi hitam arabika. Semuanya enak, kok.” “Mas, kamu mau apa?!” tanyaku agak sinis kepada Mas Refal. “Mau apa? Mau apa, apanya, sih?” Mas Refal bingung. Dia makin mendekat ke arahku. “Bunda lagi di kafe On The Spot. Nawarin kopi buat kamu. Ada kopi susu, kapucino, dan kawan-kawannya. Kamu pengen apa?!” Aku agak membentak. Tidak sabaran dan inginnya buru-buru memutuskan sambungan telepon.
1023.9K viewsCompletedAdded to Library 502 Times as a cup of coffee
Read
+Library
Moonlight Kiss

Moonlight Kiss

Sedangkan pandangan Doni tertunduk menatap lurus cangkir kopi di hadapannya yang telah terisi penuh. Bibirku masih tertutup rapat, meskipun begitu banyak pertanyaan bercokol di dalam otakku. Akhirnya aku hanya dapat menyerah pada seduhan kopi campur susu panas yang masih menggelegak menawarkan aroma nan harum. Siapa tahu aroma kopi dapat membantuku berpikir jernih dan mengurai emosiku sendiri. Mungkin sekitar lima menit kemudian kami tetap bertahan dalam diam sebelum tanganku mulai mengambil cangkir berisi kopi cafe au lait.
3.8K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as a cup of coffee
Read
+Library
Rayuan Desa Wanita

Rayuan Desa Wanita

Leo meletakkan cangkir kopi hitamnya ke atas papan meja kayu. Asap tipis mengepul dari sisa cairan di dasar cangkir. Tangannya bergerak membuka gulungan kertas cetak biru di hadapannya.
1032.0K viewsOngoingAdded to Library 768 Times as a cup of coffee
Read
+Library
Rahasia sang Pewaris Kembar

Rahasia sang Pewaris Kembar

“Maaf, itu belum ada di menu. Kami menyediakan Cappucino, Latte, dan Americano ....” “Kalau begitu Americano,” putusnya cepat tanpa berpikir lebih lama lagi. Diseruputnya kopi hangat itu dari pinggir cangkir dengan hati-hati serta was-was seolah tengah mencoba melakukan perbuatan tercela. Dikitarkannya juga pandangan berkeliling berharap tak ada yang menyadari kehadirannya. Setidaknya keadaan kafetaria yang tampak lenggang membuatnya bisa berharap tiada orang yang mengenalinya di tempat itu.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as a cup of coffee
Read
+Library
The Seductive Revenge

The Seductive Revenge

cetus Jelita cuek. Wiona tersenyum kecil dan meraih cangkir kopi di hadapannya. Aroma wangi biji kopi segera menguar ketika ia mendekatkan cangkir itu ke bibirnya dan menyesap cairan hitam itu dengan nikmat.
9.855.9K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as a cup of coffee
Show Reviews (17)
Read
+Library
Black Aurora
lagi2 kesalahan teknis ...... setelah bab 100 malah loncat bab 104. tadinya aku mau save dulu, eh malah kepencet tayang ......... maap ya, kalo mau jangan dibuka dulu bab 104, tapi kalo udah keburu buka ya nanti pas giliran bab 104 muncul jangan dibaca lagi ya .........
Vella Febrian
tor terima kasih bnyak sudah mnyajikan karya semenarik dn sebagus ini,sprti biasa karya2mu gak usah diragukan lagi..yg prnh bca novelmu pst akn sll ketagihan,dn honestly crtamu yg ini mlebihi ekspktasiku krn emg sekeren itu..smpe ktmu lgi dicrtamu yg lain yah tor,aku sll mnantikannya
Read All Reviews
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status