Struktur cerita dari awal hingga akhir biasanya mengikuti pola yang disebut 'Narrative Arc' atau alur naratif. Ini adalah kerangka dasar yang membantu penulis membangun cerita secara organik. Diawali dengan exposition atau pengenalan, di mana latar, karakter, dan konflik awal diperkenalkan. Kemudian rising action, di mana ketegangan mulai meningkat karena konflik berkembang. Puncaknya adalah klimaks, momen paling intens dalam cerita di mana konflik utama mencapai titik tertinggi. Lalu falling action, di mana ketegangan mulai mereda, dan terakhir resolution atau denouement, di mana semua pertanyaan terjawab dan cerita menemukan penutupannya.
Alur ini bisa ditemukan di hampir semua jenis cerita, dari novel klasik seperti 'Pride and Prejudice' hingga film blockbuster seperti 'Avengers: Endgame'. Namun, beberapa karya eksperimental mungkin memainkan atau bahkan membalik struktur ini untuk efek tertentu. Misalnya, 'Pulp Fiction' menggunakan alur non-linear, tapi tetap memiliki elemen-elemen dasar ini jika dilihat secara keseluruhan.