Tetanggaku Rajin (Minta)
Dianti Wtetanggawattpad suami manja minta nenajari aku, tanteBudak
Hihihi.
“Buruan pulang! Gara-gara elu, nih, Nyak jadi belepotan lumpur. Untung gak disamperin belut.”
Mau tak mau anaknya ikut pulang bersama Mbak Kiki. Aku hanya bisa menahan tawa sejak tadi. Ternyata dia takut sama belut. Apalagi belut yang didapat anaknya tadi masih kecil-kecil, lebih mirip dengan cacing. Hihihi. Kami pun berjalan beriringan kembali ke rumah. Ada-ada saja kesialan mu, Mbak.