Kesayangan Sang Dosen
Ara tersenyum dan menjawab, "Dan kamu terlihat sangat tampan, Sayang."
Mereka berbicara seolah-olah tidak ada jarak yang memisahkan mereka. Mereka berbagi cerita tentang hari-hari mereka, tawa, dan candaan seperti pasangan yang bersama-sama di satu tempat. Tetapi di antara kata-kata itu, ada keinginan yang tumbuh dengan setiap momen yang berlalu.
Raffi berkata, "Kamu tahu, Sayang, aku merindukanmu begitu banyak. Seringkali aku merasa seperti aku tidak lengkap tanpa kehadiranmu di sini."