Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mertua, Awal Pembawa Petaka

Mertua, Awal Pembawa Petaka

Mencoba menjadi istri penyabar dan sholeha itu tidak mudah makanya jaminannya itu surga. *** Pagi itu seisi rumah panik saat Tiwi pingsan saat sedang menyapu di halaman depan, Kanaya yang panik menyuruh Jumi untuk mendatangi seorang bidan yang rumahnya ada di seberang rumah Husna. Meskipun bukan dokter tapi setidaknya bidan tahu dasar-dasar ilmu kesehatan.
1064.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai alamat bidan novel metode tiup
Baca
+Pustaka
Tukar Jiwa: Dendam Nyonya di Tubuh Kepala Pelayan

Tukar Jiwa: Dendam Nyonya di Tubuh Kepala Pelayan

"Terimakasih Bu Bidan." "Sama-sama Bu," sahut bidan. "Sekarang saya pinjam buku catatan kehamilan Ibu Lita, guna mencatat kelahiran dari cucu Ibu," pintanya kemudian. Dengan berat hati ibunya Lita memberikan buku catatan kehamilan Lita kepada bidan. Nanti segera setelah diambil kembali dia akan mengganti jenis kelamin bayi tersebut.
9.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 221 kali sebagai alamat bidan novel metode tiup
Baca
+Pustaka
ARFESO

ARFESO

Aquarius_Girlarfaeresesper
Setelah semua telah siap mereka mampir terlebih dahulu ke toko perlengkapan bayi dan roti. Setibanya di rumah sakit keluarga kecil tersebut segera mencari ruang inap Tesalonika. Hosea tak mengira bahwa tetangganya akan menjenguk pertama. "Selamat ya Tesa dan Hosea kalian jadi udah paket komplit nih. Punya 1 putra dan putri," canda papa Yahziel. Tesalonika dan Hosea terkekeh mendengar pernyataan dari Yahziel, "Terimakasih udah jenguk pertama," balas Tesa dan Hosea bersamaan.
108.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 262 kali sebagai alamat bidan novel metode tiup
Baca
+Pustaka
MISTERI MELETUSNYA PERUT ANTIKA

MISTERI MELETUSNYA PERUT ANTIKA

Bidan itu menghapus air mata, "Saya tidak bisa, saya selalu membayangkan seringai perempuan itu. Bahkan setelah perutnya meletus, ia masih sempat tersenyum--" "Apa yang bidan coba katakan? Apa maksudnya perut Tika meletus?!" Andaru menatap bidan tersebut dengan tatapan mengintimidasi. Ia menyeka air mata dengan kasar, "Apa bidan mau bilang istri saya kena santet?!" Bidan itu menunduk, "Saya juga tidak tau, tapi saya bersumpah melihat istri Bapak sempat tersenyum."
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai alamat bidan novel metode tiup
Baca
+Pustaka
Pengobatan Rahasia Si Perawat

Pengobatan Rahasia Si Perawat

Saat bersembunyi di sudut ruangan sambil gemetaran karena kecanduan seks, tak disangka aku malah berpapasan dengan dokter yang paling membenciku. Pria yang biasanya tenang dan pendiam itu menatapku yang sedang dalam kondisi malang tanpa mengatakan apapun. Dia hanya diam-diam menutup pintu, lalu mendekat dan kedua tangannya yang cekatan, menyentuh tubuhku perlahan. “Bagian sini yang nggak nyaman? Bukan… sepertinya bukan bagian ini.” Dia menjelajahi tubuhku layaknya sedang meneliti sebuah penyakit. Jari-jarinya menari di area-area sensitifku, perlahan-lahan mendekati bagian paling berbahaya. Sementara itu, aku sama sekali tak bisa mengendalikan diri akibat sentuhannya. Kewarasan dan pikiranku
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai alamat bidan novel metode tiup
Baca
+Pustaka
Perawat Untuk  Tuan Duda Lumpuh

Perawat Untuk Tuan Duda Lumpuh

🍒Rumah Sakit🍒 Kiya yang baru saja dipindahkan ke ruangan perawatan merasa sangat lelah dan pusing. Infus menancap di tangannya dan tubuhnya terasa lemas. Namun, suasana yang semakin memanas antara ayah dan ibunya membuatnya semakin pusing. Kedua orang tua Kiya terus bertengkar mengenai calon pasangan hidup Kiya. "Kiya harus menikah dengan juragan Feri," ucap ibu dengan teguh pada pendiriannya.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai alamat bidan novel metode tiup
Baca
+Pustaka
Sang Villainess Ingin Bikin Baby Dulu, Balas Dendam Kemudian

Sang Villainess Ingin Bikin Baby Dulu, Balas Dendam Kemudian

Merri mengikuti arah pandangan Fuschia ke langit-langit, tapi kemudian menoleh ke belakang untuk menghadap Fuschia lagi. “Kenapa bidan belum juga datang?! Padahal aku sudah mengirim kereta tercepat! Tilda, periksa di luar dan bawakan lebih banyak handuk!” “Ya, Nyonya Laura!” Dylan membuka mata kupu-kupunya lebih lebar saat aroma darah tercium di hidungnya. “Ya Tuhan, perut Yang Mulia sudah terbuka. Bidan harus segera menanganinya.” Kata sang dokter.
1020.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 789 kali sebagai alamat bidan novel metode tiup
Baca
+Pustaka
Suratman VS Suratmin  ( Antara Si Kaya Dan Si Miskin)

Suratman VS Suratmin ( Antara Si Kaya Dan Si Miskin)

Tangannya tetap memegang sang suami dengan kencang, walaupun banyak luka yang sudah membekas tetapi Suratmin tidak menghiraukannya. “Mbak Susi ikuti perintah saya ya ... sekarang Mbak ngejen yang kuat, tarik napas dalam-dalam buang perlahan-lahan!” Susi dengan tenang mengikuti setiap arahan dari bidan. Dia pun disuruh miring ke kiri lalu kakinya ditekuk agar cepat keluar. “Bokongnya jangan diangkat ya Mbak, nanti robek, iya terus Mbak, tuh sudah kelihatan rambutnya, ayuk Mbak ngejen yang kuat sekali lagi!”
1013.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 304 kali sebagai alamat bidan novel metode tiup
Baca
+Pustaka
Setelah Hujan Bulan Desember

Setelah Hujan Bulan Desember

Itu cara orang dulu mengobati perut pasca melahirkan. “Kita tanya suaminya dulu ya Mak! Takut dia nggak setuju pula!” Bu Mei kehabisan akal kalau sudah menghadapi mertuanya. Memang diakui dia dulu bidan desa. Dia terbayang bagaimana dulu rumitnya dia saat setelah melahirkan. Karena ibunya dan mertuanya kompak merawatnya dengan ritual madeung. “Biar Mak saja yang ngomong!” perempuan itu langsung menemui menantu dari cucunya yang sedang mengopi di dekat kolam bersama mertua dan ayahnya.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai alamat bidan novel metode tiup
Baca
+Pustaka
Tetanggaku Bukan Mantanku

Tetanggaku Bukan Mantanku

"Alhamdulillah. Senengnya ibu sama bapak bisa ketemu kamu. Ah, kamu kenapa pindah ke Sumbang sih? Setelah gak ada kamu, terpaksa deh yang lagi hamil kalau gak ke Tita ya ke Bidan Ros. Dua-duanya sama-sama nyebelin lagi." Bu Sum terus menceritakan kejelekan Tita dan Bidan Ros, bidan CPNS di desanya. "Masa ya Ning, senengnya pada sibuk kompetisi pakai baju bagus sama pakai barang bermerk tapi pelayanan nol besar."
1017.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 638 kali sebagai alamat bidan novel metode tiup
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status