Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kelana Penyintas Waktu

Kelana Penyintas Waktu

seru Zhao Yìchen. "Adhitama Rangers Hitam!" pekik Radeya. "Adhitama Rangers Biru!" teriak Mahesa. "Adhitama Rangers Putih!" jerit Harshil. "Adhitama Rangers Hijau," tukas Rama. "Adhitama Rangers Kuning," lontar Bhumi "Adhitama Rangers Abu-abu," ujar Farhadi. "Adhitama Rangers Oren," tutur Firman "Dan aku, Adhitama Rangers Salem," pungkas Zakaria.
101.2K viewsCompletedAdded to Library 34 Times as aditama
Read
+Library
Mendadak Menikahi Pria Cacat

Mendadak Menikahi Pria Cacat

Adit tidak sudi menatap wajah lelaki yang ada di hadapannya saat ini "Saudara Aditiya Prasetyo bin Bagus aku nikahkan dan aku kawainkan engkau dengan anak perempuanku Amara Lestari dengan mahar sepuluh gram emas dibayar tunai." mendengar nama perempuan yang disebutkan dalam acara saklar itu, Adit terkejut. Dia segera mengangkat kepalanya untuk melihat wajah lelaki yang sedang berjabat tangan dengannya, seakan tak percaya Adit menoleh pada perempuan yang duduk disampingnya. Dugaannya tidak meleset, di sampingnya seorang gadis yang memakai kerudung yang menutupi hampir seluruh wajahnya, duduk dengan kepala tertunduk. Adit tau betul kalau gadis itu adalah Amara, perempuan yang dibencinya seten
1.9K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as aditama
Read
+Library
Istri Tuli Yang Kau Buang

Istri Tuli Yang Kau Buang

Bab 56 Tuduhan Tita Muka Tita seperti dilempar kotoran oleh Kama. “Ini tidak masuk akal! Kama tidak akan melakukan perbuatan serendah ini pada kakaknya sendiri,” desis Tita murka. Tangan wanita cantik itu mengepal, sedangkan matanya merah menyala. Dia kemudia menoleh pada Adit. “Apa kamu bisa jelaskan permainan apa ini, Adit?!!” Tekanan suara Tita terdengar menakutkan dan dingin, meski begitu membuat bulu kuduk lelaki kemayu itu merinding.
1021.6K viewsCompletedAdded to Library 757 Times as aditama
Read
+Library
AJUDAN SELEMBE

AJUDAN SELEMBE

Dijamin, seru! *** Aditya memasuki restoran khas Korea di kawasan Dago. Dia celingukan mencari Alodita, kemudian Aditya mengayunkan tungkai menyambangi perempuan tersebut. Sudut bibir Aditya mengukir senyuman saat berjabatan dengan Alodita. Setelahnya, Aditya menarik kursi di seberang sang gadis dan duduk dengan santai.
101.5K viewsCompletedAdded to Library 42 Times as aditama
Read
+Library
Adit dan Tia

Adit dan Tia

gerutuku. "Ok," jawab Adit pasrah dan akhirnya kami makan bakso di dekat warung kaki lima yang tidak jauh dari taman ini. Hay Hay Hay Hay Hay, maaf yah rada lama nongolnya. Gimana sama bab ini? Apakah Tia sudah mulai luluh? Tungguin kelanjutannya yah teman-teman dan terimakasih sudah mampir ke cerita abal-abal ini, mohon kritik dan sarannya juga teman-teman biar aku semakin semangat buat up nya. Daaah semuaaaa.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as aditama
Read
+Library
Asmaraloka

Asmaraloka

“Apaan, sih. Freak banget” “Ciee ciee..” ucap Kanza sembari menaruh makanan mereka. “Gue sebenernya udah kelar dari tadi, tapi gue gamau ah jadi nyamuk. Gimana rasanya jadi nyamuk, Al?” lanjutnya. “Hah? Emang tadi ada kejadian apaan?” “Yee, fokus banget ya lo ngeliatin si nomor 15 sampai melewatkan moment yang hiiiihhh” Ujar Kanza. “Mulai rese deh lo, Za”
2.9K viewsOn holdAdded to Library 58 Times as aditama
Read
+Library
DENDAM

DENDAM

Sebuah notifikasi pesan singkat masuk, berasal dari informanku. "Bos, itu nomor berasal dari Provinsi Jawa Timur, tepatnya di Surabaya." Aku tercengang membaca pesannya, mana mungkin Amira membeli perdana dari sana, sedangkan dia saja orang asli Kalimantan. "Ada nama pemiliknya? Bisa kamu lacak?" tanyaku. "Sepertinya itu nomor sekali pakai. Nomornya juga sulit di lacak, namun ada pemiliknya, itupun juga warga sana!"
1024.7K viewsCompletedAdded to Library 914 Times as aditama
Read
+Library
Mutiara Lembah Hitam

Mutiara Lembah Hitam

Gadis kecil itu manarik-narik tangan Andin yang memegang ponsel. “Iya. Kan Mama bilang ntar. Icha harus sabar dong.” Andin menatap sang bocah dengan wajah kesal. “Ini anak kamu, Ndin?” Nesa mendekat dan mengelus pipi gadis kecil itu. “Iya. Namanya Icha. Baru umur 3 tahun.” Andin menjelaskan sembari mengelus kepala anaknya. “Halo anak cantik, kamu mau apa, Sayang?” Gadis itu hanya menatap Nesa dengan pandangan memelas. “Dia mau apa, Ndin?”
106.7K viewsCompletedAdded to Library 161 Times as aditama
Read
+Library
Tamu yang Tak Diundang

Tamu yang Tak Diundang

Pov Satria Wanita itu, kenapa selalu dipertemukan? Apa ini yang namanya jodoh? Namaku Satria Wiguna, lelaki berumur 35 tahun. Mempunyai anak semata wayang bernama Starla. Aku hanya tinggal bertiga dengan ibuku. Ibunya Starla sudah lama meninggal tiga tahun yang lalu dan sampai sekarang aku belum berniat untuk menikah kembali. Aku lebih fokus membesarkan Starla dan menyibukkan diri dengan bekerja.
1029.1K viewsCompletedAdded to Library 988 Times as aditama
Read
+Library
BUNGA ABADI

BUNGA ABADI

Pak Pram terus memperhatikan Lingga dan tersenyum beberapa kali melihat expresi Lingga yang geregetan. Di sisi lain aku dan Bayu sedang berusaha memenangkan permainannya namun Bisma dan Gracia memanglah ahli jadi mereka berhasil mengalahkanku dalam permainan ini. Setelah kekalahanku karyawan lain lanjut memainkan lomba Badminton ini sesuai gilirannya. "Yahh.. kalah, maaf, aku tidak pandai main Badminton," ucapku kepada Bayu.
107.9K viewsCompletedAdded to Library 252 Times as aditama
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status