Anomali Dunia Darma
Aku tidak mungkin meninggalkannya dalam keadaan yang sangat terpuruk seperti itu.
Terdengar samar-samar rintikan hujan turun, bersamaan dengan gelegar guntur. Semakin lama semakin jelas, suara gunturnya, suara rintik hujannya, dan suara perutku yang protes karena kubelum isi dari pagi. Hari ini hari minggu, aku belum keluar dari kamar sejak pagi, entah kenapa tapi rasanya jika aku buka pintu kamar, aku harus hadapi kenyataan yang berantakan. Percuma juga aku keluar dari kamar, toh di dapur tak ada apa-apa, listrik sudah mati beberapa hari ini, kulkas tak bisa berfungsi.
Hot Chapters