Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ditalak Di Pelaminan

Ditalak Di Pelaminan

lanjutnya “Sepertinya aku juga,” saut Arka sembari membolak-balikan buku menu yang ada di tangannya, “Ingin makan makanan yang pedas, sayang. Kira-kira apa ya?” lanjutnya “Hm... Ingin makanan yang pedas ya?” Dahayu mengulang pertanyaan Arka untuk memastikan dan langsung dijawab dengan anggukan kepala oleh yang bersangkutan, “Makan makanan yang pedas. Bagaimana kalau kamu pesan spicy curry katsu saja, Mas? Sepertinya itu enak. Atau kalau kamu ingin makanan Indonesia, kamu bisa pesan iga bakar. Pasti itu juga enak,” lanjutnya
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai acil dalang pelo
Baca
+Pustaka
Talak Aku, Mas!

Talak Aku, Mas!

sindir Tya. "Kesempatan itu nggak boleh disia-siakan. Nyari customer itu nggak mudah, bestie. Ya nggak?" ujar Marlina santai. Aku tersenyum, "Iya, Miss. Nanti misal ada acara aku akan pesan ke Miss Marlina." Marlina kemudian memberiku sebuah gerakan hati yang tidak tahu aku apa namanya itu. Gerakan itu sering sekali digunakan oleh orang-orang Korea dan sekarang cukup terkenal di Indonesia.
1075.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai acil dalang pelo
Baca
+Pustaka
SILARIANG

SILARIANG

’ Batin Tenri sambil menyeka sudut matanya. Pekerjaan Tenri menginput data dan pembukuan telah selesai sebelum senja. Dia merasa senang karena bisa pulang lebih awal dan memasak untuk suaminya. Dipilihnya menu ikan bandeng pallu mara khas Sulawesi Selatan dan tumis kangkung pedas kesukaan mereka berdua. Biasanya Tyo pulang setelah magrib dan semua makanan sudah tersaji di meja.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai acil dalang pelo
Baca
+Pustaka
Galang & Gladis

Galang & Gladis

Galang, lo mau kan jadi pacar gue? Lagi-lagi Gladis diam sembari menatap kaca lamat-lamat. "Gue kenapa jadi gak punya akhlak?" tanyanya sendiri dan lagi-lagi dia menggeleng keras. "Galang, kamu mau kan jadi pacar aku?!" Gladis diam mencerna perkataannya, "Gue lebay banget, mana gak sopan lagi langsung manggil nama," gumamnya dengan geleng-geleng.
9.66.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 233 kali sebagai acil dalang pelo
Baca
+Pustaka
Duka Cita

Duka Cita

Meraih telepon yang adai di atas kasur, lalu mengangkatnya sembari berjalan keluar. “Hm, gimana, Do?” Cita menatap sang mami lalu berujar, “Aldo.” “Ada yang mau beli, Cit, nggak pake nawar malahan,” ucap Aldo. “Tapi, orangnya mau langsung bicara sama, lo. Dia takut ketipu makelar kayak gue, katanya.” Dahi Cita mengerut. “Mau tanya apa? Kan, perlunya cuma cek fisik mobil? Kenapa harus bicara sama gue?”
9.839.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai acil dalang pelo
Baca
+Pustaka
Pulang Ka Bako

Pulang Ka Bako

Dinda kembali bersuara sambil terkikik melihat Fahri masih bertahan dengan gengsinya. "Nda bisa diam nggak, sih!" Akhirnya Fahri tak lagi mampu menahan diri. Alih-alih merajuk, Dinda terkikik melihat ekspresi Fahri. "Uda makin ganteng kalau lagi ngomel." "Kampret," gumam Fahri. *** __________________________________________________________ Note: 1. Kalio = rendang setengah jadi.
109.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 263 kali sebagai acil dalang pelo
Baca
+Pustaka
DICINTAI LELAKI KAYA

DICINTAI LELAKI KAYA

M dan menandatangani kontrak itu. “Je, kenapa lama sekali?” pekik Erliza dari luar sana. Air mata Jenia menetes, tak percaya dengan apa yang ia lihat saat ini. Dua garis merah terbentang di dalam benda itu dan menunjukkan bahwa hasilnya positif.
9.45.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai acil dalang pelo
Baca
+Pustaka
CEO Tergila-gila Padaku

CEO Tergila-gila Padaku

tanya Max. Grace melirik kearah Max sambil menghela nafas. "Aku ingin sekali memakan udang, tapi aku tidak tahu yang mana menu udang." Jawab Grace dengan polosnya. Max tertawa kecil mendengar penuturan itu. Ia pun mengacungkan tangan untuk memanggil pelayan dan memesan makanan. Tak lama dari itu, pelayan datang dengan sopannya dan tersenyum ramah.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai acil dalang pelo
Baca
+Pustaka
CALON MERTUAKU

CALON MERTUAKU

Terus aku berlari hingga sampai di pelabuhan. Aku lihat di sana Bang Rizal sedang bernegosiasi harga menyewa pompong agar sampai ke kota seberang. Si pemilik kapal agak pelit padahal Kak Fitri sudah sesak napas, bisa mati anak orang begitu saja. Aku keluarkan tanda pengenal dan aku tunjukkan padanya. Dia langsung ciut nyalinya. “Maaf, Bang, bukan saya tak nak sewakan kapal, tapi sudah ada yang memesan juge.” Pemilik kapal gugup.
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 315 kali sebagai acil dalang pelo
Baca
+Pustaka
Calon Janda

Calon Janda

Iseng-iseng, kucari namanya di laman web. Ilham Khoirul Aufa. Ketemu! Dia laki-laki yang mengantar Nashwa tadi sore. Wajahnya sama seperti yang ada di gambar. Sekarang aku ingat. Laki-laki itu pernah diundang di acara tv. Seorang Da’i muda lulusan Yaman yang mempunyai suara merdu saat mengumandangkan adzan. Pengikutnya di media sosial jutaan. Konten-konten dakwahnya juga selalu ramai.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai acil dalang pelo
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status