Dimadu Saat Koma
Tapi, apapun yang terjadi nanti, ku harap saat ini Dara baik-baik saja.
"Sedikit saran dari saya, sebaiknya mbak jangan memaksakan diri untuk melakukan hal-hal yang berat dulu," ucap dokter tersebut seraya membereskan peralatannya.
"Iya, dok!" sahutku singkat.
"Nama saya Imam, saya yang menggantikan dokter Feri untuk memantau kondisi Mbak Inara, jika sampai nanti malam kondisinya masih seperti ini, mungkin besok mbak belum boleh pulang," tuturnya membuatku lagi-lagi merenggut kesal. Padahal, aku sudah tak sabar untuk segera pulang.