Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kiara

Kiara

Tanpa berbicara, dia mengangguk penghargaannya dan mengalihkan perhatiannya kembali ke makanannya. Kiara menatapnya, diam-diam membandingkan wanita tua yang lembut namun tegas di hadapannya, dengan ibunya sendiri, Adline. Keheningan Bu Aliya seolah-olah merupakan masalah alam, diamnya Adline lahir dari ketakutan suaminya.
4.9K viewsOngoingAdded to Library 121 Times as amber liu
Read
+Library
Princess Yan Ling

Princess Yan Ling

Meminta Qing Er untuk meninggalkannya sendirian, Yan Ling duduk di meja kayu dengan pikiran yang dalam. Bahwa makan Angelica terlalu banyak membuat orang mengalami gejala demam. Orang tua Li Yi adalah petani herbal dan dia membawa kembali banyak obat herbal yang bagus setelah dia kembali dari kunjungan rumah. Mungkin ada Angelica. Melihat buku medis di depannya, Ling menghela nafas.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as amber liu
Read
+Library
AMORIST

AMORIST

“Karena tempatmu lah yang sedikit masuk akal dibandingkan dengan yang lain. Kau mau melihat anakku menjadi sasaran mabuk Volka? Atau tidur ngigaunya Adrian? Oh tidak, aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi.” Revan bergidik ngeri ketika membayangkan hal itu. Jujur, Liam menyayangi Abian seperti anaknya sendiri. Mendengar ucapan Revan, memang berada di apartmennya adalah yang terbaik. Liam memegang jidatnya tidak habis pikir dan masih bingung dengan situasi saat ini. Ia memejamkan mata sesaat kemudian menarik napas panjang dan menghebuskannya dengan kasar.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as amber liu
Read
+Library
Alverez

Alverez

ujarnya sambil menyerahkan file itu. Clara membuka map itu pelan-pelan. Di dalamnya terdapat lembaran berisi nama-nama perusahaan fiktif, rekening luar negeri, dan catatan interogasi dari Alvian—yang selama ini menyamar sebagai Adrian. Semuanya bermuara pada satu inisial: A. “Semua pertanyaan kita selama ini,” Adrian menambahkan, “Jawabannya hanya satu. Alverez bukan orang. Dia sistem. Sebuah jaringan bayangan. Dan… seseorang di keluarga ini adalah pendirinya.”
1.0K viewsOngoingAdded to Library 28 Times as amber liu
Read
+Library
Liara

Liara

Alam memang luar biasa. Untuk sejenak perempuan itu lupa pada semua masalah. Tak ada yang harus dipikirkan, selain semua keindahan yang ada. Liara baru tahu jika dirinya menyukai hal-hal semacam ini. Menikmati semua itu beberapa saat, ia beralih pada Redrick. "Kenapa kau lakukan ini?" Ia sedikit yakin bahwa tujuan Redrick memang bukan untuk melenyapkannya. Setidaknya bukan sekarang. "Katamu kau ingin bicara."
9.534.8K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as amber liu
Read
+Library
Isteri Yang Tidak Aku Cintai

Isteri Yang Tidak Aku Cintai

Suaminya Liam de Elzias yang saat ini berusia 27 tahun selalu sibuk dengan perusahaan skincare terbesar di negaranya ini. Tak masalah bagi Ambeera dirinya harus menikah muda diusia 22 tahun karena dia yakin, menikah dengan Liam dia akan mampu mengarungi bahtera rumah tangga yang sangat bahagia. Dert. Dert. Terdengar getar handphone milik Ambeera, rupanya pesan masuk dari Liam! Namun saat dibuka isinya sebuah pesan singkat yang mengatakan bahwa Liam akan pulang telat dikarenakan pabrik pembuatan serum brightening milik D.E skin mengalami kebakaran cukup parah.
107.1K viewsCompletedAdded to Library 232 Times as amber liu
Read
+Library
Dara Ameera

Dara Ameera

Ia melirik ke arah suara, dan menemukan sosok Alby yang tengah menggendong seorang anak perempuan berusia kira-kira tiga tahunan, sedangkan di samping pria itu ada sosok wanita cantik dengan perut besar, Dara dapat menebak jika wanita itu tengah hamil. "Dara! Kau mengingatku?" tanya sosok wanita tersebut. Dara mengerutkan keningnya, ia merasa sedikit familier dengan sosok wanita yang tengah hamil besar itu. Tapi, siapa? "Sayang, apa kau mengenalnya?" tanya Alby pada sang istri. Istrinya mengangguk antusias. "Kau lupa, dia Dara Ameera," ucap sang istri.
107.0K viewsCompletedAdded to Library 252 Times as amber liu
Read
+Library
ELLIA

ELLIA

ucap Bomba pada Lindhan. “Aku belum lapar.” “Kau yakin? Kupikir kau hanya pura-pura.” Kemudian Bomba menggigit apel dengan campuran tiga warna hijau, orange, dan merah. “Hmm... ini apel termanis yang pernah kumakan,” ucap Lindhan.
3.9K viewsOngoingAdded to Library 113 Times as amber liu
Read
+Library
About Me Alshameyzea

About Me Alshameyzea

"Apa kamu inget ciri-ciri orang itu?" Aku terdiam lagi, mencoba mengingat lebih jelas. Bayangan motor itu masih kabur, tapi ada satu detail yang jelas tertanam dalam ingatanku. "Orang itu... sepertinya seumuran kita. Masih sekolah. Dan dia pakai jas almamater. Warnanya maroon." Mendengar itu, Aline langsung menyela dengan nada tak percaya. "Almet maroon? Bukannya itu almetnya SMAN Nusantara ya? Cuma sekolah itu yang pakai almet warna itu di kota ini."
9.62.1K viewsCompletedAdded to Library 48 Times as amber liu
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status