กรองโดย
กำลังอัปเดตสถานะ
ทั้งหมดยังไม่จบจบแล้ว
จำแนกโดย
ทั้งหมดเป็นที่นิยมที่แนะนำคะแนนการอัปเดต
MAHAR 2 JUTA

MAHAR 2 JUTA

Ceklek Keluarga Maisya yang berdebat di depan kamar Maisya, terpesona dengan perempuan yang sejak tadi menjadi bahan pembicaraan. Gadis yang sempat kabur dan datang dengan wajah tak beraturan tersebut, sekarang telah berdiri di depan tegap di depan keluarganya. Maisya berdandan layaknya perempuan yang akan melaksakan lamaran sesugguhnya. Mata merah juga wajah yang bengkak itu sudah tertutupi oleh make up natural soft. Penampilannya membuat semua keluarga Maisya terpesona. "Aku dah siap, gak usah di dobrak segala."
1.3K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 41 ครั้งในชื่อ air mata maharani part 27
อ่าน
+ห้องสมุด
Mahar 500 Juta

Mahar 500 Juta

Ratih memutar bola matanya malas usai mendengar jawaban sang ibu. Tak lama kemudian, kedua pria bule itu tampak memperhatikan mereka. Salah satu dari mereka, yang berambut pirang dan tinggi, melangkah mendekat sambil tersenyum ramah. “Hello, ladies! Kalian sepertinya sedang menikmati sunset. Apa kalian nggak keberatan kalau kami ikut bergabung dengan kalian di sini?” tanyanya dengan aksen khas orang bule yang sepertinya baru belajar bahasa indonesia.
1.9K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 40 ครั้งในชื่อ air mata maharani part 27
อ่าน
+ห้องสมุด
Wanita Lain di Dalam Rumah Tanggaku

Wanita Lain di Dalam Rumah Tanggaku

Dia menyeka sisa air mata di sudut matanya dengan punggung tangan, lalu menatap Savita dengan senyum. Maia menghapus air matanya lagi, kali ini dengan sebuah senyuman bangga yang lebar. “Mbak, kalau dunia baca ini, Mahendra tamat. Ini bener-bener lebih tajam dari pisau!”
101.9K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 63 ครั้งในชื่อ air mata maharani part 27
อ่าน
+ห้องสมุด
Terjebak Hasrat Terlarang Dokter Denver

Terjebak Hasrat Terlarang Dokter Denver

"Kamu baik-baik saja, Rani?" Maharani tersentak dari lamunannya. dia segera memasang senyum tipis. "Te–tentu. Aku cuma sedang lelah belakangan ini." Dewi terdiam beberapa saat, mengernyit, tetapi tidak bertanya lebih lanjut. Pasalnya, ini bukan kali pertama memergoki sikap janggal sahabatnya. Dirga yang baru saja selesai menyuapi Denver, kini berpindah ke arah Maharani dan melihat toples. "Mau lagi pisang golengnya dong, Onty!"
10183.6K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 5.0K ครั้งในชื่อ air mata maharani part 27
อ่าน
+ห้องสมุด
Mendadak Menikah Dengan Chef Bintang Lima

Mendadak Menikah Dengan Chef Bintang Lima

kata Maharani lembut, meskipun ada kecemasan yang jelas terlihat dari nada yang dipilihnya. "Tapi kamu ‘kan teman baik Anjana. Kamu memang tidak tahu kalau dia pernah punya anak sebelumnya?" tanya Aryan, suaranya terdengar menuntut, mencoba menggali lebih dalam. "Aku hanya tahu, Anjana hanya punya satu anak perempuan dan satu anak laki-laki. Tapi ..." Maharani berhenti sejenak, seakan mencari kata-kata yang tepat. Wajahnya kini lebih serius, seperti sedang menimbang-nimbang sesuatu yang berat.
1034.0K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 918 ครั้งในชื่อ air mata maharani part 27
อ่าน
+ห้องสมุด
Dikejar Lagi Oleh Suamiku

Dikejar Lagi Oleh Suamiku

Birendra berdiri di halaman, wajahnya gelap penuh amarah. Fatma langsung mencoba bersikap tenang. “Birendra, kamu lihat kan? Wanita ini mencoba merebut Abisatya dariku!” Namun, Birendra tidak menggubris. Dia melangkah ke arah Mahira yang masih terjatuh di lantai. Dengan hati-hati, Birendra membantu Mahira berdiri dengan tatapannya yang penuh rasa bersalah. “Kamu baik-baik saja?” tanyanya pelan.
107.9K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 205 ครั้งในชื่อ air mata maharani part 27
อ่าน
+ห้องสมุด
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Sri Maharatu sunggingkan senyum melihat Muka Besi terkubur dalam tanah bagaikan ditelan bumi. -o0o- Ternyata tanpa disadari oleh Sri Maharatu, ada sepasang mata yang memperhatikan pertarungannya dari kejauhan. Sepasang mata itu tak lain milik anak Adipati Suralaya; Delima Gusti. Perempuan ini setelah berhasil atasi luka dalamnya akibat pukulan Dewa Sengat, segera berkeliaran lagi memburu cambuk pusaka tersebut.
1028.7K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 773 ครั้งในชื่อ air mata maharani part 27
อ่าน
+ห้องสมุด
Aruna Putra Api

Aruna Putra Api

Debu melayang ke udara, mengakhiri Baladhara sempurna dari pemuda pendiam bernama Atma. “Luar biasa!” decak Perdana memandangi debu-debu berwarna jingga kecoklatan. Baladhara begitu mematikan dalam bentuk seperti yang baru saja ia saksikan. “Tapi bagaimana orang itu bisa lolos?”
1015.4K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 507 ครั้งในชื่อ air mata maharani part 27
อ่าน
+ห้องสมุด
Aduh, Sayang Jangan Goda Aku Terus

Aduh, Sayang Jangan Goda Aku Terus

"Bu Maharani, tolong tenang dulu. Ini salah paham, Renita cuma sedang mengigau karena stres!" Mami Renita mencoba menengahi dengan wajah pucat pasi. "Mengigau?!" Maharani tertawa getir dengan sisa air mata di pipinya. "Aku punya telinga, dan suamiku adalah saksinya! Kalian benar-benar iblis berbaju manusia!"
9.955.6K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 2.1K ครั้งในชื่อ air mata maharani part 27
อ่าน
+ห้องสมุด
REINKARNASI

REINKARNASI

Ia juga merasa senang melihat Nindia, gadis itu tampak sangat ramah dan sopan. "Maaf, Nindia di dahimu itu tanda lahir atau make up?" tanya Maharani tiba-tiba saat Nindia menyibakkan poninya. Gadis itu meraba dahinya, "Ah, yang di dahi ini tanda lahir, Tante. Itu sebabnya saya tutupi poni," jawab Nindia sambil tersipu.
9.946.8K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 1.6K ครั้งในชื่อ air mata maharani part 27
อ่านรีวิว (71)
อ่าน
+ห้องสมุด
Gladys Shanum
Cara penulis menyampaikan cerita berlatar kerajaan Kahuripan lalu lompat ke masa 600 tahun mendatang itu, kereeen. Perlu riset pustaka nih untuk dapat setting kerajaannya. Ditunggu uploadnya lagi, Thor.
Marion D'rossi
Kak, ceritanya bagus dan lain dari yang lain. Sebuah cerita di zaman kerajaan yang begitu menggugah selera. Konflik di awal cerita adalah langkah tepat yang Kakak lakukan untuk membuat pembaca tergugah dan ingin terus mengetahui kisah selanjutnya. Dari segi plot, sebenarnya cerita Kakak ini berat
อ่านรีวิวทั้งหมด
ก่อนหน้า
123456
...
9
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status