Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ARJUNA

ARJUNA

Tapi ketika sedikit mendekati haram maka Bang Banyu dan Mas Abim akan panjang lebar menasihati. Arjuna suka hujan. Dari banyak bulan yang paling Arjuna suka adalah bukan Desember dan Januari. Selain akan ada banyak hujan melainkan juga banyak liburan. Kenapa Arjuna suka hujan. Klasik. Karena rindu selalu turun bersama hujan. Meskipun kadang Arjuna berpikir tentang kalimat 'titip rindu pada hujan'. Kenapa harus dititipkan pada hujan jika Arjuna ingin menitipkan rindu itu pada seorang diatas sana. Namun Arjuna juga berpikir, hujan hadir karena Mami mengirim rindu dari atas sana. Makanya ketika hujan turun maka Arjuna akan dengan senang hati menatapnya hingga puas. Sangat berkebalikan dengan Ba
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai aku tidak membenci hujan
Baca
+Pustaka
Jangan Seperti Pelangi

Jangan Seperti Pelangi

Tapi dia tahu, berita itu tidak bagus. Dia mungkin tidak bisa bekerja keras seperti dulu lagi, karena akan membuat jantung bekerja lebih cepat. Bagaimana dengan keluarga kecilku?! "Sayang...kita masuk, yuk? Udaranya sangat dingin, semalam kan hujan. Tuh, masih rintik. Ayok lah..." kata Violet menarik tangan Mario. Dia tersenyum melap airmata Mario, "sayang...kenapa nangis? Kan ada aku sama anak-anak. Kita akan terus sama-sama. Dalam susah dan senang. Ayah mau, kan?"
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai aku tidak membenci hujan
Baca
+Pustaka
Aksa!

Aksa!

Hujan deras mulai mengguyur kota, membuat Pitaloka semakin yakin kalau laki-laki itu sudah tidak ada di dunia ini lagi. "Senior tau nggak? Kalau saat ada seseorang bersedih, biasanya hujan akan turun. Hujan akan menutupi air mata orang itu. Hujan nggak mau orang itu terlihat lemah, di hadapan banyak orang. Kalau seandainya senior menangis, saya ingin jadi hujan. Biar saya bisa nutupin air mata senior. " Kata-kata itu masih teringat jelas di kepala Pitaloka. Kata-kata yang sempat diucapkan Aksa saat dirinya dan laki-laki itu sedang berada di taman.
109.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai aku tidak membenci hujan
Baca
+Pustaka
Istrimu, Bukan Kekasihmu

Istrimu, Bukan Kekasihmu

Ucapnya. Aku terekeh. “Aku hanya menyukai saat-saat seperti ini, hujan selalu menjadi anugerah untuk bumi. Meski bumi harus menahan diri untuk tak melihat matahari.” Hujan tak salah, dia hanya sebagai perantara, atau mungkin sebagai pengisi kekosongan diantara keduanya. Hujan juga bisa dijadikan sebagai sesuatu yang menjadi jeda, atau tempat singgah sebelum bumi dan matahari saling menatap.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai aku tidak membenci hujan
Baca
+Pustaka
Kembar Tiga: Ayah Presdir untuk Ibu

Kembar Tiga: Ayah Presdir untuk Ibu

“Aku suka musim hujan.” Hans membenamkan kepala ke dalam leher Widya. Dia tersenyum. “Oh ya?” Bulu mata Noni tampak bergerak. “Karena air hujan bisa mencuci sesuatu yang kotor.” Hans membalikkan tubuh Noni, lalu menopang wajahnya. “Apa kamu tahu lumut?”
9.33.8M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75.0K kali sebagai aku tidak membenci hujan
Tampilkan Ulasan (857)
Baca
+Pustaka
rincut
nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike
Siti Saodah
cerita yang sangat luar biasa ,menarik sekali untuk dibaca kelanjutannya ,penasaran dengan tokoh Claire Adhitama dan anak anaknya ,hasil perjuangan nya selama ini akan kah berhasil mempertahankan perusahaan ibunya ? dan ,penasaran juga dengan cerita cinta nya yg sudah membesarkan ketiga anaknya ???
Baca Semua Ulasan
Jangan Menolakku

Jangan Menolakku

"Kamu tahu Van, kadang apa yang kita lihat, kita dengar tidak seperti yang terjadi sebenarnya, banyak sekali alasan di balik itu. Mama harap kamu lebih dewasa, lebih dapat berpikir jernih. Dan bisa menyelesaikan masalah dengan baik, bijak dan tidak emosi." Evan terenyuh mendengar nasehat mama. Ya! Mama benar tidak semua yang dia lihat adalah kejadian yang sama seperti yang sedang ia pikirkan. "Mama tahu nggak kalau aku sayang Mama?" "Mama nggak tahu, Van. Walau kau menunjukkan seberapa hebat sayangmu pada Mama. Mama akan lebih menghargai bila kau juga mengucapkannya." "Kenapa harus di ucapkan Ma? Bukannya Mama sudah bisa merasakan sayang Evan pada Mama."
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai aku tidak membenci hujan
Baca
+Pustaka
Penjara Dendam Suami Konglomerat

Penjara Dendam Suami Konglomerat

Tapi sialnya, hujan tiba-tiba saja turun. “Sial!” Maki Lukas saat hujan langsung berubah menjadi deras. “Seharusnya aku mengajakmu pulang sejak tadi.” Aleeta hanya tersenyum saat mendengarnya. “Aku pikir kamu sudah nggak membenci hujan. Tapi sepertinya kamu masih membencinya, ya.”
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 268 kali sebagai aku tidak membenci hujan
Baca
+Pustaka
MY SEXY EDITOR

MY SEXY EDITOR

Walau Moonlight sering membalas pesanku pada malam hari, tapi kuharap hujan begini membuat Moonlight ingin punya teman untuk mengibarkan walau lewat udara. Irene : Hujan... Kamu tahu, dulu saat kecil aku benci hujan. Karena aku tak bebas bermain di luar, dan saat hujan aku tak bisa berbuat apa-apa kecuali berada dibalik selimut. Tapi saat dewasa aku mengerti, aku butuh hujan dalam hidupku. Bagaimana dengan adanya hujan kita berhenti sejenak dari banyaknya aktivitas dan merenungkan hidup dengan melihat rintik-rintik air yang jatuh sambil menghitung aroma hujan.
9.934.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai aku tidak membenci hujan
Baca
+Pustaka
Gara-Gara Parfum

Gara-Gara Parfum

MUSIM HUJAN. JAKARTA. Aku selalu duduk menattap keluar jendela setiap kali hujan turun. Melihat titik air yang perlahan membasahi tanah selalu mengingatkanku pada Ibuku. Karena itu, aku membenci hujan.
8.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai aku tidak membenci hujan
Baca
+Pustaka
Nature Squad

Nature Squad

katanya di tengah hujan yang masih enggan pergi. "Walaupun sekarang ini Rain punya sahabat lain, tapi dia gak akan pernah lupa sama lo. Tasya, lo juga pasti lihat itu kan bagaimana menderitanya dia selama ini?” Tanya Samudra menengadah ke atas langit seakan sahabat kecil Rain ada di sana. “Gue mohon bantu dia buat hilangin kebencian nya itu ya. Lo juga sedih kan liat Rain nyiksa dirinya sendiri karena rasa bersalahnya itu? Tasya tolong kasih tahu sahabat lo itu, kalau hujan gak menakutkan dan kecelakaan yang menimpamu bukan karena hujan. Tolong ya, Sya." Rain sedikit tersentak bersamaan dengan air matanya yang mulai menetes bercampur dengan air hujan yang menerpa wajahnya.
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai aku tidak membenci hujan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status