Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ketika Mantan Menjadi Ibu Susu

Ketika Mantan Menjadi Ibu Susu

ujarnya bangga. Livy tersenyum sambil menatap kertas itu. Gambar sederhana khas anak kecil, dengan matahari tersenyum, rumah kotak dua lantai, dan empat orang stick figure yang berdiri berjejer sambil bergandengan tangan. “Al… ini lucu sekali. Mama bangga…” ucap Livy lembut, mencium ubun-ubun anak itu. “Kamu suka sekolah?”
1056.6K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as anak lucu
Read
+Library
Mengapa Harus Anakku

Mengapa Harus Anakku

tidak henti-hentinya memberikan pertanyaan pada putranya itu dengan antusias. "Bisakah kau beri waktu anakmu itu untuk bernafas, Mah? Baru juga dia sampai di rumah, sudah kau wawancara seperti itu. Dasar pensiunan jurnalis!" ucapan bercanda dari Alex, ayah Renald, spontan membuat istrinya mendelikkan mata ke arah suaminya itu. "Diam kamu, Pah! Bisa-bisanya bercanda dalam situasi genting seperti sekarang ini, ck!" jawab Farida.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as anak lucu
Read
+Library
Menjadi Kekasih Bayaran Pak Dosen Dingin

Menjadi Kekasih Bayaran Pak Dosen Dingin

sungut Senja. Adam pun tergelak melihat raut wajah lucu Senja yang tidak pernah ia duga. "Kenapa tertawa? Meledek, ya?" "Habisnya kamu lucu persis kayak anak kecil yang nggak dibelikan es krim ibunya."
1012.0K viewsCompletedAdded to Library 347 Times as anak lucu
Read
+Library
TERJERAT CINTA CEO CANTIK

TERJERAT CINTA CEO CANTIK

"Ih, Mami apa-apaan, sih. Gak asik banget. Masa cewek cantik gini dibilang kesambet." "Bukan cantiknya, Sayang. Tapi kamu, kan, ketawa macam orang kesurupan gitu. Padahal gak ada yang lucu," jelas Sinta kepada anaknya itu. Anggi berdecak kesal. "Aku ketawa karena lucu, Mi. Itu aja." Broto dan Sinta saling pandang. Heran dengan penjelasan anaknya itu. Padahal menurut mereka tidak ada sesuatu hal yang lucu yang terjadi.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as anak lucu
Read
+Library
METEOR

METEOR

Boneka harimau yang di peluk, pipi gembul menggembung lucu, binar mata yang mampu membuat siapa saja gemas. Seisi kantin heboh dengan kehadiran anak kecil yang sangat lucu. Beberapa dari mereka mendekatinya, namun dengan polosnya Nafisa bertanya. "Bang Satya ada gak? Aku kangen nih, di lumah gak ada capa-capa," ucap Nafisa dengan lugunya. "Adiknya Satya? Ya ampun, gemay banget ceunah," "Bisa modus dikit lah sama adiknya, siapa tau kan Satya jadi luluh sama gue,"
3.1K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as anak lucu
Read
+Library
Dilamar Nenek-nenek

Dilamar Nenek-nenek

Walau wajahnya menampakkan kemarahan, tetapi seluruh keluarganya malah menganggapnya lucu. "Sudah ... sudah. Bahas makhluk halusnya dilanjut nanti. Bisa-bisa perut Mama sakit karena kebanyakan tertawa," kata Arimbi. "Makanya, jangan suka mbully anak sendiri," sahut Cakra disertai kerlingan mata.
102.1K viewsCompletedAdded to Library 85 Times as anak lucu
Read
+Library
MENJADI ORANG KEDUA

MENJADI ORANG KEDUA

"Ha ha ha." Wajah-wajah lugu dengan bedak tebal tak rata, tertawa begitu bebas pada apapun yang mereka lihat. Memamerkan gigi-gigi kecil yang belum tumbuh sempurna sementara kaki kecil mereka berlari kemana saja. Melihat anak-anak yang begitu polosnya tertawa, membuat rasa yang begitu kuhafal tercipta dan tanganku menyentuh dada dengan kerinduan menyesakan yang bahkan tak bisa kuucapkan.
103.1K viewsCompletedAdded to Library 78 Times as anak lucu
Read
+Library
Mengharap Cinta Sepupuku

Mengharap Cinta Sepupuku

Biar Ayah yang temani Brian! Bocah berusia Hampir empat tahun itu akhirnya bisa tersenyum lega, Ia mengangguk sembari menarik Lengan Sang ayah untuk ikut bersamanya. "Ayo yah, Kita ke depan sana! di sana ada Aquarium yang sangat Besar, " Bocah kecil itu memperagakan bentuk benda kotak itu dengan tangannya yang di gerakan membentuk sebuah bulatan. Dan itu sangat lucu di mata Valdo hingga membuatnya tertawa.
104.0K viewsCompletedAdded to Library 91 Times as anak lucu
Read
+Library
Kembar Dua: Daddy, Berhenti Mengganggu Mommy!

Kembar Dua: Daddy, Berhenti Mengganggu Mommy!

Di depan mereka, layar televisi menayangkan kartun lucu dengan warna cerah dan lagu ceria yang terus berulang. “Ankel, itu pasti sakit,” seru Angelo. Dahi kecilnya mengerut melihat salah satu karakter kartun itu terjatuh. Si adik memang seorang anak yang perasa. "Gak nanis, gak takit," sahut Angel. "Itu pasti sakit," keukeuh Angelo yang pernah jatuh dan merasakan sakit waktu itu. "Kalau itu kau, pasti menanis!"
1.7K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as anak lucu
Read
+Library
Anakku Terlalu Pelit

Anakku Terlalu Pelit

perintahnya sambil meniup peluit panjang. Anak-anak mulai berlari. Langkah-langkah kaki bergema serempak. Debu mengepul dari tanah yang masih agak basah. Matahari mulai meninggi, panasnya menusuk kulit. Aku berusaha menjaga ritme napas, tapi tubuhku terasa lemas. Mungkin karena semalam aku hanya makan dua sendok nasi. Itu pun tanpa lauk. “Baru satu putaran. Lanjut putaran kedua. Ayo, semangat! Semangat!” Pak Ketut bertepuk tangan keras, memberi semangat.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as anak lucu
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status