ADDIVA
Setelah selesai, dia kembali menyerahkan gelasnya kepada Nisa dan tidak lupa mengucapkan terima kasih.
"Untung aja enggak ada luka serius, Va," celetuk Revan dan diangguki yang lain. Mereka tidak bisa membayangkan, jika Diva mengalami hal yang tidak diinginkan.
Diva menyentuh kepalanya yang dililit perban. Kemudian dia menghela napas dan menunduk sedih. Sekarang dia terluka, tidak ada lagi yang memasang badan untuk melindunginya. Dia kira, Adit akan menyelamatkannya seperti dulu atau paling tidak, Adit adalah orang pertama yang dia lihat saat pertama kali membuka mata. Entah sekarang atau waktu yang tidak diketahui, semua hal tentang Adit akan menjadi kenangan. Namun, dia tetap berharap bisa
Hot Chapters