Menikahi Guru Killer
kelakar Kak Bernard lagi.
“Percaya apa Kak?” timpalku menanggapi perkataannya yang sudah seperti stand up komedi ala tipi swasta.
“Ya … percaya kalo papa kamu pasti langsung ‘ho–oh’ liat calon mantu keren, ganteng, mapan, baik dan berkepribadian macam aku,” sahutnya, “kamu tau kan. Aku udah punya kamar pribadi, ponsel pribadi, tas pribadi, sepatu juga pribadi. Maklum masih anak kuliahan. Ntar … kalo udah kerja. Pasti aku punya rumah pribadi, pesawat jet pribadi, bahkan roket buat pulang pergi ke mars juga. Biar kita bisa tamasya, gelar tiker berdua di sono.”
Sikat na Kabanata