Cintaku T'lah Mati
Aku tahu aku memang bersalah, jadi aku berucap, "Maaf, lima tahun lalu aku benar-benar nggak sengaja. Aku dan kakakku akan segera melunasi semua utang kami padamu."
Dia menatapku, lalu tiba-tiba tertawa. "Sekarang baru minta maaf? Nggak terlalu telat?"
Aku tidak mengerti maksudnya, sampai dia membuka ponselnya dan memutar sebuah video. Dalam video itu, kakakku mengamuk di kantornya, menghancurkan ruangannya, bahkan sampai melukai orang.
Aku panik dan berusaha merebut ponselnya, tetapi dia bergeser selangkah dan aku terjatuh.
Hot Chapters