Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rahim Kedua CEO

Rahim Kedua CEO

“Namanya—“ Wanita itu mengulurkan tangan pada Pramam. Senyum ramah yang biasa ia temukan di setiap waktu. Di setiap sudut apartemen, dan setiap ia menjejaki tanda kemerahan di tubuh wanitanya. “Saya Mara. Mara Cikal.” Setelah sekian lama tak bertemu dan tidak mendapat kabar soal Mara, Pramam justru dikejutkan dengan kemunculan gadis itu di rumah. Penampilannya tetap stunning, riasan tipis dengan pewarna bibir merah gelap yang pekat. Sosok yang ternyata digadang akan menolong Anne agar mereka mendapat keturunan. Pramam tidak mampu membayangkan bagaimana itu bisa terjadi. Ke depannya ia harus bersinggungan dengan kekasih sekaligus istri di tempat dan waktu bersamaan. Gila, ini benar-benar gila
107.2K viewsCompletedAdded to Library 151 Times as amato x mara
Read
+Library
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchederesaneel
“Hehe… nggak kok, Ma.” “Eh, ini bantu mama bawain daging ke taman depan rumah, ya.” pinta Mama Mas Wira. Aku mengangguk dan segera membawa daging untuk barbeque-an keluarga malam ini. Alfa tiba-tiba muncul. “Mama… ada yang bisa Mas Alfa bantuin nggak?” tanya Alfa dengan suara nyablaknya. “Eh, ada Fita imut.”
104.0K viewsOngoingAdded to Library 120 Times as amato x mara
Read
+Library
Wonderstruck

Wonderstruck

Walau Brisha dan Sophie jelas-jelas tampak kaget setengah mati. “Jadi, sekarang apa yang terjadi sama si Monster ini, Mara?” Sophie buka suara. “Apa kamu masih sering ketemu dia? Waktu kamu di Parapat, dia pernah datang ke sana?” “Aku udah nggak pernah ketemu dia lagi sebelum tinggal di Parapat. Aku nggak mau ngeliat mukanya lagi. Setauku, dia sekarang tinggal di Australia, sekolah di sana. Aku yang ngajuin syarat itu sama keluarganya. Kalau dia tetap di Jakarta, aku ngancam bakalan nyebarin aibnya ke mana-mana. Itulah yang bikin keluarganya ngalah dan nggak maksa supaya kami nikah aja,” urai Amara dengan perasaan pahit yang memenuhi tenggorokannya.
1026.7K viewsCompletedAdded to Library 746 Times as amato x mara
Show Reviews (23)
Read
+Library
Indah Hanaco
Halo, kalian. Jangan lupa baca "Wonderstruck" dan masukin perpustakaan, ya. Ceritanya dijamin beda. Meski tokoh-tokohnya tergolong muda, tapi konfliknya adalah hal-hal serius di sekitar kita. Untuk kaum cewek, aku cuma mau bilang. Hati-hati dan selalu waspada.
naftalenee
I really really love this book, tapi agak bingung dengan perpindahan alur yang tiba-tiba bergeser nyeritain tentang tokoh lain (Amara) yang memakan porsi cukup banyak. Kayak dipaksa pindah ke universe lain gitu. I was like "lah ini Nef kok tiba-tiba ilang? Aku pikir tokoh utamanya dia?"
Read All Reviews
Dinodai Adiknya, Dinikahi Kakaknya.

Dinodai Adiknya, Dinikahi Kakaknya.

"Aku dan Amira sudah saling mengenal, tapi kami tidak memiliki hubungan apapun. Hanya saja...." Marcell terdiam, ia tidak melanjutkan kata-katanya. Marc menyipitkan mata, "Hanya saja, apa?" desaknya. "Hanya saja Amira langsung mengandung," jawab Marcell dengan nada bergetar. Marc refleks mengepalkan kelima jari tangannya, melayangkan satu pukulan di wajah tampan Marcell.
1017.1K viewsOngoingAdded to Library 444 Times as amato x mara
Read
+Library
AMORAGA

AMORAGA

PLAK! Sebuah tamparan mendarat sempurna di pipi putih Raga. Beberapa anak yang sedang lewat langsung bergidik ngeri melihat tatapan Amora semarah itu. Amora memang terkenal ramah dan baik hati. Tapi, siapa yang tidak tahu jika Amora akan terlihat sangat mengerikan jika sedang marah. Dan hanya satu orang yang bisa membuat Amora semarah itu ... Saraga Imanuel. "Kalo lo ada masalah sama gue, kita selesain sekarang!" teriak Amora, menggebu-gebu.
109.2K viewsOngoingAdded to Library 350 Times as amato x mara
Read
+Library
Vila Melati

Vila Melati

tanyanya setelah aku duduk. "Hal mistis?" jawabku pura-pura mengembalikan pertanyaan seraya menatap mata Atika. Sebenarnya dengan melihat mata lawan bicara, aku sudah bisa membaca pikiran mereka. Dari situ kuketahui kalau Atika bukanlah seorang indigo. Ia tak punya mata batin. Dia adalah wanita materialistis yang gemar menggiring opini. "Iya. Alami hal mistis gak?" Ia mengulang tanya.
102.6K viewsCompletedAdded to Library 59 Times as amato x mara
Read
+Library
KAMASEAN

KAMASEAN

Dada laki-laki itu turun naik menahan emosi, matanya memerah karena menyimpan amarah. “Kenapa mama tidak pernah merestui hubungi Frans dengan Sean, Ma? Apa karena Sean bukan terlahir dari keluarga yang kaya?” protes Frans beberapa minggu yang lalu saat Nyonya Richardson bersikeras hendak menjodohkan Frans dengan Batrice. “Karena perempuan itu telah lahir dari rahim Kinara, seorang perempuan jalang yang sudah merusak rumah tanggaku,” jawab Nyonya Richardson dengan berapi-api.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as amato x mara
Read
+Library
AIR MATA PERNIKAHAN

AIR MATA PERNIKAHAN

Aku sempat mendengarkan Cek Cok mas bara dan Arum tetapi mas bara berkata kalau dia akan ke taman dengan segera. “yaudah mas, aku tunggu ya,” aku langsung memencet tombol off. Kini aku dan mama menunggu mas bara di tempat duduk berwarna putih. Aku sambil melihat sekeliling lagi yang sudah mulai ramai lampu lampu dan ada juga odong odong untuk di sewa dnegan lampunya yang begitu membuat mata melek. Aku takut sekali karena ini akan Maghrib sebentar lagi. Aku kasihan mama juga nggak bawa jaket.
107.7K viewsOngoingAdded to Library 154 Times as amato x mara
Read
+Library
MARI KITA BERPISAH

MARI KITA BERPISAH

Bola mataku pasti sedang berbinar-binar menunggu jawaban Arav sekarang. “Gak ada obat atau vitamin penambah nafsu makan. Kuncinya ada di sini. Di kepalamu.” Dengan jemarinya yang hangat, Arav menoyor keningku. “Kira-kira scott emulsion itu ngaruh gak sih?” candaku. “Coba aja kalau penasaran.’ Aku tahu Arav juga sedang bercanda. Mana ada dokter yang nyuruh nyoba-nyoba. Aneh.
9.620.0K viewsOngoingAdded to Library 701 Times as amato x mara
Read
+Library
MERTUA IDAMAN

MERTUA IDAMAN

“Almira, Pak Yusuf, Bu Ine, kami pamit dulu!” “Hati-hati di jalan! Terima kasih atas semuanya. Salam untuk keluarga Manda dan Pak Arga,” sahut Mas Yusuf. Mereka akhirnya pergi. Zen mulai merengak. Rupanya, dia mulai haus. Segera aku membawanya masuk dan memberinya susu. ** “Sah!” Hari ini adalah hari pernikahan Om Arga dan Manda. Benar-benar pesta sederhana dan tertutup. Tidak ada orang luar yang diundang, kecuali kami. Semua yang hadir hanya keluarga dan saudara.
4.8K viewsOngoingAdded to Library 176 Times as amato x mara
Read
+Library
PREV
1234568
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status