Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MAHLIGAI: Istana yang Kujaga

MAHLIGAI: Istana yang Kujaga

“Aku belum tidur, aku mau memejamkan beberapa menit saja dan pagi nanti aku akan menjenguk Kak Sarah di rumah sakit, Mas pasti lelah juga, jadi istirahatlah.” Dara baru saja ingin beranjak, tapi lengan Adam membuat tubuhnya jatuh dalam dekapan pria itu. “Jangan percaya dengan apa yang mereka katakan, masa lalu itu hanya sejarah dan tidak akan terulang, saat ini hanya ada kamu, kamu adalah masa depan, dan juga cinta Mas dalam hidup, tidak ada yang bisa menggantikannya. Kamu hanya satu-satunya wanita dalam hidup Mas, jadi tolong... percaya saja pada Mas! Jangan ragu dengan cinta yang Mas miliki, Mas hanya mencintaimu, Sayang.”
1035.7K viewsCompletedAdded to Library 927 Times as ada masanya kita
Read
+Library
Tentang Kita

Tentang Kita

Malamnya Pia menemui sang Kakak yang tengah berada dikamarnya, ia yakin bahwa Kakanya itu sedang main game saat ini dan ia juga yakin bahwa Dimas sudah lupa akan janjinya tadi siang, tapi tak masalah, Pia sendiri yang akan mengingatkannya. “Ekhem, main hp terus ya, tugas kuliah gak dipikirin.” Dimas menoleh menatap sang adik yang dengan enaknya masuk kekamarnya. “Apaan sih? Dah sana keluar, anak kecil tau apa?” ujar Dimas tak senang.
103.7K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as ada masanya kita
Read
+Library
DOSA TERINDAH

DOSA TERINDAH

Tak dapat kutahan lelehan air mataku, mendengar Mas Adam yang seperti ini, aku tentu saja teringat tahun-tahunku bersamanya. “Maaf untuk semua kesalahanku di masa lalu, Aya. Kurasa aku sedang menuai karmanya saat ini.” Kurasa Ivan menguatkan genggamannya. “Tak perlu dibahas lagi, Dam.” Suara Ivan. Ya, aku setuju. Tak perlu melihat ke belakang lagi. Benar apa yang dikatakan Mas Adam tadi, kita tak bisa mengubah masa lalu, tapi bisa menggenggam masa depan. Seperti genggaman tangan Ivan saat ini padaku, juga genggaman tangan Nindya yang kulihat meraih tangan Mas Adam. Beruntung Supri datang dan dengan ciri khasnya membuat suasana haru sedikit menegangkan tadi langsung buyar oleh pembahasan mere
9.8211.2K viewsCompletedAdded to Library 4.6K Times as ada masanya kita
Read
+Library
Kita Punya Esok, tapi tak Punya Selamanya

Kita Punya Esok, tapi tak Punya Selamanya

Dia terkekeh dan menjabat tanganku dengan sopan. "Halo, aku Tristan Serdian." Aku tidak menyangka pertemuan ini ternyata adalah kesalahan. Aku pun menoleh dan mencubit pinggang Tristan. "Kenapa kamu nggak langsung ngomong jelas waktu itu?" Tristan terkekeh pelan. "Kalau aku ngomong, bukannya kamu akan langsung lari?" Aku memalingkan muka dengan malu-malu.
13.1K viewsCompletedAdded to Library 445 Times as ada masanya kita
Read
+Library
Masih Ada Waktu

Masih Ada Waktu

Tangan wanita tersebut terulur untuk mengusap kepala Mae yang terbalut hijab. Mae menepis kasar belaian tersebut. "Gak usah sok baik sama saya. Coba saja waktu itu Anda tidak menyuruh kami menginap di rumah Anda. Pasti mama saya masih hidup sampai sekarang." "Tante gak bermaksud seperti itu, Sayang. Ini sudah takdir. Kita gak bisa mengelak takdir kematian ini," lirih wanita itu.
107.1K viewsOngoingAdded to Library 171 Times as ada masanya kita
Read
+Library
Mulai Hari Ini, Kita Takkan Bertemu Lagi

Mulai Hari Ini, Kita Takkan Bertemu Lagi

Aku memejamkan mata sejenak, menenangkan diri, lalu berkata lirih, “Aku sudah melupakannya. Justru kalian yang terus berpegang pada masa lalu.” Alex terpaku. Bibirnya bergerak seolah ingin membela diri. Aku mengangkat kepala dan melihat pemandangan kota yang terus mundur di luar jendela. Keningku langsung berkerut. “Mau ke mana kita?” Dia menoleh sekilas ke arahku dan menjawab dengan tegas, “Ke pesta ulang tahun Ayah.” Sedan hitam mewah itu berhenti di depan hotel.
5.2K viewsCompletedAdded to Library 154 Times as ada masanya kita
Read
+Library
TERPAKSA MENIKAH dengan CEO TEMPERAMEN

TERPAKSA MENIKAH dengan CEO TEMPERAMEN

“Menurutmu ... masa lalu bisa benar-benar hilang, nggak?” Mas Very tertawa kecil dan menggenggam tanganku. “Masa lalu itu kayak bayangan, Na. Kadang terlihat, kadang nggak. Tapi selama kita fokus ke masa depan, bayangan itu nggak akan bisa menyakiti kita.” Aku ingin percaya pada kata-katanya. Namun, firasatku berkata lain. Ada sesuatu yang menunggu di balik semua kebahagiaan ini, dan aku hanya bisa berharap aku siap saat waktunya tiba.
102.4K viewsCompletedAdded to Library 75 Times as ada masanya kita
Read
+Library
Menikahlah, Mas!

Menikahlah, Mas!

Haura Zahra, dipaksa menerima takdir pahit. Ia harus menikah dengan Bara Aditama, pria yang seharusnya menjadi adik iparnya. Di bawah bayang-bayang kewajiban keluarga, Haura pasrah, tak kuasa menolak. Bara mengakui bahwa hatinya tak pernah untuk Haura. Ia telah terikat janji suci dengan wanita lain, Hana, yang mengaku sedang sakit keras. Haura dengan besar hati mengizinkan Bara menikah lagi. Kebohongan demi kebohongan terungkap, menguak tabir gelap sebuah cinta yang terjalin dalam kepalsuan. Siapakah sebenarnya Hana? Haura pun terperangkap dalam pusaran intrik keluarga yang rumit. Bisakah ia bertahan dan menemukan kebahagiaan sejati di tengah badai kehidupan?
1.3K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as ada masanya kita
Read
+Library

Maaf, Sudah Berlalu

Tidak ada seorang pun yang mengetahui apa yang akan terjadi di masa depan, tetapi aku tahu dengan pasti bahwa aku harus belajar mengikuti kata hati, memanfaatkan momen di saat ini. Aku berpikir bahwa masa depan yang lebih baik menanti di hadapanku.
5.9K viewsCompletedAdded to Library 223 Times as ada masanya kita
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status