Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Berikan Suamimu Untukku, Mbak

Berikan Suamimu Untukku, Mbak

Abid tersenyum tipis padaku. "Tidak usah terpengaruh oleh perasaan, kau sedang merasa gundah jadi pikiranmu berkelana ke mana-mana. Kau boleh berpikir seperti itu tapi tidak ada yang menyengajakan peristiwa ini." "Mungkin pikiranku terlalu kacau, Abid. Dan aku lelah sekali ...." Abid meraih kedua bahuku, menenggelamkan dalam pelukannya yang damai. Aku memejamkan mata, mencoba mencari damai di sana.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai adil sejak dalam pikiran
Baca
+Pustaka
Jangan Paksa Aku...

Jangan Paksa Aku...

Tubuhku terasa hangat, pengaruh gelora yang membara menguasai alam pikirku. “Aduh gimana ini!” gumamku. Dosa loh, memikirkan milik orang lain. Itu tidak halal dan akan menjerumuskanmu ke dalam neraka dunia. Bisik hatiku yang lain, untuk mengingatkan dan meluruskan alam pikir bawah sadarku. Aku berharap Aditya segera sampai di rumah agar dapat membebaskan aku dari belenggu nafsu yang membara ini.
106.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai adil sejak dalam pikiran
Baca
+Pustaka
Istri Pengganti Tuan CEO

Istri Pengganti Tuan CEO

pikirnya dalam hati Ini adalah sebuah pemikiran yang tidak pernah sedikit pun terlintas di dalam benaknya, bahkan ketika Dia memutuskan untuk menikahi Adrian, Alia tidak pernah memiliki pemikiran untuk mengandung Anak Adrian. Lagipula Adrian juga tidak pernah menyentuhnya, Dia juga tidak mungkin mencoba untuk merayunya dengan tidak tahu malu, dia tidak suka melakukan hal semacam itu. Saat Alia disibukkan dengan pikirannya, Bastian berkata, "Apa aku menempatkanmu di posisi yang sulit?"
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai adil sejak dalam pikiran
Baca
+Pustaka
Mendadak Menikahi Pria Cacat

Mendadak Menikahi Pria Cacat

pikirnya Adit tidak bisa berpikir jernih, pikirannya mendadak menjadi kacau, membayangkan jika hal itu benar2 terjadi, dia bahkan belum mengutarakan perasaannya, dan dia membutuhkan gadis itu di sisinya. Amara adalah semangat hidupnya sekarang
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai adil sejak dalam pikiran
Baca
+Pustaka
Ujang Hoki Sang Penakluk Gadis dan Janda Kembang Desa

Ujang Hoki Sang Penakluk Gadis dan Janda Kembang Desa

Di sela pikirannya, bayangan Udin tiba-tiba muncul. "Semoga saja Udin betah di kamarnya," gumam Ujang dalam hati.
1029.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai adil sejak dalam pikiran
Baca
+Pustaka
Aku Bukan Wanita Nakal, Tuan Pewaris Terhormat!

Aku Bukan Wanita Nakal, Tuan Pewaris Terhormat!

Padahal sejak awal sudah tahu cinta David tidak pernah ada untuknya. Huuuufff. Adel pun menarik napas berat ketika memikirkan jalan hidupnya yang begitu rumit ini. "Hay," Yogi pun langsung duduk di sampingnya. Adel pun menoleh, menepikan lamunan yang terasa begitu berat. "Kamu memikirkan sesuatu?" tanya Yogi. "Menurutmu?" tanya Adel kembali. "Jangan pikirin lagi, ada aku di sini kan?" celetuk Yogi.
1041.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai adil sejak dalam pikiran
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
lullaby dreamy
kalo dibuat Yunda ga brsatu dgn David, ga ada bedanya dong dgn kisah ILPD (dmn Nia nikahnya sm Dion) . cm kalo di ILPD kan emg Reza yg brengsek stlh nidurin Nia gamau tngg jwb stlh hamil . beda kasusnya sm Yunda n' David yg miscom n' jd slh paham . mestinya dsni dibuat beda dong, Yunda ttp sm David
ايرا خيرني حسين
lanjut thor...dari pertama baca udah seru sampe mewek bacanya penasaran sama reaksi David kalau seandainya tau Kenzie ternyata darah dagingnya dan Ayunda ga pernah tidur sama laki2 lain kecuali David apa dia bakal nyesel udah menghina Ayunda serendah2nya dan minta maaf sama Ayunda ya
Baca Semua Ulasan
Dendam Membara Sang Pewaris!

Dendam Membara Sang Pewaris!

Apalagi saat ini dia hanya seorang diri. Di detik berikutnya, tiba-tiba pikiran Adelia tertuju pada seseorang yang baru beberapa jam menjadi pacarnya, ‘Putra kamu dimana?’ tanya Adelia dalam hati sembari menoleh ke kaca belakang mobil, berharap pacarnya mengikuti dirinya. Adelia menatap ke depan lagi. Dia mengusap wajahnya yang mulai berkeringat. Lalu dia mengatur napasnya sembari tersenyum untuk mencoba berprasangka baik.
8.436.6K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai adil sejak dalam pikiran
Baca
+Pustaka
Investor Asing

Investor Asing

“Kalau pikiranmu sampai membuatmu tersenyum sendiri seperti itu… biasanya bukan hal sepele. Ziyan yang duduk di samping hanya menahan napas, memilih tetap diam. Karim menarik napas pelan, lalu tersenyum tipis. “Tidak apa-apa, Dede… hanya pikiran yang lewat saja.” Dede menatapnya beberapa detik lebih lama, seolah menimbang sesuatu, lalu akhirnya mengangguk perlahan. “Pikiran yang ‘lewat’… sering kali adalah yang paling jujur,” ucapnya lembut. Kalimat itu menggantung di udara.
101.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai adil sejak dalam pikiran
Baca
+Pustaka
TIME (Indonesia)

TIME (Indonesia)

Adeline: [Allea, kau tidak perlu khawatir sama mimpimu, ok? [Jangan dipikirkan, jika dipikirkan hanya menambah beban di kepalamu.] Aku: [Tentu saja!] Jika aku terus memikirkan mimpi itu, akan membuat kepalaku menjadi pusing dan akan menghilangkan konsentrasi otak ku saat bekerja. Kau harus fokus Allea! Fokus! Ketika aku ingin membalas pesan di grup dan ingin mengirimkan emoticon bergambar wajah tersenyum, tiba-tiba ponsel ku beralih ke panggilan masuk. Ada telepon dari pacarku.
9.95.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai adil sejak dalam pikiran
Baca
+Pustaka
Hancur Karena Notifikasi M-banking

Hancur Karena Notifikasi M-banking

Padahal sedikitpun aku tidak memiliki fikiran buruk seperti yang dia pikirkan. "Adit cukup! Aku tidak pernah berfikiran seperti itu. Entah Shima adalah darah dagingmu atau bukan, aku tetap menyayanginya. Jangan katakan itu lagi, aku tidak suka!" jawabku dengan nada marah, karena apa yang Adit katakan sungguh tidak masuk akal. Aku lantas mundur hendak masuk ke dalam rumah, "aku masuk dulu. Tinggalkan Shima di sini, kamu tenang saja."
9.6201.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.5K kali sebagai adil sejak dalam pikiran
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status