Cinta Sang Dokter Untuk Gadis Nakal
Mas Adi menggengam erat tanganku.
"Mas, aku bukan wanita baik-baik, aku merasa tidak pantas, untuk mendampingimu," ujarku lirih.
"Ra, tidak ada manusia yang sempurna, begitu juga, aku dan dirimu. Aku mencintaimu tulus, jadi mulai sekarang, lupakan masa lalu, kita mulai semuanya dari awal, kamu mengerti."
"Iya Mas. Maafkan aku ya," Aku sangat terharu, mendengar ucapan mas Adi. Ya, semoga saja, mas Adi memang, tulus menerimaku.
Bab Populer