TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU
“Karin.”
Gerakan dansa itu terhenti tiba-tiba ditengah musik yang masih terus mengalun mesra.
“Bang, kenapa? Kenapa Abang terkejut.” tanyaku.
Kedua alis itu tertaut. Hidung dan bibirnya berubah menjadi merah, seperti menahan keinginan menangis. Ah, Bang, jangan membuatku bingung, dan jangan membuatku berpikir yang tidak-tidak. Bukan, bukan aku nggak mau mendengar sebuah kenyataan yang aku belum tahu. Aku hanya sedang mengusahakan, semua akan baik-baik saja, seperti harapku, yang selalu menginginkan, nasib hidupku bahagia, saat ini, terlebih setelah menikah denganmu, selamanya.
Hot Chapters