JANGAN NGAKU CANTIK
gumamnya pelan mencoba berpikir positif, ada timbul sedikit rasa panas di hati karena cemburu, lalu dia menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskannya.
Huft! Hela nafasnya berat.
Kemudian dia menghidupkan mesin mobilnya kembali, menyuruh bi Minah memasukkan semua belanjaannya ke bagasi dan kedua anaknya ke dalam mobil.
Sore itu langit tiba-tiba berubah menjadi gelap, mendung. Angin bertiup lumayan kencang, suara petir dan geledek saling bersahut-sahutan.
"Yah, mau hujan, gimana mau berenang mandi air panas ke Ciater, oh iya pesen villanya aja deh, berendam air panasnya di villa aja." pikir dan gerutu batinnya.