Hati Yang Terluka
"Ayah dan ibuku belum tahu, makanya aku bingung."
"Ya Allah, yang sabar ya, Nak. Kamu masih muda, anakmu juga masih kecil, kamu berhak bahagia. Anggap saja masalah ini adalah cobaan yang harus kamu lalui. Semoga suatu saat nanti, kamu mendapatkan orang yang benar-benar sayang sama kamu dan juga anakmu." kata bu Fatimah. Ia ikutan sedih mendengar cerita yang dialami oleh Laila. Ia juga meminta izin untuk menggendong bayinya Laila. Dan tentu saja Laila mengizinkannya.
Tidak lama kemudian, seorang lelaki datang menemui mereka. Dia adalah Rayyan Abid Karim, cucunya nenek Fatimah.
Bab Populer