Sang Mempelai Pengganti
Ekspresinya menunjukkan bahwa setiap kata yang kuucapkan adalah cambukan yang ia terima dengan lapang dada.
“Aku hanya ingin menyerah, Mas,” kataku, suaraku kini melemah, hanya tersisa isakan yang menyedihkan. “Aku ingin menyerah pada pernikahan ini. Aku ingin kamu melepasku. Kamu pantas mendapatkan kebahagiaan dengan kenangan Annisa, dan aku pantas mendapatkan kebahagiaan dengan cinta yang tulus. Kita berdua hanya menyakiti diri sendiri di dalam kebohongan ini. Jadi, tolong, biarkan aku pergi.”
ตอนยอดนิยม