Ketika Adikku Inginkan Suamiku
“Gak usah. Bentar lagi juga mereka langsung perbaiki. Kita tunggu aja. Tapi, jangan suruh aku menjauh! Biarin aku peluk Mas Diky.”
“Ok, aku enggak akan pergi. Kita tunggu aja mereka memperbaikinya. Tapi, lepas tanganmu, Ra! Mas enggak enak kek gini!”
“Enggak apa-apa, Mas! Kenapa Mas Diky enggak enak, cobak. Aku kan adik iparmu? Adik ipar itu, sama seperti adik sendiri, iya, kan? Meskipun Mas Diky memlukku, sama saja seperti memeluk adik sendiri. Peluk aku, Mas! Iiih! Seperti ada yang dingin meneyentuh telingaku! Takut, Mas!” rengekku, sengaja makin ngelendot di dadanya. Dada bidang lelaki ini begitu lebar. Kubenamkan seluruh tubuhku di sana.
Hot Chapters