Wanara
Sande Braja tersenyum, lalu mengulang pertanyaannya, "Mohon maaf, Pendekar. Kau ini manusia atau siluman?"
"Aku manusia," jawab Wanara singkat sambil mengamati istana yang begitu megah.
"Kau mau berteman dengan kami, atau mau menyerang kami?" Sande Braja bertanya lagi penuh selidik.
Wanara tersenyum dan geleng-geleng kepala. Lalu menjawab pertanyaan dari raja siluman itu, "Kau jangan buruk sangka dulu, Raja! Aku datang berkunjung ke sini. Karena menurut kabar, kau sebagai raja di istana ini mempunyai sebuah senjata rahasia, dan senjata yang kau miliki setara dengan seribu senjata biasa."
Hot Chapters