The Architecture of Us
Ghea mengangguk pelan, menghapus air matanya sempat jatuh, "Iya. Ibu bilang Lily putih itu simbol ketulusan makanya toko ini namanya Amerta artinya abadi, saya mau kenangan tentang Ibu tetap abadi di sini."
Arga menatap lilin yang mulai berkedip-kedip hendak habis, pikiran pria itu melayang pada masa lalunya sendiri yaitu pada rumah masa kecilnya yang terasa dingin dan kaku tanpa sentuhan seorang ibu.
"Maaf" ucap Arga lirih,
Ghea menoleh dengan cepat sedikit tidak percaya dengan apa yang baru saja ia dengar. "Kamu... bilang apa?"