Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kau Peras Peluhku Demi Madu

Kau Peras Peluhku Demi Madu

Adam pun berpamitan padaku. "Iya sudah hati-hati, jangan lupa selalu kabari umi ya, Dam!" pintaku. "Siap, Umi." Setelah terjawab akhirnya sambungan terputus dari pihal Adam, aku pun memaklumi saja akan sikap anak lelakiku yang itu. Sungguh berbeda dengan Abdul. Adiknya lebih humble bahkan terkadang dia curhat masalah apapun itu.
1030.2K viewsCompletedAdded to Library 876 Times as adik umar bin khattab
Read
+Library
Terpesona Gus Tampan, Usai Dicampakkan Mantan

Terpesona Gus Tampan, Usai Dicampakkan Mantan

Di mana saat ini Khadijah masih mengajar. "Kalau seperti itu, saya pamit terlebih dahulu. Assalamualaikum," ucap Khadijah. "Wallaikumsallam," jawab Umi Salamah dan rekannya. Umi Salamah seketika mengumpat Khadijah yang di anggap sudah bersikap kurang ajar pada dirinya. Umi Salamah mengatakan, jika Khadijah bukan anak dari kiayi Musthofa. Mungkin saja Umi Salamah sudah memaki Khadijah dengan perkataan yang tidak sopan. Hanya saja, Khadijah adalah anak dari kiayi Musthofa. Juga adik dari Gus Fiment. Sehingga Umi Salamah harus bersikap baik pada Khadijah dengan segala kondisi.
4.1K viewsCompletedAdded to Library 110 Times as adik umar bin khattab
Read
+Library
Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan

POV Abbas Kehidupan tenangku tiba-tiba runtuh ketika mendapat kabar kematian umi, apalagi ia berpesan agar nanti aku menikahi wanita yang takku kenali, bahkan namanya pun masih asing di telinga ini. “Nak, umi minta kamu untuk menikahi Sayyidah anaknya Tante Marwah, ya?! Bantu beliau membimbing anaknya,” pesan umi sebelum akhirnya beliau menghembuskan nafas terakhir, setelah mengucap kalimat tauhid. Hari pertama aku bertemu dengannya, Sayyidah namanya, nama yang bagus, sebagus rupanya. Namun, ia terlihat angkuh dan tak menyukaiku.
1032.7K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as adik umar bin khattab
Show Reviews (37)
Read
+Library
Nona_happy
sayyidah bikin gereget, kadang ngeselin. thor, abbas gak mesti juga kale ke mall pake sararung, kasihan dia di cengin temen2nya sayyidah. tapi ya sudah lah, dasar anak pondok. lanjut ya thor, di tunggu up selanjutnya.
malapalas
BACA novel berjudul :CEWEK AGRESIF VS COWOK POLOS. kalian akan menemukan dari percintaan remaja sampai dewasa yang bakal bikin kita gemas sendiri, seru, ketawa ngakak bahkan geregetan dan terharu setelah beberapa tokoh bermunculan semua. Jangan lupa vote dan komen ya. Mksh.
Read All Reviews
Hakikat Cinta (Kamu Berhak Bahagia)

Hakikat Cinta (Kamu Berhak Bahagia)

قَالَتۡ إِحۡدَىٰهُمَا يَٰٓأَبَتِ ٱسۡتَـٔۡجِرۡهُۖ إِنَّ خَيۡرَ مَنِ" ٱسۡتَـٔۡجَرۡتَ ٱلۡقَوِيُّ ٱلۡأَمِينُ" "Maksud anti firasat seperti ayat ini?* Firasat putri Nabi Syuaib?" Salwa mengangguk. "Entahlah. Sebuah riwayat memang ada menjelaskan bahwa Umar bin Khattab mengatakan putri Syuaib salah satu perempuan yang memiliki firasat yang sangat tajam dan tepat." Sesaat Silmi menjeda. "Ya dapat kita pahami, putri Syuaib memang perempuan salehah dan berbakti pada orang tua, jadi wajarlah jika Allah mengar uniakan itu padanya."
1015.1K viewsCompletedAdded to Library 392 Times as adik umar bin khattab
Read
+Library
Pengantin Tuan Haidar

Pengantin Tuan Haidar

balas Paman Abdi sambil duduk di hadapan Andin dan Haidar. Dia adalah Abdi Mannaf, adik dari Abdul Mannaf, papi kandung Haidar. “Keponakanmu dua, Paman,” sahut Haidar. “Jangan pernah melupakan Haidir!” ucap Haidar sambil menaikkan satu sudut bibirnya ke atas. “Lupakan adikmu! Biarkan dia tenang di alam sana.” Abdi Mannaf menasehati keponakannya itu agar melupakan kejadian mengenaskan itu.
9.7588.4K viewsCompletedAdded to Library 18.2K Times as adik umar bin khattab
Show Reviews (156)
Read
+Library
Nyi Ratu
Terima kasih atas dukungan kalian yang udah ikutin terus novel ini sampai tamat. Ada MUG cantik bergambarkan pengantin tuan haidar untuk pembaca yang beruntung. Silakan reviews novel ini dari s1- s2, mau s1 nya aja juga boleh, reviews s2 nya aja juga boleh. Tulis komentar kalian di sini ya!
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Nama Kontak Yang Menyakitkan Hatiku

Nama Kontak Yang Menyakitkan Hatiku

"Memang tidak boleh diulang Mil, kemarin-kemarin kamu sudah janji padaku kalau kamu akan menjalani hidup dengan bahagia dan penuh senyuman, jadi aku tidak ingin melihatmu menangis lagi dan menyesali segalanya." "Aku pernah sangat membencimu dan kau pernah begitu menyelamatkanku, seperti kisah Rasulullah yang amat dibenci Umar bin Khattab, kini lelaki yang nyaris membunuhnya itu berbaring di area makam yang sama dengan Baginda." "Masya Allah, jika kau mengingat itu semua maka semoga itu akan jadi pelajaran bagi kita, Semoga menjadi hikmah untuk hidup lebih baik ke depannya."
1088.7K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as adik umar bin khattab
Read
+Library
Cinta Setelah Jadi Mantan

Cinta Setelah Jadi Mantan

Ucap Khumairah menuntun anak tertuanya itu sedangkan kedua adiknya mengikuti mereka dari belakang. Kedua Anak kembar itu adalah anak dan adik yang sangat pengertian. Mereka tak pernah iri karena Umminya lebih mendahulukan kakaknya. Mereka sangat mengerti jika sejak Kecil Kakaknya itu menderita penyakit. Sedangkan Umminya pun tak pernah membedakan ketiganya. Keduanya sangat menyayangi kakaknya dengan sepenuh hati mereka. Setelah sampai kedalam ruangan mereka disambut oleh Raya dan Maya kedua sahabat Khumairah itu datang menjenguk Arha sang keponakan kesayangan terutama bagi Raya.
3.4K viewsCompletedAdded to Library 107 Times as adik umar bin khattab
Read
+Library
Altair dan Sepasang Matahari

Altair dan Sepasang Matahari

Sungguh ia tak menyangka akan mendapat ujian secepat ini. Mobil, rumah, uang… bukankah itu yang sebenarnya ia inginkan dari jerih-payahnya selama ini? Demi melihat Yahya yang tersenyum ceria, tak lagi harus berpanas-panasan atau berhujan-hujanan saat berangkat dan pulang sekolah, tak lagi harus – terpaksa – menggigit jarinya melihat teman-temannya jajan dan membeli apapun yang mereka butuhkan di masa kanak-kanaknya. Demi Umar yang dianugrahi kecerdasan luar biasa hingga ia berharap adiknya itu bisa terjaga keberlangsungan kuliahnya di kedokteran yang biayanya selangit, bahkan ia sangat berharap Umar bisa kuliah sampai S2. Demi ummi yang semakin tua dan tiap melihat kerut di wajahnya ia selal
102.4K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as adik umar bin khattab
Read
+Library
Khair dan Khaira

Khair dan Khaira

sambungnya disertai senyum khas. Tak tunggu lama, umpan yang diberikan disambut antusias jajaran mahasiswa. “Ijin menjawab, Ustaz.” Seorang mahasiswa dari fakultas jurnalistik berdiri di tengah barisan audience. “Sahabat yang jadi penulis di masa Nabi adalah Zaid bin Tsabit dan Ubay bin Ka’ab, Ustaz. Selain itu Umar bin Khattab, Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib pun membantu Nabi terkait penulisan untuk urusan kepentingan umat.”
1011.8K viewsCompletedAdded to Library 376 Times as adik umar bin khattab
Show Reviews (85)
Read
+Library
Eneng Susanti
Siapapun yang membaca cerita ini, tolong berikan tanda dengan komen atau ulasan. Walau hanya sepatah dua patah kata, itu sangat berarti bagi penulisnya 🥲 Terima kasih buat semua yang sudah memberikan ulasan ...
Agatha Orchidas
ternyata cerita ini manis kak... ... aku suka alurnya, aku gak paham ttg bahasa yg bagus baik dan benar itu seperti apa... sejauh ini bagiku bahasa hanya penghantar penyampaian kata... intinya aku suka... ... semangat terus kak... lanjut ya... ...
Read All Reviews
MEMBALAS SUAMI DAN MADUKU

MEMBALAS SUAMI DAN MADUKU

“Aku memukul anakmu karena sudah kurangajar kepadaku! Apa kau yang sudah mengajarkan kepadanya untuk berani kepaku?!” ‘Tidak pah. Mamah tidak pernah mengajarkan kami seperti itu. Tapi sikap papah sendirilah yang membuatku berani melawan papah! Tidak sia-sia kakek memberiku nama umar. Aku harus menjadi seorang yang gagah berani sepeti umar bin khattab yang melawan kezaliman!” “Tapi tidak dengan melawan papahmu! Makanya papah tidak suka kamu ikut acara rohani di sekolah, kalau hanya untuk melawan papah saja!”
8.9111.5K viewsCompletedAdded to Library 4.5K Times as adik umar bin khattab
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status