Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Arimbi

Arimbi

Panggil sebuah suara, Arimbi menoleh dan mengangguk. Ternyata Angga dan Leo sudah datang lebih awal, dengan sungkan akhirnya Arimbi ikut gabung. Wanita itu duduk di sebelah wanita yang tidak dia kenal. Sifatnya yang merasa paling cantik dan tidak tertandingi, membuat Arimbi enggan menyapa maupun menoleh ke arah wanita asing. "Di mana Sultan?" tanya Leo bingung. "Bunda jantungnya kambuh, jadi tidak bisa gabung dengan kita."
104.0K viewsOngoingAdded to Library 120 Times as aditama
Read
+Library
Koma

Koma

Rimba hanya menggeleng sambil memasukan sesendok soto ke mulutnya. "Aduhhh, kudet amat sih lo," cecar Gina. "Oja itu cowok populer,siswa terpintar sesekolah, anak olim. Dia juga presdir Veritas." Rimba tiba-tiba tersedak, Gina dengan sigap membantu sahabatnya itu minum sebotol air putih yang dibawa dari rumah. "Apa kata lo? Presdir Veritas?" tanya Rimba menegaskan, setelah ia kembali tenang.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as aditama
Read
+Library
Terpaksa Menikahi Sang Mafia

Terpaksa Menikahi Sang Mafia

Ucap Adit "Tentu." Balas Divya singkat "Sayang." Panggil Adit manja "Hmmm." Ujar Divya menoleh "Tutup matamu." Ucap Adit karena ia ingin memberikan sesuatu "Kenapa?" "Tutup saja sayang." Ucap Adit meyakinkan Divya menutup matanya dan Adit mengeluarkan sebuah kalung berbentuk bulan kecil di pusatnya. Kalung itu dilapisi kristal dan berlian serta liontin yang bertuliskan AD.
1010.6K viewsOngoingAdded to Library 222 Times as aditama
Read
+Library
SENTUHAN YANG SALAH

SENTUHAN YANG SALAH

Benar, Aditama Saputra merupakan CEO dari Aditama Group yang tentunya semua orang mengenalnya sebagai pengusaha muda paling sukses di negeri ini. Anya yang mendengar apa yang disampaikan Bulan pun terkejut. Pasalnya, Tama memiliki citra yang buruk di mata para wanita. Tama terkenal dengan panggilan "Penggila Seks". Ia sangat menyukai wanita-wanita polos yang masih perawan, bahkan ia tidak ragu membayar mahal sebuah club hanya untuk dapat tidur dengan seorang perawan.
10254 viewsOngoingAdded to Library 6 Times as aditama
Read
+Library
Bidak Catur Sang Adik

Bidak Catur Sang Adik

Di bahu kirinya yang dekat dengan tulang selangka, terdapat sebuah tahi lalat hitam yang bagaikan bunga poppy di tengah malam, memancarkan pesona yang mematikan. Kemudian, sebuah pesan teks pun masuk. [Kakak ipar, karena kita berdua juga sama-sama bukan orang suci, kamu mau nggak melanjutkan mimpi indah yang belum selesai tadi malam?]
1.3K viewsCompletedAdded to Library 49 Times as aditama
Read
+Library
MADU HITAM

MADU HITAM

Justin mengepalkan kedua tanganya dan menatap lurus, dengan deru napas kasar. Pembawa acara, mengambil mikrofone dan berkata "Barang lelang kali ini Ada kalung liontin permata biru, yang terbuat dari giok dan berilan." Sebuah kain penutup di buka. Kilauannya memantulkan cahaya. “Harga dimulai dari tiga miliar.” Justin terpaku sesaat. “Tiga dua.” jackob berkata sambil mengangkat papan nomor. “Tiga emat.” sambung yang lain.“Tiga tujuh.”kata pria berkaca mata. Justin masih terdiam mengamati, Jackob terkekeh, lalu kembali mengacungkan papan nomornya. “Lima miliar.” sambung Jackob, lalu menyunggingkan seulas senyum.“Apakah ada yang lebih tinggi, dari nomor dua?” dengan percaya dirinya Justin berk
897 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as aditama
Read
+Library
Sentuhan Candu Tuan Benji

Sentuhan Candu Tuan Benji

jelas Genta antusias yang sontak dibalas Lily dengan cengiran senang. "Dia yang memaksaku ke sini kemarin. Gara-gara dia lihat postinganku yang sedang petik buah peach di Yamanashi," sahut Lily sambil menunjukkan ruang obrolannya dengan si atlet badminton bernama lengkap Adhitama Bagaskara yang biasa ia panggil 'Tama'.
1091.1K viewsCompletedAdded to Library 3.1K Times as aditama
Read
+Library
Dalam Dekap Hangat Pak Profesor

Dalam Dekap Hangat Pak Profesor

Umpan kesehatan selalu menjadi senjata andalan Aditama untuk menarik pulang pion-pionnya yang membangkang. "Aku sehat, Kirana. Setidaknya untuk saat ini," ucap Aditama santai, tanpa rasa bersalah telah membohongi putrinya sendiri. Ia kembali menatap William. "Aku hanya ingin memastikan bahwa aset terbaikku tidak menyia-nyiakan waktunya untuk bermain rumah-rumahan. Aku punya penawaran. Kembalilah ke kediaman utama, ambil alih proyek distrik barat, dan aku akan memastikan tidak ada satu pun nama dari masa lalumu yang bisa menyentuh anak dan istrimu."
9.421.7K viewsCompletedAdded to Library 716 Times as aditama
Read
+Library
MENANTU AMBURADUL

MENANTU AMBURADUL

MENANTU AMBURADUL Bab 18 Mbak Rini dan Mas Rama rencananya hari ini akan menggelar acara tedak siten untuk anaknya, yaitu Khaity Ardiansyah. Seorang bayi yang namanya pernah menjadi perdebatan sengit antara kedua neneknya, yaitu Ibu mertua dan ibunya Mas Rini. Tedak Siten merupakan sebuah acara dari adat suku jawa yang biasa juga disebut turun tanah. Acara ini umumnya diadakan untuk bayi yang berusia sekitar 6 bulan sampai 7 bulan, bisa juga kurang atau lebih.
1011.6K viewsOngoingAdded to Library 277 Times as aditama
Read
+Library
Mata Batin

Mata Batin

Merasa iba dengan nasib seusianya. "Argh!" Kadet merasakan nyeri dan panas di sekitar tubuh. "Aku harus apa?" tanya Bara kepada makhluk di hadapannya. Belum pernah mengalami hal seperti ini. Air terjun terus mengalir. Mereka saling kejar mengejar hingga terjatuh di tempat paling akhir. Air terjun Santang. Santang adalah nama sebuah bangsa setengah manusia dan hewan.
1019.3K viewsCompletedAdded to Library 693 Times as aditama
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status