REKAMAN DESAH DARI SEKRETARIS SUAMIKU
Aku menerima sarapanku dan mulai menyuap nasi goreng ke mulut.
“Gimana rasanya, Bim?” tanya Erina seperti tidak sabar menungguku hingga menelan makanan yang baru saja masuk ke mulut.
Satu suap nasi goreng buatan Erina terasa aneh di mulutku. Kebanyakan garam tidak juga, terlalu pedas tidak juga, sulit bagaimana harus mengatakan rasa masakan yang kata Erina dibuat spesial ini. Aku butuh bantuan segelas air untuk mendorong makanan ini masuk ke dalam perut, sebenarnya lambungku pun menolak dan ingin muntah. Namun, demi menjaga perasaan Erina kutelan juga nasi goreng aneh ini.
인기 회차